13/05/2026
Bukan KDRT,
tapi mental pelan-pelan habis karena merasa berjuang sendirian.
Independent woman…
pagi kerja, mikir tagihan, target, anak-anak, rumah tangga.
Pulang malam dengan badan dan pikiran yang sudah remuk,
tapi sesampainya di rumah…
kadang yang ditemui malah membuat hati makin lelah dan kepala penuh.
Sakitnya bukan karena pekerjaan rumahnya,
karena sejujurnya masih sanggup mengerjakan semuanya.
Sudah terbiasa kuat, mandiri
Bisa jadi ibu, mencari nafkah, bahkan membereskan rumah sekaligus.
Tapi yang bikin hati perlahan lelah adalah ketika pasangan terlihat tidak peduli.
Seolah semua ini hanya perjuangan sendiri.
Padahal yang dibutuhkan seorang istri bukan kesempurnaan,
melainkan rasa ditemani, dihargai,
Ada yang membantu menjaga rumah tetap hangat,
menjaga hati tetap tenang,
dan membuat istrinya merasa tidak sendirian.
Yang kadang juga melelahkan…
saat mencoba bicara baik-baik,
ujungnya malah diam, menghindar,
dan jarak itu bisa terasa sangat lama.
Ah sudahlah…
kadang terlintas juga pikiran,
“apa mungkin aku justru lebih tenang kalau...........?
Karena tanpa mengeluh pun,
Tetap bisa bekerja,
tetap mengurus anak,
tetap membereskan rumah,
tetap kuat meski sering kali lelah sendiri.
Tidak butuh yang sempurna.
Cuma butuh pasangan yang mau sadar…
istri juga manusia.
Bisa capek.
Bisa hancur diam-diam.
Dan kadang hanya ingin dipeluk,
bukan ditambah beban.