Haba Lua Aceh

Haba Lua Aceh Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Haba Lua Aceh, News & Media Website, Banda Aceh.
(1)

Mahasiswa asal Myanmar, Htet Htet Hlaing (23), membagikan pengalamannya selama menempuh pendidikan di Program Kelas Inte...
08/04/2026

Mahasiswa asal Myanmar, Htet Htet Hlaing (23), membagikan pengalamannya selama menempuh pendidikan di Program Kelas Internasional, Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK). Ia mengaku mendapatkan pengalaman belajar yang positif sekaligus merasakan kehangatan budaya masyarakat Aceh selama tinggal di Banda Aceh.

Htet menjelaskan bahwa sistem perkuliahan di kelas internasional yang sebagian besar menggunakan bahasa Inggris sangat membantunya dalam memahami materi dan berpartisipasi aktif. Meski pada awalnya ia sempat menghadapi tantangan bahasa ketika beberapa mata kuliah disampaikan dalam Bahasa Indonesia, ia mampu beradaptasi seiring berjalannya waktu.

“Seiring waktu, saya mulai terbiasa dan merasa lebih nyaman mengikuti perkuliahan di sini,” ujarnya.

Innalillahi wa innailaihi raji'un, kabar duka datang dari Aceh Jaya. Tokoh masyarakat, Nyak Sandang, dilaporkan meningga...
07/04/2026

Innalillahi wa innailaihi raji'un, kabar duka datang dari Aceh Jaya. Tokoh masyarakat, Nyak Sandang, dilaporkan meninggal dunia pada pukul 12.20 WIB di Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Selasa (7/4/2026).

Almarhum menghembuskan napas terakhir di kediamannya yang berada di wilayah tersebut. Hal itu dibenarkan Camat Jaya, Syamsuddin saat dikonfirmasi Serambinews.com, Selasa (7/4/2026). "Iya benar, beliau sudah meninggalkan kita semua," jelasnya.

Kepergian Nyak Sandang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat setempat. Sosoknya dikenal luas sebagai tokoh yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat Aceh, khususnya di wilayah Aceh Jaya.

Nyak Sandang merupakan salah satu tokoh asal Aceh yang namanya tercatat dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Ia dikenal luas karena bersama masyarakat Aceh ikut menyumbangkan harta pribadinya untuk membeli pesawat pertama Republik Indonesia, Seulawah RI-001, pada masa Presiden Soekarno.

Kisahnya bermula pada 1948, ketika B**g Karno berkunjung ke Aceh untuk meminta dukungan bagi perjuangan mempertahankan kedaulatan negara.

Nyak Sandang yang kala itu berusia 23 tahun berinisiatif menjual sepetak tanah dan emas 10 gram. Dari penjualan tanah dan emas, ia mendapatkan uang Rp 100.

Nyak Sandang muda pun menyerahkan uang Rp 100 itu kepada negara. Dari masyarakat Aceh, Soekarno menerima sumbangan sebesar SGD 120.000 dan sekitar 20 kilogram emas murni.

Dengan uang tersebut, Soekarno membeli dua pesawat yang masing-masing ia beri nama Seulawah R-001 dan Seulawah R-002. Pesawat inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya maskapai Garuda Indonesia.

Nyak Sandang kemudian menerima surat utang (obligasi) pembelian Pesawat Seulawah RI-001 tertanggal 9 Oktober 1950, yang menjadi bukti sumbangannya.

Meski berasal dari keluarga sederhana, Nyak Sandang memiliki jiwa patriotik yang besar. Ia rela melepas hartanya sebagai bentuk kecintaan kepada tanah air.

Sikap ini membuatnya dikenang sebagai salah satu simbol pengorbanan rakyat Aceh bagi Republik.

Sumber : Serambinews.com

Wareuna kunëng bungöng seurunë 🌼🌼🌼
07/04/2026

Wareuna kunëng bungöng seurunë 🌼🌼🌼

Ateuh gle ⛰️
04/04/2026

Ateuh gle ⛰️

Gunong Seulawah 🌳⛰️
03/04/2026

Gunong Seulawah 🌳⛰️

Tarék that uro 🌼🌼🌼
02/04/2026

Tarék that uro 🌼🌼🌼

Meurului ji miyub bak kayèë 🌳
02/04/2026

Meurului ji miyub bak kayèë 🌳

Harôm bë bungöng 🌻🌻🌻
31/03/2026

Harôm bë bungöng 🌻🌻🌻

Lam taman bungöng seurunè 🌼🌼🌼
30/03/2026

Lam taman bungöng seurunè 🌼🌼🌼

Ië krueng jeuringèh 📍
30/03/2026

Ië krueng jeuringèh 📍

Calitra indah 🥀
28/03/2026

Calitra indah 🥀

Address

Banda Aceh

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Haba Lua Aceh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share