04/06/2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengungkapkan rencana pengembangan jaringan perkeretaapian di Pulau Sumatra, sesuai arahan Presiden Prabowo. Pengembangan tersebut ditujukan untuk menciptakan konektivitas rel yang terintegrasi dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa jaringan kereta api di Sumatra saat ini masih terpisah-pisah dan belum saling terhubung secara menyeluruh. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam mewujudkan sistem transportasi berbasis rel yang terintegrasi di p**au tersebut.
“Berdasarkan arahan dari Pak Presiden, itu untuk melakukan pengembangan jaringan di Pulau Sumatra, yaitu bagaimana kita menghubungkan antara Banda Aceh dengan Bandar Lampung,” ujar Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Rabu (3/6/2026).
Menurut Bobby, beberapa jalur yang telah beroperasi saat ini di antaranya menghubungkan Bandar Lampung dengan Palembang. Selain itu, terdapat p**a jalur yang menghubungkan wilayah Bandar Lampung hingga Lubuk Linggau.
Di sisi lain, jaringan rel di wilayah Medan maupun Padang juga masih terbatas dan belum tersambung dengan koridor utama lainnya. Akibatnya, konektivitas antardaerah di Sumatra melalui moda kereta api masih belum optimal.
Bobby mengatakan, prioritas awal pengembangan akan difokuskan pada penyambungan jalur antara Banda Aceh dan Besitang. Koridor tersebut menjadi salah satu ruas penting untuk membangun konektivitas lintas provinsi di bagian utara Sumatra.
Dia menyebut, panjang jalur yang akan dikembangkan pada tahap awal itu mencapai sekitar 478 kilometer. Saat ini, KAI tengah menyiapkan detail engineering design (DED) sebagai bagian dari tahapan perencanaan proyek.
Lebih lanjut, Bobby mengungkapkan kebutuhan investasi untuk membangun jaringan rel yang terhubung dari ujung ke ujung Pulau Sumatra diperkirakan mencapai puluhan miliar dolar AS.
“Kalau totalnya itu [pembangunan jaringan rel] Sumatra, itu bisa sekitar US$20 miliar sampai dengan US$25 miliar atau sekitar Rp350 triliun dari ujung ke ujung,” jelasnya.
Selengkapnya di bisnis.com
Bisalah ya, dana nya cuma setara 291 hari atau maks 1 tahun MBG! 😎