18/04/2026
Kita sama-sama anak bangsa.
Bedanya…
Kami kerja keras, jadi kuli, buruh, honorer, guru dgn pendapatan yg tidak seberapa utk bayar PAJAK.
Sementara kalian diberi keistimewaan ikut numpang menikmati Pajak rakyat untuk kesenangan pribadi. Rayakan ulang tahun di pesawat kepresidenan, acara tiup lilin di hotel ratusan juta.
Sakit hati rakyat. Tekanan geopolitik memukul hebat kehidupan rakyat. Cemas, khawatir, ketakutan menanti momen lebih buruk lagi akibat kenaikan harga minyak dunia.
Sementara kalian, gerombolan presiden & seskab Teddy, menikmati perjalanan, numpang melahap pajak rakyat untuk keperluan di luar urusan rakyat. Rayakan ulang tahun, tiup lilin.
Keadaan se-daurat ini, tapi kalian justru menunjukan sikap nihil empati. Rakyat kesusahan, kalian menikmati perjalanan dinas negara yg dibayar pajak rakyat utk kepentingan pribadi.
Tidak ada yg melarang merayakan ulang tahun. Itu urusan pribadi kalian. Tapi lakukanlah di luar perjalanan dinas agar tidak numpang pajak rakyat.
Silahkan berangkat sendiri ke Paris, bayar hotel ratusan juta dengan uang pribadi, lalu tiup lilinnya.
Pentingnya, jangan lakukan itu, jangan tunjukan perilaku hura-hura yg tidak ada urusan dgn kepentingan rakyat namun numpang pajak rakyat, di saat rakyat sedang kesusahan hadapi tekanan harga minyak internasional.
Bagaimana kalau rakyat sakit hati dan berhenti bayar pajak ?