08/01/2026
Seorang bocah berusia dua tahun berinisial MH yang sempat dilaporkan hilang selama satu malam di area persawahan Pekon Sukamaju, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Kamis (8/1/2026) pagi.
Peristiwa hilangnya MH bermula pada Rabu, Januari 2026 di area persawahan Dusun Sukamaju, Pekon Sukamaju, Pugung bermula sekitar pukul 15.30 WIB, korban yang masih berusia dua tahun ikut pergi ke sawah milik orang tuanya bersama tiga kakak kandung dan, dua orang teman kakaknya.
Setibanya di lokasi, anak-anak tersebut melakukan aktivitas masing-masing. Salah satu kakak korban mengusir burung di sawah, sementara kakak lainnya bersama dua temannya berada di sekitar tanggul sawah.
Sekitar pukul 16.30 WIB, korban terakhir kali terlihat berjalan menjauh dari area sawah ke arah timur. Hingga pukul 17.30 WIB, kakak-kakik korban kembali ke rumah, namun korban tidak ikut pulang dan tidak ditemukan berada di rumah.
Mendapat laporan dari pihak keluarga, Polsek Pugung bersama aparat pekon dan warga setempat langsung melakukan pencarian di sekitar area persawahan dan lingkungan sekitar hingga malam hari.
Meski telah dilakukan penyisiran, korban belum berhasil ditemukan.
Pencarian kemudian dilanjutkan keesokan harinya. Hasilnya, pada Kamis, 8 Januari 2026 sekitar pukul 07.00 WIB, korban ditemukan berada di bawah pohon bambu di area persawahan Dusun Sukamaju dalam keadaan selamat.
Kapolsek Pugung, Ipda Agus Tri Kurniawan, membenarkan penemuan tersebut. la mengatakan korban langsung diserahkan kembali kepada pihak keluarga setelah ditemukan.
"Korban ditemukan di bawah pohon bambu di area persawahan dan langsung kami serahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat," ujar Kapolsek Pugung mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko
Terkait kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama dalam mengawasi anak-anak saat berada di lingkungan terbuka.
"Kami berharap para orang tua dapat lebih memperhatikan keberadaan anak-anaknya, khususnya ketika berada di area terbuka seperti persawahan, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi," imbaunya.
>> Prioritas TV