01/03/2026
Di dalam kesunyian malam yang gelap, ketika kenangan akan sosok ayah yang telah tiada masih terasa begitu dekat... kita teringat akan kasih sayangnya yang tak pernah berakhir, akan pengorbanannya yang tak pernah meminta balasan, dan akan doa-donyanya yang selalu mengiringi langkah kita. Ayah, yang telah berjuang sekuat tenaga untuk membiayai kehidupan kita, untuk memberikan kita pendidikan, untuk memberikan kita masa depan. Ayah, yang telah menjadi pahlawan tanpa tanda jasa, yang telah menjadi contoh kesabaran dan ketabahan.
Dan kini, hanya ibu yang masih setia menanti kita, yang masih mendoakan kita, dan yang masih berharap kita bahagia. Ibu, yang telah mengandung kita selama 9 bulan, yang telah melahirkan kita dengan susah payah, dan yang telah merawat kita dengan penuh kasih sayang.
Mari kita jaga ibu, mari kita rawat ibu, dan mari kita berterima kasih kepada ibu atas segala pengorbanannya. Karena ibu adalah harta yang paling berharga, adalah doa yang paling mustajab, dan adalah kasih sayang yang tak pernah berakhir.
"Aku tidak dapat membalas kebaikan orang tuaku, tetapi aku dapat berdoa untuk mereka dan memohon ampun untuk mereka." (Hadis Riwayat Muslim)
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orang tuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku lah kembalimu." (QS. Luqman: 14)
Semoga kita dapat menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, dan semoga Allah membalas kebaikan kita dengan surga-Nya. Amin. ๐