10/02/2026
Jejak peradaban kuno di Kabupaten Subang hingga kini masih kurang terekspos oleh media dan jarang menjadi perhatian para peneliti sejarah. Salah satu peninggalan yang menarik adalah Situs Megalitik Gurudug, yang terletak di dekat Sungai Ciasem, Desa Sitsari, Kecamatan Dawuan, Subang. Situs ini juga berada tidak jauh dari Lembur Pakuan, kediaman Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi.
Sayangnya, informasi mengenai situs ini masih sangat terbatas. Ketika saya berkunjung, kuncen atau juru kunci setempat sedang tidak berada di tempat. Berdasarkan cerita yang disampaikan oleh teman saya yang mengantar ke lokasi, yaitu Mang Dahlun, seorang penggiat sejarah Subang, berkembang kepercayaan di masyarakat sekitar bahwa situs ini merupakan makam Eyang Gurudug, tokoh yang diyakini berasal dari era Majapahit pada masa pemerintahan Raja Brawijaya.
Untuk menelusuri lebih jauh, saya mencoba mencari rujukan dari sumber-sumber kolonial, salah satunya melalui karya François Valentijn berjudul Oud en Nieuw Oost-Indiën yang ditulis pada abad ke-18. Dalam catatannya, Valentijn menyebut sejumlah desa di sekitar Sungai Ciasem, termasuk Desa Groodak, yang diduga berkaitan dengan Kampung Gurudug pada masa kini.
Berbeda dengan wilayah Subang bagian selatan, kawasan ini pernah dikunjungi oleh Dr. Salomon Müller, seorang naturalis sekaligus peneliti peninggalan peradaban kuno. Ia mengungkap keberadaan jejak-jejak peradaban lama di daerah Cisalak, Subang, seperti punden berundak, arca, serta sisa-sisa benteng pertahanan yang telah hancur.
Müller juga sempat bertemu dengan Raden Rangga Martayuda, Demang Batutirap (wilayah yang kini mencakup Cisalak dan Tanjungsiang). Dalam pertemuan tersebut, sang demang menyampaikan informasi mengenai sejumlah desa yang telah hilang, di antaranya Nagara Dhomas, Nagara Tandjong Singa, Nagara Pariju, Nagara Djati Nangor dll.
Subang menyimpan jejak sejarah dan peradaban kuno yang sangat kaya, namun masih memerlukan perhatian lebih lanjut melalui penelitian dan penggalian sumber-sumber historis yang lebih mendalam.