Subang Lawas

Subang Lawas Jejak Subang Tempo Doeloe

Rekap keseruan perjalanan menyusuri kanal irigasi yang berusia 157 tahun.Saluran irigasi ini di bangun pada jaman P. W. ...
31/08/2026

Rekap keseruan perjalanan menyusuri kanal irigasi yang berusia 157 tahun.

Saluran irigasi ini di bangun pada jaman P. W. Hofland (1859-1861) dari sungai Ciasem yang di sodet yang dialirkan ke tanah miring bukit Cikadu, Jambelaer, Cisampih, Cinangling, Dawuan sampai ke kecamatan Purwadadi. Peristiwa ini terekam dalam prasasti Batu tulis astana Purwadadi. Inskripsi tertulis ucapan terimakasih Demang Malang/Purwadadi (Tjakra Pradja) kepada Tuan Hofland yang telah membangun irigasi dari Curug agung sampai ke Purwadadi.

Pada 1929-1930 bendung dan saluran irigasi buatan Hofland di revitalisasi karena sering rusak dikala banjir. Revitalisasi dikerjakan oleh Provinsi West Java bekerja sama dengan P&T Land Anglo Dutch, menghabiskan dana 150.000 gulden. Hal ini terekam dalam surat kabar De Sumatra Post, Januari 1933.

Hasil dari revitalisasi Curug agung Werken ini, di tahun 1936 berdiri PLTA Cinangling untuk memasok kebutuhan listrik Perkebunan Wangunreja, Kalijati dan perkebunan Pasirbungur.

27/08/2026

Video suasana pemandian air panas alam Ciater Subang. Circa 1980

Tampak patung kodok yang legendaris, kolam rendam Mayangsari, Curug Jodo, Bungalow Kabayan.

Siapa yang punya kenangan di Ciater?

Hai teman teman, mari kita momotoran, bercerita sejarah bendung Curug agung yang berusia 1,5 abad peninggalan Pamanoekan...
23/08/2026

Hai teman teman, mari kita momotoran, bercerita sejarah bendung Curug agung yang berusia 1,5 abad peninggalan Pamanoekan en Tjiasemlanden (P&T Lands) dan kejayaan listrik di kabupaten Subang, kita mengunjungi PLTA Cinangling yang di bangun tahun 1936.

📅 Minggu, 30 Agustus 2026

⌚ 08.00- selesai

🛵 Bawa kendaraan sendiri

💎 55k, include air mineral, foto jadul

Mari ramaikan, ajak teman, pasangan dan sahabat
Kuota terbatas.

22/08/2026

Perkebunan Kakao dan Kapuk Pasirmuncang Cikaum Subang sekitar tahun 1948

Komoditas P&T Lands di Pasirmuncang adalah Kakao, Kapuk dan Lada. Sisa sisa perkebunan ini sudah tidak ada sejak komoditas Karet Pasirbungur, Kakao, kapuk dan lada di konversi menjadi tebu sekitar tahun 1980an.

Tanaman lada sampai sekarang menjadi Toponimi kampung di Pasirmuncang, yaitu Kampung Cipedes.

20/08/2026

Perkebunan serat sisal Sukamandi Subang sekitar tahun 1948. Di Sukamandi tanaman sisal ini dikenal dengan nama Danas.

Sekarang menjadi Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman padi (BRMP Padi) PT. Sanghyang Seri Sukamandi Subang.

Hai teman - teman, rute baru perjalanan bulan ini dengan konsep "MOTOURAN", karena jaraknya lumayan jauh.Kali ini kita a...
17/08/2026

Hai teman - teman, rute baru perjalanan bulan ini dengan konsep "MOTOURAN", karena jaraknya lumayan jauh.

Kali ini kita akan menyusuri kanal kanal irigasi Curug Agung yang berusia 167 tahun.

Di bangun di jaman P. W. Hofland (1859-1861) peristiwa ini terekam dalam prasasti Batu tulis astana Purwadadi. Inskripsi tertulis ucapan terimakasih Demang Malang (Tjakra Pradja) kepada Tuan Hofland yang telah membangun irigasi dari Curug agung sampai ke Purwadadi.

Pada 1929-1930 bendung dan saluran irigasi buatan Hofland di revitalisasi karena sering rusak dikala banjir. Revitalisasi dikerjakan oleh Provinsi West Java bekerja sama dengan P&T Land Anglo Dutch, menghabiskan dana 150.000 gulden. Hal ini terekam dalam surat kabar De Sumatra Post, Januari 1933.

Hasil dari revitalisasi Curug agung Werken ini, di tahun 1936 berdiri PLTA Cinangling untuk memasok kebutuhan listrik Perkebunan Wangunreja, Kalijati dan perkebunan Pasirbungur.

📅: Minggu, 30 Agustus 2026

⌚: 08.00 sd selesai

HTM : 55K  Include 

Kuota terbatas 

Narahubung: 0896-7637-2536 ( Muhammad Abdu)

11/08/2026

Soebang Historical Walk #2

Pantengin rute rute berikutnya teman teman.

Rekap perjalanan walkingtour #2.Perjalanan dimulai dari Museum Subang sebagai titik kumpul, kemudian kami di pandu Peta ...
10/08/2026

Rekap perjalanan walkingtour #2.

Perjalanan dimulai dari Museum Subang sebagai titik kumpul, kemudian kami di pandu Peta Town Plan Soebang melihat dari luar Kantor Pos, Kantor Telepon/Telkom, Kawedanaan/Disparpora, titik nol Subang yang terlupakan, Bendung Cileuleuy dan Curug Lima.

Perjalanan dilanjutkan melihat sisa sisa kejayaan listrik milik P&T Lands di bawah EDUCO (Electricity Department Utilities Company), taman makam pahlawan Cidongkol.

Kami juga mengunjungi bekas Perumahan staf-staf Eropa dan berkesempatan berfoto di depan rumah dinas Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi.

Perjalanan di terakhir kami di sambut dengan hangat oleh staf - staf Radio Benpas Subang melepas lelah di ruangan tengah yang sejuk dan di beri ijin melihat langsung ruang siaran.

Terimakasih kepada teman teman yang telah berpartisipasi, di tunggu di rute rute selanjutnya.

Walking Tour  #02 kembali hadir dengan rute baru masih di sekitaran Subang Kota,dengan tajuk "Soebang Historical walk". ...
04/08/2026

Walking Tour #02 kembali hadir dengan rute baru masih di sekitaran Subang Kota,dengan tajuk "Soebang Historical walk". Menyusuri jejak megahnya Subang di masa lalu.

Rute:
- Museum Subang
- Tugu Benteng Pancasila
- Radio Benpass
- Pemukiman warga Eropa
- Saluran irigasi Curug lima
- Titik 0 km Subang
- Eks Kawedanaan

Start en Finish: Museum Subang

📅: Minggu, 09 Agustus 2026
⌚: 08.00 sd selesai

Registrasi: 40k Include

Narahubung: 0896-7637-2536 ( Muhammad Abdu)

Peserta terbatas

Gekoppelde stortdam in de Tjileuleui.Pintu air Curug lima dari bendung Cileuleuy Bendung Cileuleuy Curug lima dibangun H...
29/07/2026

Gekoppelde stortdam in de Tjileuleui.
Pintu air Curug lima dari bendung Cileuleuy

Bendung Cileuleuy Curug lima dibangun Hofland sekitar tahun 1860an berkat bantuan seorang Insinyur pengairan bernama Tommy Cornfield. Dua kanal mengalir ke Cigadung sampai pintu uyuh dan Cipanggilingan Curug lima Karang Anyar untuk mengairi persawahan dan kebun tebu.


Penggilingan tebu di jaman P.W Hofland berada di dekat Cipanggilingan ( sekarang Atelier), nama kanal Cipanggilingan sendiri kemungkinan karena dekatnya kanal dengan Pabrik tebu/penggilingan tebu yang saat itu masih di olah secara tradisional menggunakan tenaga Munding.

Pabrik tebu ini tidak bertahan lama, karena masih kebun kebun percobaan, selain tebu ada juga kebun percobaan Soklat dan Salep. Di kemudian hari kebun kebun percobaan itu di jadikan perkampungan buat tenaga kerja P en T land yang datang dari berbagai daerah.

Bendung Cileuleuy dan saluran irigasinya di sempurnakan oleh Anglo Dutch Plantation, perusahaan swasta asal Inggris tahun 1918. Bendung Cileuleuy juga menghasilkan listrik untuk mensuplai kebutuhan listrik di Atelier ( Utility.co) di Atelier ada Pabrik es, Pabrik kopi, karet, penggergajian, kantor teknik, perbengkelan, alat alat pertanian/perkebunan semua di produksi di Atelier.

Address

Bandung

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Subang Lawas posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Subang Lawas:

Shortcuts

Share