02/08/2026
Sosok Jessica Sofia Tunardjo, mahasiswi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, NTT, tengah menjadi sorotan publik setelah disebut 12 kali batal mengikuti sidang skripsi.
Ia diduga mengalami depresi dan sempat histeris hingga tergeletak di lantai, sebagaimana terlihat dalam video berdurasi 31 detik yang beredar di media sosial.
Narasi yang beredar menyebut kondisi Jessica dipicu pembatalan mendadak oleh dosen penguji, Serlie KA Litik, bahkan saat jadwal ujian hasil sudah di depan mata.
Unggahan tersebut menuding dosen yang sama kerap membatalkan ujian proposal Jessica, sehingga kasus ini memicu perhatian luas dan desakan agar persoalan dipublikasikan demi mencegah adanya korban berikutnya.
Universitas Nusa Cendana (Undana) masih melakukan investigasi terkait viralnya video yang menampilkan mahasiswi Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Jessica Sofia Tunardjo, yang diduga mengalami tekanan psikologis setelah ujian skripsinya disebut berulang kali dibatalkan.
Dekan FKM Undana, Prof. Dr. Ir. Apris A. Adu, S.Pt., M.Kes., menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi mahasiswi tersebut dalam konferensi pers di Gedung FKM Undana, Kamis (30/7/2026).
“Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Kondisi seperti ini tentu bukan yang kita harapkan. Harapan kami, FKM menjadi fakultas yang memberikan pelayanan terbaik, terutama kepada mahasiswa sebagai pemangku kepentingan utama,” ujarnya.
Menurut Prof. Apris, setelah menerima informasi pada Rabu pagi, pimpinan fakultas langsung menggelar rapat koordinasi yang melibatkan wakil dekan, kepala tata usaha, ketua program studi, operator, serta pihak terkait lainnya.