Tadabbur Keimanan

Tadabbur Keimanan "Merenung, menghayati, dan mendalami keyakinan kepada Allah Swt melalui ciptaan-Nya"

26/08/2026

Qadha dan Qadar
Konten selengkapnya klik link di komentar

Edisi: Khusus Qadha dan Qadar _________________Iman kepada qadha dan qadar adalah rukun iman keenam.  Setiap Muslim waji...
26/08/2026

Edisi: Khusus
Qadha dan Qadar
_________________

Iman kepada qadha dan qadar adalah rukun iman keenam. Setiap Muslim wajib meyakini ketetapan Alloh subhanahuwata'ala

Qadha adalah ketetapan Alloh subhanahuwata'ala sejak zaman azali terhadap segala sesuatu yang berlaku pada makhluk-Nya.

Qadar adalah perwujudan atau ukuran takdir sesuai kehendak dan ilmu Alloh subhanahuwata'ala

Sebagaimana firman-Nya

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Bismillahirrahmanirrahim

اِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنٰهُ بِقَدَرٍ ۝٤٩

innâ kulla syai'in khalaqnâhu biqadar

"Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu sesuai dengan ukuran".
QS Al-Qamar: 49

لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ يَحْفَظُوْنَهٗ مِنْ اَمْرِ اللّٰهِۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ وَاِذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗۚ وَمَا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّالٍ ۝١١

lahû mu‘aqqibâtum mim baini yadaihi wa min khalfihî yaḫfadhûnahû min amrillâh, innallâha lâ yughayyiru mâ biqaumin ḫattâ yughayyirû mâ bi'anfusihim, wa idzâ arâdallâhu biqaumin sû'an fa lâ maradda lah, wa mâ lahum min dûnihî miw wâl

"Baginya (manusia) ada (malaikat-malaikat) yang menyertainya secara bergiliran dari depan dan belakangnya yang menjaganya atas perintah Alloh. Sesungguhnya Alloh tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka. Apabila Alloh menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, tidak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia".
QS Ar-Ra'd: 11

Hikmah Beriman kepada Qadha dan Qadar. Sebagaimana firman-Nya

مَآ اَصَابَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا فِيْٓ اَنْفُسِكُمْ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ مِّنْ قَبْلِ اَنْ نَّبْرَاَهَاۗ اِنَّ ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرٌۖ ۝٢٢

mâ ashâba mim mushîbatin fil-ardli wa lâ fî anfusikum illâ fî kitâbim ming qabli an nabra'ahâ, inna dzâlika ‘alallâhi yasîr

"Tidak ada bencana (apa pun) yang menimpa di bumi dan tidak (juga yang menimpa) dirimu, kecuali telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami mewujudkannya. Sesungguhnya hal itu mudah bagi Alloh".
QS Al-Hadid: 22

Wallohu a'lam bishawab

24/08/2026

Maulid Nabi Muhammad
Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

Selengkapnya klik link di komentar

Edisi: Khusus Maulid Nabi Muhammad Saw____________________________Kisah kelahiran Nabi Muhammad Saw ada dalam sejumlah k...
24/08/2026

Edisi: Khusus
Maulid Nabi Muhammad Saw
____________________________

Kisah kelahiran Nabi Muhammad Saw ada dalam sejumlah kitab Sirah. Kitab yang memuat catatan sejarah, perjalanan hidup, akhlak, serta perjuangannya dari masa sebelum kelahiran, masa kecil, hingga wafat.
Salah satunya Sirah Ibnu Ishaq, yang merupakan rujukan sejarah hidup Nabi Muhammad Saw paling awal.

Kisah-kisah lainnya seperti: padamnya api Majusi, runtuhnya balkon istana Kisra, hingga kilatan cahaya yang menerangi istana Syam, bersumber dari kitab-kitab Sirah Nabawiyah dan hadis dalil Nubuwwah.

Dalam Al-Qur'an tidak dijelaskan adanya isyarat alam di bumi dan langit pada malam kelahiran Nabi Muhammad Saw
Sebagaimana firman-Nya:

وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ ۝١٠٧

wa mâ arsalnâka illâ raḫmatal lil-‘âlamîn

Kami tidak mengutus engkau (Nabi Muhammad), kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam
QS. Al-Anbiya: 107

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa tujuan Alloh mengutus Nabi Muhammad Saw adalah untuk memberi petunjuk agar manusia bahagia di dunia dan akhirat. Rahmat Alloh bagi seluruh alam, meliputi manusia yang beriman maupun tidak beriman, termasuk binatang dan tumbuh-tumbuhan.

Firman Alloh selanjutnya:

اَهْلَ الْكِتٰبِ قَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيْرًا مِّمَّا كُنْتُمْ تُخْفُوْنَ مِنَ الْكِتٰبِ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍ ەۗ قَدْ جَاۤءَكُمْ مِّنَ اللّٰهِ نُوْرٌ وَّكِتٰبٌ مُّبِيْنٌۙ ۝١٥

yâ ahlal-kitâbi qad jâ'akum rasûlunâ yubayyinu lakum katsîram mimmâ kuntum tukhfûna minal-kitâbi wa ya‘fû ‘ang katsîr, qad jâ'akum minallâhi nûruw wa kitâbum mubîn

Wahai Ahlulkitab, sungguh rasul Kami telah datang kepadamu untuk menjelaskan banyak hal dari (isi) kitab suci yang kamu sembunyikan dan membiarkan (tidak menjelaskan) banyak hal (p**a). Sungguh, telah datang kepadamu cahaya dari Alloh dan kitab suci yang jelas.
Sebagai cahaya dan penerang.
QS. Al-Ma'idah: 15.

Nabi Muhammad Saw adalah suri teladan yang sempurna bagi umat Islam dalam seluruh aspek kehidupan seperti ibadah, akhlak, muamalah, dan kepemimpinan.
Sebagaimana firman-Nya:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ ۝٢١

laqad kâna lakum fî rasûlillâhi uswatun ḫasanatul limang kâna yarjullâha wal-yaumal-âkhira wa dzakarallâha katsîrâ

Sungguh, pada (diri) Rasululloh benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Alloh dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.
QS Al-Ahzab ayat 21.

Subhanalloh

23/08/2026

Waktu di dunia dan di akhirat

Selengkapnya klik link di komentar...

Edisi: Khusus Waktu di dunia dan di akhirat ____________________________Terdapat perbedaan waktu di dunia dan di akhirat...
23/08/2026

Edisi: Khusus
Waktu di dunia dan di akhirat
____________________________

Terdapat perbedaan waktu di dunia dan di akhirat. Sebagaimana firman Alloh subhanahuwata'ala

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Bismillahirrahmanirrahim

وَيَسْتَعْجِلُوْنَكَ بِالْعَذَابِ وَلَنْ يُّخْلِفَ اللّٰهُ وَعْدَهٗۗ وَاِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَاَلْفِ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّوْنَ ۝٤٧

wa yasta‘jilûnaka bil-‘adzâbi wa lay yukhlifallâhu wa‘dah, wa inna yauman ‘inda rabbika ka'alfi sanatim mimmâ ta‘uddûn

Mereka (kaum musyrik Makkah) meminta kepadamu (Nabi Muhammad) agar azab itu disegerakan, padahal Alloh tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu
QS Al-Hajj: 47

Para ulama penafsir menjelaskan bahwa satu hari perhitungan di sisi Alloh atau di akhirat setara dengan 1.000 tahun menurut perhitungan waktu manusia di dunia.

Kehidupan di akhirat tidak ada perputaran matahari, bumi, dan bulan seperti di dunia. Juga tidak mengenal siang dan malam, karena alamnya berbeda dan kekal selamanya.

Suasana terang benderang bersumber langsung dari kehendak dan cahaya Alloh subhanahuwata'ala bukan dari perputaran benda langit.

Penduduk di akhirat tidak memerlukan tidur sebab tidur adalah saudaranya kematian, sedangkan di surga tidak ada kematian dan rasa lelah.
Perbedaan ini menunjukkan betapa agungnya urusan Alloh subhanahuwata'ala

Wallohu a'lam bishawab

22/08/2026

Keteraturan Sistem Tata Surya
Konten selengkapnya klik link di komentar

Edisi: 004.08.26 Keteraturan Sistem Tata Surya_______________________________Beralihnya siang menuju malam akan berpenga...
22/08/2026

Edisi: 004.08.26
Keteraturan Sistem Tata Surya
_______________________________

Beralihnya siang menuju malam akan berpengaruh pada aktivitas alam.

Tumbuhan berhenti fotosintesis
Mikroorganisme berubah pola metabolismenya
Hewan nokturnal berburu mencari makan.
Sementara, manusia makhluk berakal yang mengemban tugas sebagai Khalifah. Beristirahat tidur melakukan proses pemulihan organ tubuhnya.

Keteraturan sistem tata surya ini terjadi semata-mata karena ketundukan mutlak alam kepada Alloh selaku pencipta. Sebagaimana firman-Nya

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Bismillahirrahmanirrahim

وَهُوَ الَّذِيْ خَلَقَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَۗ كُلٌّ فِيْ فَلَكٍ يَّسْبَحُوْنَ ۝٣٣

wa huwalladzî khalaqal-laila wan-nahâra wasy-syamsa wal-qamar, kullun fî falakiy yasbaḫûn

Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing beredar pada garis edarnya. QS Al-Anbiya: 33

وَاَغْطَشَ لَيْلَهَا وَاَخْرَجَ ضُحٰىهَاۖ ۝٢٩

wa aghthasya lailahâ wa akhraja dluḫâhâ

"Dan Dia menjadikan malamya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang". QS An Nazi’at: 29

النَّهَارَ سَرْمَدًا اِلٰى يَوْمِ الْقِيٰمَةِ مَنْ اِلٰهٌ غَيْرُ اللّٰهِ يَأْتِيْكُمْ بِلَيْلٍ تَسْكُنُوْنَ فِيْهِۗ اَفَلَا تُبْصِرُوْنَ ۝٧٢

qul a ra'aitum in ja‘alallâhu ‘alaikumun-nahâra sarmadan ilâ yaumil-qiyâmati man ilâhun ghairullâhi ya'tîkum bilailin taskunûna fîh, a fa lâ tubshirûn

Katakanlah (Nabi Muhammad), “Bagaimana pendapatmu jika Alloh menjadikan untukmu siang itu terus-menerus sampai hari Kiamat? Siapakah Tuhan selain Alloh yang akan mendatangkan malam kepadamu sebagai waktu istirahatmu? Apakah kamu tidak memperhatikan?”
QS Al-Qashash: 72

Allohu Akbar

21/08/2026

Memahami Iman

Konten selengkapnya klik link di komentar

Edisi: Khusus Memahami Iman_________________Iman adalah membenarkan seluruh hal yang Alloh perintahkan. بِسْمِ ٱللَّٰهِ ...
21/08/2026

Edisi: Khusus
Memahami Iman
_________________

Iman adalah membenarkan seluruh hal yang Alloh perintahkan.

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Bismillahirrahmanirrahim

اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖۗ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖۗ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ ۝٢٨٥

âmanar-rasûlu bimâ unzila ilaihi mir rabbihî wal-mu'minûn, kullun âmana billâhi wa malâ'ikatihî wa kutubihî wa rusulih, lâ nufarriqu baina aḫadim mir rusulih, wa qâlû sami‘nâ wa atha‘nâ ghufrânaka rabbanâ wa ilaikal-mashîr

"Rasul telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian p**a orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. Mereka berkata: Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara rasul-rasul-Nya. Dan mereka berkata: Kami dengar dan kami taat. (Kami mohon) ampunan-Mu, Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat kembali." QS Al-Baqarah: 285

Enam rukun iman sebagai dasar akidah dalam Islam yang wajib diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan melalui perbuatan oleh setiap muslim.

Enam Pilar Keimanan
✓ Iman kepada Allah: Percaya bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa dan pencipta alam.

✓ Iman kepada Malaikat: Meyakini makhluk gaib ciptaan Allah dari cahaya yang taat.

✓ Iman kepada Kitab: Percaya pada wahyu Allah seperti Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur'an.

✓ Iman kepada Rasul: Mengakui para utusan Allah yang membimbing manusia.

✓ Iman kepada Hari Akhir: Percaya adanya hari kiamat dan kehidupan setelah mati.

✓ Iman kepada Qada dan Qadar: Meyakini ketetapan serta ketentuan Allah atas segala sesuatu.

Wallohu a'lam bishawab

Address

Bandung

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tadabbur Keimanan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share