04/08/2026
Kabar Baru, Bandung – Menghadapi ancaman musim kemarau yang masih berlangsung, Perum Jasa Tirta II (PJT II) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), PT PLN Indonesia Power UBP Saguling, serta PT PLN Nusantara Power UP Cirata melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Tahun 2026 di Wilayah Sungai Citarum.
Program strategis ini menjadi langkah nyata pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk menjaga ketersediaan sumber daya air selama musim kemarau. Upaya tersebut sekaligus memastikan keberlangsungan fungsi Waduk Kaskade Citarum dalam memenuhi kebutuhan air baku, irigasi pertanian, pembangkit listrik tenaga air, hingga mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.
Pelaksanaan OMC diawali dengan Kick Off Meeting di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/7). Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Bina Teknik Sumber Daya Air Kementerian PU Dwi Agus Kuncoro, perwakilan TNI AU, Plt. Kepala BBWS Citarum Abdul Ghoni Madji, Direktur Utama Perum Jasa Tirta II Imam Santoso, Direktur Operasi dan Pemeliharaan Perum Jasa Tirta II Anton Mardiyono, serta sejumlah perwakilan instansi terkait.
Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, Imam Santoso, menegaskan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca merupakan bentuk komitmen PJT II dalam mendukung kebijakan pemerintah menghadapi potensi kekeringan akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
"Perum Jasa Tirta II melaksanakan program Operasi Modifikasi Cuaca untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengantisipasi dampak musim kemarau panjang yang sedang terjadi guna mendukung ketahanan pangan nasional, sebagaimana mandat Presiden Republik Indonesia," ujar Imam.
Baca selengkapnya di>>>kabarbaru.co