13/04/2026
NIAT BIKIN KONTEN DIKVBVR4N MALAH JADI P3T4K4!!
Malam Terakhir di Tanah Merah
Sore itu, di pemakaman umum yang sunyi, keheningan dipecah oleh suara musik kencang dari ponsel. seorang gadis muda yang haus konten, melangkah dengan angkuh di atas gundukan tanah merah yang masih basah. Tanpa rasa hormat sedikitpun pada almarhum yang baru dimakamkan, ia mulai berjoget lincah, tertawa genit di depan kamera, menjadikan kuburan sebagai latar belakang aksinya.
Temannya merekam sambil tertawa, mengabaikan tatapan sinis warga yang kebetulan melintas. Baginya, itu hanyalah cara untuk viral. Aib dan etika tidak ada artinya dibandingkan jumlah like dan viewers.
Ia menginjak nisan tersebut, menghentak-hentakkan kaki seolah sedang merayakan kemenangan. Saat jarum jam menunjukkan waktu maghrib, tiba-tiba angin kencang berhembus. Gadis itu merasakan hawa dingin yang menusuk tulang, kepalanya mendadak pening, dan kakinya kaku tidak bisa digerakkan. Senyumnya membeku, ia terjatuh tepat di sisi makam yang ia injak, napasnya sesak sebelum akhirnya terdiam kaku. Konten yang ia buat belum sempat diunggah, namun nyawanya sudah terenggut.
Keesokan harinya, bukan viral karena kecantikan atau kelincahannya yang ia dapatkan. Berita di media sosial justru geger dengan judul: "Viral, Gadis Pembuat Konten joged di kuburan, awalnya happy berakhir menjadi penghuni".
Kini ia benar-benar menjadi "penghuni" tetap di pemakaman itu, terkubur di dalam tanah merah yang sama yang pernah ia hinakan, menyisakan penyesalan abadi yang tak lagi ada gunanya.
Pesan Moral: Hormatilah tempat peristirahatan terakhir. Kebanggaan yang didapat dari konten yang tidak etis hanya akan membawa petaka.
semua orang