25/02/2026
Di taman yang lembap setelah hujan, Ajda menemukan seekor ulat hijau kecil di daun. “Halo, kenapa kamu makan terus?” tanyanya heran. Ulat itu tak berhenti mengunyah. Daun berlubang sedikit demi sedikit. Ternyata, ulat memang harus makan banyak untuk menyimpan energi sebelum berubah menjadi kepompong. “Oh, jadi kamu bukan rakus, tapi sedang bersiap jadi kupu-kupu!” kata Ajda tersenyum.
Setiap hari ulat itu makan dan tumbuh makin besar. Hingga suatu pagi, ia menggantung diam dalam kepompong. Ajda menunggu sabar. Beberapa waktu kemudian, keluarlah kupu-kupu cantik berwarna cerah. Ajda bertepuk tangan, bangga melihat si “ulat rakus” akhirnya terbang indah.