Mata S

Mata S Berita terbaru

Sebuah momen unik sekaligus menghibur viral di media sosial setelah seorang driver ojek online terlihat mengendarai sepe...
13/05/2026

Sebuah momen unik sekaligus menghibur viral di media sosial setelah seorang driver ojek online terlihat mengendarai sepeda milik penumpangnya. Sementara itu, sang penumpang justru duduk santai di motor milik driver ojol tersebut.

Kejadian ini bermula saat seorang pesepeda yang kelelahan usai menempuh perjalanan jauh memesan ojek online untuk pulang. Karena sudah tidak kuat lagi mengayuh, penumpang meminta bantuan agar sepedanya ikut dibawa.

Namun yang bikin warganet ngakak, driver ojol akhirnya “tukar peran” dengan penumpang. Dalam video yang beredar, sang driver tampak mengayuh sepeda milik pelanggan, sedangkan penumpangnya malah mengendarai motor ojol di depan.

Momen tak biasa itu langsung menarik perhatian netizen karena dinilai di luar ekspektasi. Banyak yang menyebut kejadian tersebut sebagai definisi pelayanan total dari driver ojol demi membantu pelanggan yang kelelahan usai gowes jarak jauh.

Tak sedikit netizen juga menyinggung soal “tip” atau uang bonus, menyebut momen seperti ini biasanya bikin pelanggan merasa terbantu dan layak memberikan apresiasi tambahan kepada driver karena sudah ikut membantu mengurus sepeda sampai selesai perjalanan.

27/04/2026

Sakit hati liat nya😭

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai solusi peningkatan gizi siswa kini justru menuai sorotan...
27/04/2026

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai solusi peningkatan gizi siswa kini justru menuai sorotan dari sisi tak terduga. Di sejumlah sekolah, peran guru meluas jauh melampaui tugas utama mereka sebagai pendidik.

Di lapangan, guru tidak hanya berdiri di depan kelas untuk mengajar. Mereka juga harus terlibat langsung dalam distribusi makanan, mengatur pembagian kepada siswa, hingga memastikan tidak ada makanan yang terbuang sia-sia. Bahkan, tak jarang waktu belajar mengajar terganggu karena guru harus fokus mengurus logistik program tersebut.

Keluhan ini ramai dibicarakan di media sosial. Salah satu warganet di platform X menyoroti bagaimana guru harus bekerja ekstra demi memastikan program berjalan lancar.

“Lihat bagaimana usaha guru supaya MBG tidak mubazir. Guru sudah menasihati siswa agar menghabiskan makanan, tapi tetap saja mereka harus meluangkan waktu tambahan di jam mengajar hanya untuk mengurus distribusi hingga selesai,” tulisnya.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait implementasi program. Alih-alih mendukung kualitas pendidikan, beban tambahan tersebut justru berpotensi mengurangi efektivitas proses belajar mengajar di kelas.

Guru yang seharusnya fokus membimbing siswa kini harus membagi perhatian dengan urusan teknis seperti menghitung porsi makanan, memastikan pembagian merata, hingga membereskan sisa konsumsi. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa tujuan mulia program bisa berbenturan dengan realitas di lapangan.

Di tengah ambisi besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak, muncul satu pertanyaan mendasar: apakah sistem pelaksanaannya sudah benar-benar siap?

Jangan sampai program yang bertujuan baik justru mengorbankan hal yang paling esensial—kualitas pendidikan itu sendiri.

ViralNama Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, tiba-tiba menjadi perbincangan hangat di kedai kopi dan dunia maya. Bu...
25/04/2026

Viral
Nama Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, tiba-tiba menjadi perbincangan hangat di kedai kopi dan dunia maya. Bukan mengenai kebijakan politik makro, melainkan fasilitas di rumah dinasnya. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah kursi pijat seharga Rp125 juta per unit. Angka tersebut memicu berbagai reaksi dari publik, dengan banyak yang mempertanyakan urgensi keberadaan kursi pijat di tengah prioritas pembangunan lainnya.

Namun, bagi Rudy, kursi tersebut bukan sekadar furnitur mewah; ia menggambarkannya sebagai “kawan” untuk menghilangkan penat setelah menghadapi tantangan dalam perjalanan di Bumi Etam.

Di hadapan awak media, Rudy Mas’ud akhirnya memberikan penjelasan. Dengan nada tenang namun tegas, ia menceritakan sisi lain dari kehidupannya sebagai pemimpin di Kalimantan Timur. Ia sering mengemudikan mobilnya sendiri dalam perjalanan dinasnya.

SETUJU NGGAK SIH KAMU?? 👇👇👇Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) punya ide seru: kasih denda buat yang s**a "hilangin" K...
25/04/2026

SETUJU NGGAK SIH KAMU?? 👇👇👇

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) punya ide seru: kasih denda buat yang s**a "hilangin" KTP Elektronik alias e-KTP! Ini salah satu dari 13 jurus ampuh dalam revisi UU No. 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan (Adminduk).

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, bilang kalo nggak ada sanksi, warga jadi s**a abai sama dokumen penting mereka.

"Sering banget tuh, KTP dan identitas lainnya hilang kayak hantu. Padahal bikin ulangnya gratis, lho!" katanya di rapat kerja bareng Komisi II DPR di Gedung DPR/MPR, Senin, 20 April 2026.

Bima bocorin rahasia: tiap hari ada puluhan ribu dokumen kependudukan yang raib dan dicetak ulang gratis oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Makanya, Kemendagri mau ngatur biar ada biaya cetak ulang demi menghemat anggaran dan bikin warga lebih rajin urus dokumen.

"Harus dipikirin nih cara biar warga lebih tanggung jawab, termasuk bayar denda," tegas Bima.

Tapi tenang, ada pengecualian kok, misalnya kalau kena bencana alam, data berubah, atau rusak gara-gara hal di luar kontrol kamu.

HebohMenteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengumumkan bahwa Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wija...
25/04/2026

Heboh
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengumumkan bahwa Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, telah resmi ditunjuk sebagai Duta Sekolah Rakyat. Penunjukan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai program pendidikan tersebut.

Gus Ipul menegaskan bahwa penunjukan Seskab Teddy bukanlah keputusan sepihak dari pemerintah, melainkan merupakan hasil permintaan dari para guru dan siswa Sekolah Rakyat itu sendiri.

“Pengangkatan ini resmi, dan kami memang meminta dia untuk menjadi Duta Sekolah Rakyat, bukan hanya saya, tetapi juga para guru di sekolah. Permintaan ini telah ada sejak awal berdirinya Sekolah Rakyat,” ungkap Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta pada Kamis, 23 April 2026.

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa tugas utama Teddy sebagai Duta Sekolah Rakyat bukanlah bersifat administratif, melainkan lebih kepada fungsi komunikasi publik.

“Dia akan memperkenalkan, menjelaskan, dan berfungsi sebagai ikon dari Sekolah Rakyat,” jelasnya.

Menurut Gus Ipul, kehadiran figur publik seperti Teddy sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap program tersebut, terutama pada fase awal pengembangan. “Dengan adanya sosialisasi yang baik, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami apa itu Sekolah Rakyat. Saat ini, Alhamdulillah, pemahaman masyarakat sudah cukup meningkat, meskipun pada awalnya masih banyak yang belum tahu,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi yang efektif menjadi penting agar semua pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang seragam, sehingga koordinasi di lapangan dapat berjalan lebih optimal. “Kita perlu langkah-langkah konkret untuk memperkenalkan Sekolah Rakyat dan memberikan pemahaman kepada semua pemangku kepentingan, termasuk orang tua dan pemerintah daerah, agar koordinasi di tingkat lapangan dapat ditingkatkan,” kata Gus Ipul.

Selain berperan sebagai duta, Teddy juga aktif memberikan mas**an terhadap pengembangan program Sekolah Rakyat. Dengan peran tersebut, pemerintah berharap program Sekolah Rakyat dapat semakin dikenal dan diimplementasikan secara efektif di berbagai daerah.

‎Aksi berbahaya seorang pria yang memanjat baliho besar di kawasan Alam Sutera pada Senin malam (23/3/2026) mengejutkan ...
24/04/2026

‎Aksi berbahaya seorang pria yang memanjat baliho besar di kawasan Alam Sutera pada Senin malam (23/3/2026) mengejutkan warga dan pengguna jalan. Pria yang belum diketahui identitasnya itu diduga mengalami tekanan mental setelah mengalami kekalahan dalam jud1 online.

‎Peristiwa bermula ketika warga melihat pria tersebut, tanpa mengenakan baju, perlahan memanjat struktur baliho bertuliskan “Philo Rumah Milenial”. Dengan kondisi yang tampak tidak stabil, ia terus naik hingga mencapai bagian puncak, lalu duduk di tepi dengan posisi yang berisiko.

‎Dari bawah, sejumlah warga mencoba membujuknya agar segera turun dengan aman. Namun situasi juga diwarnai teriakan kesal dari beberapa pengendara yang merasa terganggu karena aksi tersebut memicu kemacetan panjang di lokasi.

‎Arus lalu lintas di sekitar kejadian sempat tersendat akibat banyaknya pengguna jalan yang memperlambat kendaraan untuk menyaksikan kejadian tersebut. Suasana menjadi tegang karena kondisi pria itu terlihat tidak menentu, sesekali memegangi kepala dan berteriak.

‎Tak berselang lama, aparat kepolisian dan petugas keamanan tiba di lokasi. Mereka segera mengamankan area, mengatur lalu lintas, serta berupaya menenangkan pria tersebut agar situasi tidak semakin membahayakan.

Viral Aksi pencurian kotak amal di wilayah Puger berakhir dengan penangkapan oleh warga setelah pelaku nekat kembali ke ...
24/04/2026

Viral
Aksi pencurian kotak amal di wilayah Puger berakhir dengan penangkapan oleh warga setelah pelaku nekat kembali ke lokasi.

Peristiwa ini terjadi pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Pelaku sempat kepergok warga saat beraksi di sebuah masjid, namun berhasil melarikan diri. Bukannya kapok, sekitar satu jam kemudian atau pukul 02.00 WIB, pelaku justru kembali lagi ke lokasi yang sama.

Aksi nekat tersebut berujung apes. Warga yang sudah siaga akhirnya berhasil menangkap pelaku. Saat diamankan, pelaku sempat melakukan perlawanan, sebagaimana terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial.

Namun, beredarnya video penangkapan ini memicu polemik baru. Seseorang yang mengaku sebagai keluarga pelaku menghubungi penyebar video dan meminta agar rekaman tersebut dihapus. Permintaan itu disertai ancaman akan membawa kasus ke ranah hukum menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Dalam pesan yang beredar, pihak keluarga menyebut soal dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik, merujuk pada Pasal 27A UU No. 1 Tahun 2024 (revisi UU ITE), dengan ancaman pidana maksimal 2 tahun penjara atau denda hingga Rp100 juta.

Mereka juga memberikan tenggat waktu 1x12 jam untuk menghapus video tersebut, dengan pernyataan “aku wong hukum” sebagai bentuk penegasan.

Kasus ini pun menjadi sorotan, tak hanya soal aksi pencurian, tetapi juga terkait batas antara penyebaran informasi publik dan potensi jerat hukum di dunia digital.

Aksi sekelompok pemuda yang membawa perangkat sound horeg berukuran besar saat mendaki Gunung Andong, Jawa Tengah, viral...
24/04/2026

Aksi sekelompok pemuda yang membawa perangkat sound horeg berukuran besar saat mendaki Gunung Andong, Jawa Tengah, viral di media sosial dan menuai kecaman dari warganet. Diduga, aksi tersebut dilakukan agar menarik perhatian para pendaki perempuan yang berada di jalur maupun di area puncak.

Dalam video yang beredar, terlihat beberapa pria memikul speaker besar sambil mendaki jalur gunung. Sesampainya di area yang lebih terbuka, perangkat tersebut dinyalakan dengan suara keras sehingga mengganggu suasana tenang pegunungan.

Alih-alih dianggap seru, aksi tersebut justru dinilai sebagai tindakan yang tidak menghargai etika pendakian. Banyak pendaki lain merasa terganggu karena suara bising dari musik yang diputar merusak momen menikmati alam dan ketenangan hutan.

Selain mengganggu sesama pendaki, suara keras dari speaker juga dinilai berpotensi mengganggu ekosistem satwa liar di sekitar gunung. Polusi suara dapat memicu stres pada hewan dan mengusik habitat alami yang seharusnya dijaga bersama.

Diketahui, sejumlah gunung di Indonesia memang telah memiliki aturan atau SOP yang melarang pendaki membawa speaker atau memutar musik dengan volume keras. Larangan tersebut dibuat demi menjaga prinsip konservasi alam dan ketertiban umum selama aktivitas pendakian.

Warganet pun ramai-ramai mengkritik aksi para pemuda tersebut. Banyak yang menilai tindakan itu sebagai bentuk egoisme pribadi demi mencari perhatian, tanpa memikirkan kenyamanan orang lain maupun kelestarian alam.😁

Aksi pencurian besi kembali bikin resah warga. Kali ini, sasaran para “rayap besi” bukan hanya pagar rumah, melainkan ma...
23/04/2026

Aksi pencurian besi kembali bikin resah warga. Kali ini, sasaran para “rayap besi” bukan hanya pagar rumah, melainkan makam-makam di kawasan Medan Deli, Kota Medan.

Sejumlah makam yang memiliki besi di bagian dalam kijing dilaporkan dibongkar oleh pelaku. Modusnya, pelaku memecahkan kijing kuburan untuk mengambil besi yang tertanam di dalamnya, lalu diduga dijual kembali demi mendapatkan uang sesuai berat timbangan.

Kejadian ini terjadi di kawasan Tanjung Mulia Hilir, Medan Deli. Keluarga yang makam kerabatnya menjadi korban mengaku sangat terpukul dan tidak terima melihat makam nenek, sepupu, hingga anggota keluarga lainnya diporak-porandakan oleh pencuri.

Tak hanya menimbulkan kerugian materi, aksi tersebut juga dianggap melukai rasa hormat terhadap tempat peristirahatan terakhir. Warga sekitar pun mengaku geram dan khawatir kejadian serupa bisa kembali terulang jika tidak segera ditangani.

Fenomena pencurian besi yang kini sampai menyasar area pemakaman dinilai menunjukkan persoalan yang lebih dalam, mulai dari faktor ekonomi hingga minimnya pengawasan di lokasi. Warga berharap pihak kepolisian segera turun tangan untuk mengusut pelaku dan meningkatkan keamanan di area pemakaman agar aksi serupa tak kembali terjadi.

23/04/2026

Bukan cuma lagu biasa. “Siti Mawarni” jadi simbol suara masyarakat yang resah dengan maraknya peredaran narkoba di sekitar mereka. Banyak yang merasa ini adalah bentuk protes sosial yang selama ini terpendam. Setuju atau tidak, lagu ini bikin kita semua mikir… sebenarnya ada apa di balik semua ini?
Follow Planet Viral Media sekarang — konten panas & realita yang jarang diangkat ada di sini! ⭐

Address

Pasubilah
Bangkinang
28458

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mata S posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share