08/08/2026
Timnas versi pemain liga 1 ini bikin darah fans Garuda naik ๐
Timnas versi liga 1 bukanlah siapa siapa dan bukanlah apa apa. Prestasi jalan di tempat ๐
Jangan mengharapkan prestasi jika mengandalkan pemain liga 1. Hanya menang lawan sekelas Kamboja/Timor Leste ๐๐
Fifty fifty lawan Singapura/Malaysia. Dan hampir pasti kalah lawan Vietnam/Thailand.
Liga 1 hanya besar euforia fans saja. Tapi soal kualitas masih dibawah liga Thailand/Vietnam atau Malaysia. Pemain naturalisasi jika main di liga 1 juga akan kena imbasnya.
Harusnya pssi tidak hanya menaturalisasi saja, tapi juga memikirkan karier sang pemain, agar tetap berada di Eropa, dan jangan main di liga 1!!
Yang paling kentara itu Tom Haye dan Ivar Jenner. Awal awal di naturalisasi keduanya pemain dengan skill dan feeling ball diatas rata rata. Duet Jenner dan Tjoe A Oen di lini tengah membawa timnas U-23 sampai semifinal Piala Asia 2024.
Begitu main di liga 1, main keduanya langsung drop. Jika begini terus setahun atau dua tahun kedepan saya ga yakin keduanya masih layak untuk timnas !!
Sekelas Djay Idzes, Verdonk atau Romeny pun seandainya main di liga 1 juga akan sama.
Ibaratnya liga eropa itu mobil disetel untuk kecepatan 500km/jam. Begitu main di liga 1 karena kualitas turun maka juga ikut turun menjadi 100 km/ jam ๐๐
Cadangan di liga eropa lebih baik daripada jadi pemain bintang di liga 1.
Makanya, sebelum naturalisasi sebaiknya PSSI ada MOU dengan sang pemain agar tidak main di liga 1 untuk 5-6 tahun kedepan, agar ritme dan irama liga eropa nya masih terjaga !!
Satu lagi kritik untuk John Herdman. Ketika menggunakan pemain liga 1 seharusnya jangan pakai ball posesion. Strategi ini hanya khusus untuk pemain dengan skill,tehnik,feeling serta fisik diatas rata rata.
Lihat aja lawan Singapura dan Vietnam. Memaksakan ball posesion, ada aja yang salah passing, salah posisi atau terlambat menutup ruang pemain lawan ketika kehilangan bola. Dan akibatnya kebobolan !!
Memaksakan ball posesion dengan pemain dari Liga 1 ibarat bunuh diri. Harusnya pakai strategi yang praktis atau direct football. Tidak perlu berlama lama dengan bola, yang penting counter attack dan berhasil cetak gol.
John Herdman jangan dipecat dulu. Lihat bagaimana di Asean Cup dan Asian Cup dengan materi pemain full skuad. Jika masih bapuk, pecat saja !!!