23/05/2026
Kadang, Allah membawa kita ke titik paling rendah…
bukan untuk menghancurkan,
tetapi untuk mengubah arah hidup kita.
Dulu, saya tidak pernah bercita-cita menjadi pengusaha.
Saya hanya seorang anak yang ingin membantu keadaan keluarga.
Dari jualan kecil-kecilan saat SMA, sampai akhirnya bekerja di perusahaan orang…
Saya pikir hidup akan berjalan biasa saja.
Sampai satu hari, saya hampir dipecat.
Dan yang membuat hati saya hancur bukan tentang pekerjaan itu…
tetapi karena sebentar lagi anak pertama kami lahir,
sedangkan kami tidak punya biaya apa pun untuk persalinan.
Sore itu, saya menangis diam-diam.
Berusaha terlihat kuat di depan istri.
Berusaha terlihat baik-baik saja.
Padahal hati ini penuh ketakutan.
Dan mungkin…
justru di titik itulah Allah sedang membentuk kami.
Karena terkadang, rasa sakit adalah awal dari perubahan besar.
Dari titik terendah itu, kami berjanji pada diri sendiri:
“Kami harus bangkit. Kami harus berjuang lebih besar untuk keluarga.”
Dan sejak malam itu…
Tekad kami bulat.
Semoga Allah kuatkan setiap kepala keluarga yang hari ini sedang berjuang diam-diam. 🤍