Beranda Jogja

Beranda Jogja Media Informasi Jogja & Sekitarnya | TikTok : [@]BerandaJogja | Part of Paguyuban Akun Informasi Jogja | [email protected]

05/06/2026

Pernikahan itu sakral.
Tapi… apa harus selalu rumit?

Ketika tradisi bertemu prinsip, ketika cinta diuji oleh daftar uborampe yang tak ada habisnya—kadang yang tersisa bukan cuma perdebatan… tapi juga tawa. 😌🌾

🎬 UBORAMPE — film pendek tentang dua orang yang berusaha menyatukan perbedaan, tanpa kehilangan makna.

Siap-siap, mungkin cerita ini terasa terlalu dekat dengan kehidupanmu.

👇 Saksikan kisah lengkapnya hanya di YouTube Paniradya Kaistimewan, Sabtu 6 Juni 2026, pukul 19.00 WIB.





Era becak motor (bentor) di Malioboro perlahan memasuki babak akhir. Sebanyak 50 becak motor (bentor) resmi ditarik dan ...
03/06/2026

Era becak motor (bentor) di Malioboro perlahan memasuki babak akhir. Sebanyak 50 becak motor (bentor) resmi ditarik dan dimusnahkan dalam program konversi menjadi becak listrik yang digelar Pemda DIY, Rabu (3/6/2026).

Kebijakan ini menjadi langkah awal menuju Malioboro yang bebas kendaraan bermotor mulai November 2026 mendatang. Nantinya, hanya kendaraan darurat, Trans Jogja, becak kayu, dan becak listrik yang diperbolehkan melintas di kawasan wisata ikonik tersebut.

Salah seorang pengemudi bentor, Wasiyatno, mengaku telah menggunakan bentor selama sekitar 10 tahun. Ia bahkan pernah mengeluarkan hampir Rp5 juta untuk memasang mesin pada becak kayuh miliknya.

“Becak saya ini dulunya becak kayu, terus karena ada rezeki saya pasangi mesin,” ujarnya.

Wasiyatno menerima perubahan tersebut karena becak listrik lebih hemat karena tidak lagi bergantung pada bahan bakar minyak. Namun ia khawatir terkait perawatan kendaraan listrik yang belum banyak dikuasai mekanik.

Kepala Dinas Perhubungan DIY Chrestina Erni Setyowati menjelaskan bentor yang ditarik akan dimusnahkan dan tidak akan kembali beroperasi. Bagian kendaraan yang masih memiliki nilai ekonomi nantinya akan dikelola koperasi pengemudi becak.

Erni menegaskan target Pemda DIY adalah menghapus seluruh bentor dari kawasan Malioboro pada akhir November 2026.

“Yang boleh melintas hanya becak kayu dan becak listrik,” katanya.

Tak hanya bentor, seluruh kendaraan bermotor juga akan dibatasi karena Malioboro akan menerapkan konsep low emission zone atau kawasan rendah emisi.

Meski demikian, tantangan masih besar. Dari sekitar 900 becak yang beroperasi di Malioboro, jumlah becak listrik yang tersedia saat ini baru sekitar 200 unit. Pemda DIY pun tengah mencari dukungan berbagai pihak untuk mempercepat penambahan armada.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan transformasi menuju transportasi ramah lingkungan tidak boleh mengorbankan nasib para pengemudi becak. Menurutnya, becak merupakan bagian dari identitas Yogyakarta yang harus tetap dipertahankan.

Palupi Sastro/

Kasus dugaan penyimpangan pemanfaatan tanah kas desa (TKD) kembali mencuat di DIY. Kali ini, Lurah Condongcatur, Sleman,...
02/06/2026

Kasus dugaan penyimpangan pemanfaatan tanah kas desa (TKD) kembali mencuat di DIY. Kali ini, Lurah Condongcatur, Sleman, Reno Candra Sangaji, ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditreskrimsus Polda DIY dalam perkara dugaan korupsi penyewaan tanah kas desa.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan dalam keterangannya kepada wartawan di Mapolda DIY, Selasa (2/6/2026) menyatakan status tersangka ditetapkan setelah penyidik melakukan gelar perkara dan menerima hasil audit kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan DIY.

“Penyidikan menemukan adanya pemanfaatan tanah kas desa di Padukuhan Gandok, Condongcatur, yang disewakan kepada 17 penyewa tanpa izin Gubernur DIY,” paparnya.

Padahal, pemanfaatan TKD di DIY wajib melalui mekanisme dan perizinan yang telah diatur. Akibat penyewaan tersebut, negara diduga mengalami kerugian lebih dari Rp1 miliar.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka sejak pekan lalu, Reno belum ditahan. Polda DIY menyebut proses penyidikan masih berjalan dan tersangka sejauh ini bersikap kooperatif.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan tata kelola tanah kas desa di DIY yang dalam beberapa tahun terakhir berulang kali berujung proses hukum.

Tanah desa yang seharusnya menjadi aset untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat justru kerap menjadi sumber masalah akibat dugaan penyalahgunaan kewenangan dan praktik yang tidak sesuai aturan.

Polda DIY memastikan penyidikan masih terus berlanjut. Dalam waktu dekat, penyidik akan membeberkan lebih detail kronologi kasus, rentang waktu kejadian, serta konstruksi perkara yang menjerat lurah aktif tersebut.

“Saat ini penyidik masih terus melakukan pemeriksaan tambahan untuk tersangka sendiri juga sudah diperiksa,” ujarnya.

Palupi Sastro/

Polda DIY terus mengusut kasus dugaan pelarangan kegiatan ibadah yang terjadi di Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Bantul. ...
02/06/2026

Polda DIY terus mengusut kasus dugaan pelarangan kegiatan ibadah yang terjadi di Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Bantul. Kasus yang menyita perhatian publik tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan, dengan penyidik memeriksa sedikitnya 16 saksi untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan dalam keterangannya di Mapolda DIY, Selasa (2/6/2026) mengatakan pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan untuk memetakan peran masing-masing pihak yang diduga terlibat dalam aksi yang mengganggu jalannya kegiatan ibadah tersebut.

“Untuk kasus GMS di Bantul saat ini sudah tahap penyidikan. Penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap 16 saksi dan saat ini masih terus berproses,” katanya.

Menurutnya, penyidik tidak hanya mengandalkan keterangan saksi, tetapi juga mengumpulkan alat bukti lain, termasuk rekaman CCTV. Seluruh bukti tersebut akan dianalisis untuk menentukan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut.

Polda DIY memastikan jumlah tersangka nantinya kemungkinan tidak hanya satu orang. Saat ini penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing individu sebelum menetapkan status hukum mereka.

Menariknya, polisi tidak hanya menjerat pelaku dengan pasal terkait gangguan terhadap kegiatan ibadah. Penyidik juga menerapkan ketentuan pidana mengenai penyertaan dalam tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 20 KUHP yang baru.

“Tidak hanya kita kenakan pasal terkait gangguan kegiatan ibadah, tapi juga pasal terkait penyertaan tindak pidana,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penerapan pasal penyertaan dilakukan karena polisi menduga terdapat lebih dari satu orang yang terlibat dalam aksi tersebut. Karena itu, penyidik masih mengurai peran masing-masing pihak untuk memastikan pertanggungjawaban pidana dapat diterapkan secara tepat.

Polda DIY menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan intimidasi maupun aksi sepihak yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan kebebasan beribadah.

Palupi Sastro/

30/05/2026

Sore yang hangat bersama Komunitas .hub menyusuri garis waktu sang saksi sejarah Malioboro.

Perjalanan dimulai dari hotel yang terletak persis di gerbang utama Jalan Malioboro, bangunan ini memiliki sejarah yang sangat panjang dan kaya. Menariknya, nama baru saja dihidupkan kembali oleh .id pada Maret 2026 kemarin setelah sekian lama masyarakat mengenalnya sebagai Hotel Inna Garuda atau Grand Inna Malioboro.

Bisa dibilang, hotel ini adalah saksi bisu tiga zaman penguasaan di Indonesia sekaligus pelopor pariwisata modern di Yogyakarta.

Kini, dengan kombinasi desain klasik heritage yang berpadu dengan teknologi modern, hotel dengan 210 kamar ini kembali berdiri teguh bukan hanya sebagai tempat menginap, melainkan sebagai museum hidup dari perjalanan sejarah Yogyakarta.

“Sial, adegan seperti ini lagi. Kenapa hal ini terus teringat olehku setiap saat….lagi dan lagi. DAN LAGI.”🎭 EMESIS;Stag...
30/05/2026

“Sial, adegan seperti ini lagi. Kenapa hal ini terus teringat olehku setiap saat….lagi dan lagi. DAN LAGI.”

🎭 EMESIS;
Stage-Film Performance
A play by Heneliis Notton

sebuah pertunjukan yang membawa penonton masuk ke ruang paling sunyi:
tentang hubungan, kehilangan, tubuh, dan pikiran yang perlahan runtuh.

Starring :
Shalsabilla Mustika Ledi
Immanuella Nove Ayu
Jefri Mugi
Byakta Babam
Chesa Selasa
Rangga Dwi Apriadinnur
Gaza
Muhammad Abdurahman Rais

🗓 31 May 2026
⏰ Open Gate 19.00 WIB
📍 Teater Arena ISI Yogyakarta

directed by Muhammad Abdurahman Rais
Production Lead by Putriyana Yoseva Situmorang

tidak semua orang akan pulang sebagai diri yang sama setelah menonton ini.

see you inside the noise.

🎶✨ WAHAI PUTRA-PUTRI DIY SIAP SIAPKAN SUARA TERBAIKMU! ✨🎶Kesempatan emas kembali hadir!Audisi Paduan Suara Gita Bahana N...
30/05/2026

🎶✨ WAHAI PUTRA-PUTRI DIY SIAP SIAPKAN SUARA TERBAIKMU! ✨🎶

Kesempatan emas kembali hadir!
Audisi Paduan Suara Gita Bahana Nusantara (GBN) DIY 2026 resmi dibuka! 🇮🇩

Mari tunjukkan kemampuan vokal terbaikmu dan jadilah bagian dari generasi muda yang mengharumkan Daerah Istimewa Yogyakarta melalui harmoni suara untuk negeri.

🎼 Kategori Suara:
• Sopran
• Alto
• Tenor
• Bass

📌 Persyaratan:
✔ Warga DIY / Ber-KTP DIY
✔ Usia 16–23 tahun
✔ Belum menikah
✔ Sehat jasmani dan rohani
✔ Mampu membaca notasi / not balok (primavista)

🗓 Pendaftaran:
29 Mei – 6 Juli 2026

🎤 Jadwal Audisi:
• Pengambilan Nada Dasar: Kamis, 9 Juli 2026
• Audisi: Jumat, 10 Juli 2026
📍 Ruang Bima, Kantor Dinas Kebudayaan DIY

🏆 Total hadiah uang pembinaan senilai Rp62.000.000,-

Jangan lewatkan kesempatan menjadi bagian dari suara harmoni Nusantara dan membawa nama DIY menuju panggung nasional! 🇮🇩✨

📲 Daftar sekarang:
s.id/daftarGBNDIY2026

DanaKeistimewaan BudayaDIY GenerasiBerbudaya ChoirIndonesia Yogyakarta

Kabar duka menyelimuti keluarga besar lingkungan Keraton Yogyakarta dan UGM. Bagas Amar Hakiki, fotografer yang menjadi ...
28/05/2026

Kabar duka menyelimuti keluarga besar lingkungan Keraton Yogyakarta dan UGM. Bagas Amar Hakiki,
fotografer yang menjadi bagian dari tim inti dokumentasi Kawedanan Tandha Yekti Keraton Yogyakarta sekaligus mahasiswa Sastra Prancis FIB UGM yang ditemukan meninggal dunia bersama keluarganya di Posong, Temanggung, Rabu (27/5/2026) dini hari.

Bagas, kedua orang tua dan adiknya diduga mengalami keracunan saat glamping di kawasan wisata tersebut. Sempat dibawa ke RSUD Temanggung untuk otopsi, empat jenasah kemudian dimakamkan selepas azhar pada Kamis (28/05) di Demolo, Ngaron, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Pengajeng Hudyanawara Kawedanan Tandha Yekti Keraton Yogyakarta, Nyi RW Kartiutami Guritno, Kamis (28/5/2026) membenarkan Bagas juga merupakan bagian dari tim dokumentasi Kawedanan Tandha Yekti. Perjalanannya dimulai dari program magang di Keraton Yogyakarta pada tahun 2024. Bakat dan dedikasinya membuat Bagas kemudian dipercaya menjadi fotografer lepas yang masuk dalam tim inti dokumentasi Keraton.

“Bagas kami kenang sebagai pribadi yang senang membantu, bisa diandalkan, dan menyenangkan,” paparnya.

Di balik kameranya, Bagas dikenal sebagai sosok yang tenang namun hangat. Banyak momen budaya, tradisi, hingga aktivitas Keraton yang terekam lewat sudut pandang lensanya.

Teman-temannya mengenang Bagas sebagai pribadi yang selalu hadir ketika dibutuhkan dan bekerja dengan sepenuh hati.

Kepergian Bagas bersama ayahnya M. Ali Munawar, ibunya Maghfiroh Alfira, serta adiknya Alfino Evan Hakim meninggalkan luka mendalam bagi banyak orang.

“Kami sangat kehilangan sekali, bukan hanya kehilangan salah satu fotografer terbaik kami, tapi juga kolega, rekan, adik, sahabat baik,” ungkapnya.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya UGM, Setiadi juga menyampaikan ucapan belasungkawa atas peristiwa tersebut.

“Kami sangat berduka atas meninggalnya mahasiswa kami,” ungkapnya.

Palupi Sastro/

Mau iPad Air Buat Nugas atau OVO Cash buat jajan?Kesempatan buat kamu bawa pulang gadget impian dan hadiah jutaan rupiah...
28/05/2026

Mau iPad Air Buat Nugas atau OVO Cash buat jajan?
Kesempatan buat kamu bawa pulang gadget impian dan hadiah jutaan rupiah! 🤑

Ikutan Grab Campus Race! 🏁

Caranya gampang banget:
1️⃣ Daftar di grb.to/DaftarCampusRace
2️⃣ Perbanyak naik GrabBike (1 Poin) & pesan GrabFood/Top Up (2 Poin)
3️⃣ Kumpulin poin sebanyak-banyaknya sampai jadi yang terbaik!

Yuk, bawa pulang hadiahnya! Gaspol sekarang! 🛵💨
Cek detail lengkapnya di aplikasi Grab kamu!

26/05/2026

Capek sama rutinitas? Saatnya refresh pikiran di tempat seadem ini! 💦

Kadang yang kita butuhin cuma waktu luang bareng orang-orang tersayang, jauh dari hiruk-pikuk harian. Di Waterboom Jogja, kamu nggak cuma bisa seru-seruan main air di 19 wahana yang ramah untuk semua usia, tapi juga bisa ngerasain suasana yang super rindang dan asri. Berasa lagi healing di tengah alam!
Serunya lagi, liburan di sini juga bisa sambil nambah wawasan bareng si kecil di Museum Air dan belajar nama-nama pohon lewat signage unik di sekitar area perkebunan. Paket lengkap banget, kan?

Yuk, agendakan quality time kamu minggu ini! Kira-kira siapa nih yang mau kamu ajak duluan? Mention orangnya di kolom komentar ya! 👇

Address

Maguwo
Bantul
55198

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Beranda Jogja posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Beranda Jogja:

Share