01/07/2026
“Kamu mencari ridhanya Allah SWT, kalau Allah SET sudah Ridha, Kita semua pasti akan kebingungan menerima hadiah dari Allah SWT, karena sangat banyaknya dan hebatnya Allah SWT. Ridhanya Allah itu dilihat dari ridhanya guru dan orang tua.”
Ridha Allah adalah tujuan tertinggi seorang hamba. Ketika Allah telah meridhai seseorang, maka pintu-pintu keberkahan akan terbuka dengan cara yang sering kali tidak disangka-sangka. Rezeki bukan hanya tentang harta, tetapi juga kesehatan, ketenangan hati, ilmu yang bermanfaat, keluarga yang harmonis, serta umur yang penuh keberkahan.
Namun, salah satu jalan paling dekat menuju ridha Allah adalah dengan meraih ridha kedua orang tua dan menghormati guru. Orang tua adalah sebab hadirnya kita di dunia, sedangkan guru adalah perantara sampainya ilmu yang menerangi kehidupan. Rasulullah ﷺ bersabda:
رِضَا اَللَّهِ فِي رِضَا اَلْوَالِدَيْنِ, وَسَخَطُ اَللَّهِ فِي سَخَطِ اَلْوَالِدَيْنِ
"Ridha Allah bergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah bergantung pada murka orang tua." (HR. At-Tirmidzi)
Dalam Al-Qur'an Allah juga berfirman:
وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًاۗ
"Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah: 'Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka telah mendidikku di waktu kecil.'"
(QS. Al-Isra' [17]: 24)
Semoga Allah menjadikan kita hamba yang selalu mencari ridha-Nya dengan berbakti kepada kedua orang tua, menghormati guru, serta mengamalkan ilmu dengan penuh keikhlasan.
berat