Seaqidah

Seaqidah • Bukan Ustadz
• Bukan Tempat Bertanya
• Akhwat Dilarang DM
• Free share, save & repost (Tanpa izin)

01/03/2023

Hadits-Hadits Keutamaan Surah Yasin]

🎙 Syaikh Dr. Husain Alu Syaikh (Imam, Khotib, dan Pengajar Tetap Masjid Nabawi)

Surah Yasin merupakan salah satu surah Al-Qur'an yang agung. Surah begitu ini populer dibaca dalam acara-acara seremonial di Indonesia. Memang terdapat beberapa hadits yang menjelaskan keutamaan surah Yasin. Namun setelah diteliti, ternyata semua hadits yang menjelaskan keutamaan surah Yasin tidak ada yang shahih. Derajat hadits keutamaan surah Yasin tidak terlepas dari dua keadaan: antara dhoif (lemah) ataupun maudhu (palsu).

Berikut ini beberapa di antaranya:

“Siapa yang membaca surat Yasin dalam suatu malam, maka ketika ia bangun pagi hari diampuni dosanya.” (Ibnul Jauzi, Al-Maudhu’at, 1/247).

Keterangan: Hadits ini Palsu.

Ibnul Jauzi mengatakan, hadits ini dari semua jalannya adalah batil, tidak ada asalnya. Imam Daruquthni berkata: Muhammad bin Zakaria yang ada dalam sanad hadits ini adalah tukang memals**an hadits. (Periksa: Al-Maudhu’at, Ibnul Jauzi, I/246-247).

“Sesungguhnya tiap-tiap sesuatu mempunyai hati dan hati (inti) Al-Qur’an itu ialah surat Yasin. Siapa yang membacanya maka Allah akan memberikan pahala bagi bacaannya itu seperti pahala membaca Al-Qur’an sepuluh kali.”

Keterangan: Hadits ini Palsu.

Hadits ini diriwayatkan oleh At-Tirmidzi (No. 304 😎 dan Ad-Darimi 2:456. Di dalamnya terdapat Muqatil bin Sulaiman. Ayah Ibnu Abi Hatim berkata: Aku mendapati hadits ini di awal kitab yang di susun oleh Muqatil bin Sulaiman. Dan ini adalah hadits batil, tidak ada asalnya. (Periksa: Silsilah Hadits Dha’if no. 169, hal. 202-203).

Adapun hadits,

‎اقرأوا على موتاكم يس

“Bacakanlah surat Yasin kepada orang yang akan meninggal dunia di antara kalian”

Para ulama berselisih pendapat tentang derajat hadits ini. Sebagian mereka menshahihkan hadits tersebut dan sebagiannya melemahkannya. Bagi yang menganggap shahih, maka yang tepat adalah membacakannya kepada orang yang akan meninggal dunia (dalam keadaan sakaratul maut). Bukan kepada orang yang telah meninggal. Wallahu'alam.

Referensi:

© 2023 muslim.or.id
Sumber: https://muslim.or.id/270-derajat-hadits-fadhilah-surat-yasin.html

07/01/2023

NAFKAHI ISTRI DULU ATAU ORANG TUA DULU?

Bismillah⁣

Khusus tentang prioritas dalam nafkah, Nabi ﷺ bersabda,⁣

ابْدَأْ بِنَفْسِكَ فَتَصَدَّقْ عَلَيْهَا، فَإِنْ فَضَلَ شَيْءٌ فَلِأَهْلِكَ، فَإِنْ فَضَلَ عَنْ أَهْلِكَ شَيْءٌ فَلِذِي قَرَابَتِكَ⁣

Mulailah dengan menyedekahi dirimu sendiri. Jika ada sisa, sedekahilah keluargamu. Dan jika masih ada sisa lagi berikanlah kepada kerabatmu. [HR. Muslim, no. 997]⁣

Nafkah keluarga juga tetap wajib meski kepala keluarga jatuh miskin, sedangkan nafkah orangtua hanya wajib jika si anak mampu. Dan para Ulama telah sepakat akan wajibnya mendahulukan nafkah anak istri sebelum orangtua. [Nailul Authâr, asy-Syaukani, 6/381]⁣
sumber: cahaya pradaban
IG :
FB : https://www.facebook.com/seaqidah.indo/

03/11/2022

Jangan Menuduh Orang Lain Riya

Faidah dari kajian hadits Arbain An-Nawawi oleh Syaikh Dr. Shalih bin Humaid hafizhahullahu ta’ala di Masjidil Haram pada 20 Dzulqa’dah 1440 H.

Riya’ itu suatu istilah yang digunakan untuk mengukur dan mengevaluasi amalan sendiri, bukan untuk mengukur dan menilai amalan orang lain.

Makhul rahimahullah berkata,
“Aku pernah melihat seorang lelaki yang menangis dalam shalatnya. Aku pun menuduh (keikhlasannya), bahwa dia menangis karena riya’. Akibatnya aku pun tak pernah bisa menangis dalam shalat selama setahun.” (Al-Uqubat libni abi ad-Dunya: 63).”

Sumber: Kajianimamharmain

Jagalah Lisanmu Dari Ghibah Ghibah sebagaimana telah jelas pengertiannya yang terdapat dalam sebuah hadits riwayat Musli...
21/09/2021

Jagalah Lisanmu Dari Ghibah
Ghibah sebagaimana telah jelas pengertiannya yang terdapat dalam sebuah hadits riwayat Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasannya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “’Tahukah kalian apa itu ghibah?’ Lalu sahabat berkata: ‘Allah dan rasulNya yang lebih tahu’. Rasulullah bersabda: ‘Engkau menyebut saudaramu tentang apa yang dia benci’. Beliau ditanya: ‘Bagaimana pendapatmu jika apa yang aku katakan benar tentang saudaraku?’ Rasulullah bersabda: ‘jika engkau menyebutkan tentang kebenaran saudaramu maka sungguh engkau telah ghibah tentang saudaramu dan jika yang engkau katakan yang sebaliknya maka engkau telah menyebutkan kedustaan tentang saudaramu.’” (HR. Muslim no. 2589)

Hukum Ghibah

Ghibah adalah perkara yang diharamkan sebagaimana dalam firman-Nya, Allah telah melarangnya sebagaimana dalam kaidah ushul fikih bahwa lafadz larangan asalnya menghasilkan hukum haram. Di antara dalil larangan ghibah adalah firman Allah ta’ala:
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اجْتَنِبُوْا كَثيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمُ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُم أَنْ يَأكُلَ لَحْمَ أَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُ ۚ وَاتَّقُوْا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوّابٌ رَحيمٌ
“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak prasangka. Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah kamu mencari kesalahan orang lain dan jangan di antara kalian menggunjing sebagian yang lain. Apakah di antara kalian s**a memakan daging saudaranya yang sudah mati? tentu kalian akan merasa jijik. Bertakwalah kalian pada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat : 12)
🌐muslimah.or.id
_________
Follow IG




“Barangsiapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan maka Dia akan memahamkan baginya agama (Islam).” HR Al-Bukhari (no. 2...
15/08/2021

“Barangsiapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan maka Dia akan memahamkan baginya agama (Islam).” HR Al-Bukhari (no. 2948) dan Muslim (no. 1037).⁣

Hadits yang mulia ini menunjukkan agungnya kedudukan ilmu agama dan keutamaan yang besar bagi orang yang mempelajarinya, sehingga Imam an-Nawawi dalam kitabnya Riyadhush Shalihin , pada pembahasan “Keutamaan Ilmu” mencantumkan hadits ini sebagai hadits yang pertama.⁣

Imam an-Nawawi berkata: “Hadits ini menunjukkan keutamaan ilmu (agama) dan keutamaan mempelajarinya, serta anjuran untuk menuntut ilmu.” ⁣

Imam Ibnu Hajar al-‘Asqalaani berkata: “Dalam hadits ini terdapat keterangan yang jelas tentang keutamaan orang-orang yang berilmu di atas semua manusia, dan keutamaan mempelajari ilmu agama di atas ilmu-ilmu lainnya.” ⁣

Mutiara hikmah yang dapat kita petik dari hadits ini adalah:⁣

1. Ilmu yang disebutkan keutamaannya dan dipuji oleh Allah Ta’ala dan Rasul-Nya adalah ilmu agama. ⁣

2. Salah satu ciri utama orang yang akan mendapatkan taufik dan kebaikan dari Allah Ta’ala adalah dengan orang tersebut berusaha mempelajari dan memahami petunjuk Allah Ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam agama Islam. ⁣

3. Orang yang tidak memiliki keinginan untuk mempelajari ilmu agama akan terhalangi untuk mendapatkan kebaikan dari Allah Ta’ala. ⁣

4. Yang dimaksud dengan pemahaman agama dalam hadits ini adalah ilmu/pengetahuan tentang hukum-hukum agama yang mewariskan amalan shaleh, karena ilmu yang tidak dibarengi dengan amalan shaleh bukanlah merupakan ciri kebaikan. ⁣

5. Memahami petunjuk Allah Ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan benar merupakan penuntun bagi manusia untuk mencapai derajat takwa kepada Allah Ta’ala. ⁣

6. Pemahaman yang benar tentang agama Islam hanyalah bersumber dari Allah semata, oleh karena itu hendaknya seorang muslim disamping giat menuntut ilmu, selalu berdoa dan meminta pertolongan kepada Allah Ta’ala agar dianugerahkan pemahaman yang benar dalam agama. --jendelamuslim--

IG :
FB : https://www.facebook.com/seaqidah.indo/

3 INDUK DOSAPertama adalah kesombongan (al kibr). Sifat inilah yang dimiliki oleh Iblis sehingga dia menyimpang ke jalan...
13/08/2021

3 INDUK DOSA
Pertama adalah kesombongan (al kibr). Sifat inilah yang dimiliki oleh Iblis sehingga dia menyimpang ke jalan kesesatan.

Kedua adalah tamak (al hirsh). Sifat inilah yang membuat Adam keluar dari surga.

Ketiga adalah dengki (al hasad). Sifat inilah yang membuat salah satu anak Adam membunuh saudaranya.

Ibnul Qoyyim –rahimahullah- mengatakan, “Barangsiapa yang terbebas dari tiga sifat ini, maka dia akan terlindung dari segala macam kejelekan. Kekafiran itu berasal dari sifat sombong. Maksiat berasal dari sifat tamak. Sikap melampaui batas dan kezholiman berasal dari sifat dengki.” Itulah faedah berharga dari dokter hati, Ibnu Qoyyim Al Jauziyah. Sifat sombong inilah yang membuat iblis tetap dalam kekafirannya. Karena yang namanya sombong kata Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.

Dari ‘Abdullah bin ‘Abbas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.” (HR. Muslim)

Sifat sombong inilah yang membuat seseorang sulit masuk surga yang penuh kelezatan. Dari ‘Abdullah bin Mas’ud, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidak akan masuk surga yaitu orang yang dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar semut kecil.” (HR. Muslim)

SUMBER : Rumaysho.com
Follow IG




Perbanyak membaca Do'a sapu Jagad. Agar dimudahkan segala urusannya dan dijauhkan dari api neraka.---                   ...
06/08/2021

Perbanyak membaca Do'a sapu Jagad. Agar dimudahkan segala urusannya dan dijauhkan dari api neraka.
-
-
-

Diantara dalil-dalil syar’i yang menunjukkan tanda-tanda kebaikan pada seorang hamba tersebut adalah sebagai berikut:1. ...
02/08/2021

Diantara dalil-dalil syar’i yang menunjukkan tanda-tanda kebaikan pada seorang hamba tersebut adalah sebagai berikut:
1. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,
من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين
“Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan memahamkannya dalam urusan agama (Islam).”
(HR. Bukhari nomor 71 dan Muslim nomor 1037)

2. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba, Allah jadikan ia beramal.” Lalu para sahabat bertanya, “Apa yang dimaksud dijadikan dia beramal?” Maka Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dibukakan untuknya amalan shalih sebelum meninggalnya sehingga orang-orang yang berada di sekitarnya ridha kepadanya.”
(HR. Ahmad dan selainnya)
3. Muhammad bin Ka’ab Al-Qurzhi (seorang ulama generasi Tabi’in) rahimahullah berkata:
عن محمد ابن كعـب القرظي رحمه الله تعالى ، قال :
إذا أراد الله تعالى بعبدٍ خيراً
جعــــل فيـه ثـلاث خـــلالٍ :
★ فقه في الدين .
★ وزهادة في الدنيا .
★ وبصيرة بعيوبه .
“Apabila Allah Ta’ala menghendaki kebaikan pada hamba-Nya, niscaya Dia akan memberikan padanya 3 perkara, yaitu:
1. Pemahaman (yang benar) tentang agamanya.
2. Kezuhudan (baca: tidak rakus) terhadap (harta benda) dunia.
3. Pengetahuan tentang kekurangan dirinya.
(Lihat: Hilyatul Auliya’ karya Abu Nu’aim Al-Ashfahani, juz III/213 Dan Syarhus Sunnah, karya Imam Al-Baghawi juz VII/294)
__________
Follow juga

Ikhlas dan Sabar memang berat.. Karena itu yang membuat derajat kita terangkat .Saudaraku sekalian yang mencintai Sunnah...
26/07/2021

Ikhlas dan Sabar memang berat.. Karena itu yang membuat derajat kita terangkat .
Saudaraku sekalian yang mencintai Sunnah dan dicintai oleh Alloh ‘Azza wa Jalla.. Ikhlas dan Sabar, Kunci Atasi Musibah.. Dalam sebuah Hadits Qudsi dengan derajat Hasan, dari sahabat Abu Umamah radhiallahu ‘anhu, Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Allah Ta’ala Berfirman .
يا ابْنَ آدَمَ إِنْ صَبَرْتَ وَاحْتَسَبْتَ عِنْدَ الصَّدْمَةِ الْأُولَى لَمْ أَرْضَ لَكَ ثَوَابًا دُونَ الْجَنَّةِ .
"Hai anak Adam, jika kamu bersabar dan ikhlas saat tertimpa musibah, maka aku tidak akan meridhoi bagimu sebuah pahala kecuali surga" [HR Ibnu Majah 1586] .
Saudaraku.. Tidak ada balasan terbaik kecuali surga, kita semua mengharapkannya, maka ikhlas dan sabar adalah kuncinya
Semoga Alloh beri keikhlasan dan kesabaran dalam setiap musibah yg kita alami, karena Surga adalah ganjaran yg kita nanti
Ustadz Rosyid Abu Rosyidah, M.Ag.
Follow




Pertanyaan :بسم اللّه الرحمن الر حيمالسلام عليكم ورحمة الله وبركاته-Ustadz, apakah kecemburuan istri termasuk bentuk kek...
22/07/2021

Pertanyaan :
بسم اللّه الرحمن الر حيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
-
Ustadz, apakah kecemburuan istri termasuk bentuk kekufuran (kufur pada kebaikan suami) secara mutlak?
Jazākallāhu khayran
Tanya Jawab AISHAH – akademi shalihah
(Disampaikan Oleh Fulanah – SahabatAISHAH)
_
Jawaban :
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
alhamdulillāh wa shalātu wa salāmu ‘alā rasūlillāh.
Pada asalnya, kecemburuan yang timbul dari seorang istri kepada suaminya merupakan satu hal yang dimaklumi, karena begitulah Allah menciptakan mereka dengan perasaan yang lebih besar dari akal, sehingga membawa mereka kepada perasaan cemburu yang sangat.
Imam Nawawi menukilkan perkataan para ulama tentang kecemburuan wanita:
-
الغيرة مُسَامَحٌ لِلنِّسَاءِ فِيهَا لَا عُقُوبَةَ عَلَيْهِنَّ فِيهَا لِمَا جُبِلْنَ عَلَيْهِ مِنْ ذَلِكَ وَلِهَذَا لَمْ تُزْجَرْ عَائِشَةُ عَنْهَا
-
“Cemburu itu hal yang lumrah bagi para wanita, tidak ada hukuman ketika mereka cemburu karena fitrah yang ada pada diri mereka, karena itu Rasulullah ﷺ tidak menegur ‘Aisyah ketika cemburu.”
(Syarh shohih muslim: 15/202)
Namun yang perlu diwasapadai oleh para wanita, jangan sampai kecemburuannya membuat dirinya melawan dan membangkang kepada suaminya, apalagi melanggar syariat Allah, karena suami memiliki hak yang sangat besar atas istrinya. Maka apabila kecemburuannya membuatnya membangkang kepada suami, menuduh suami dengan tuduhan – tuduhan yang buruk maka bisa jadi kecemburuan tersebut berubah menjadi penyebab kekufuran kepada suami.
Wallahu a’lam,
Wabillahit taufiq.
Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Jum’at, 09 Muharram 1441 H / 09 September 2019 M
Referensi: https://bimbinganislam.com/apakah-cemburu-dari-istri-termasuk-kufur-pada-kebaikan-suami/c
Instagram

Address

Batam

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Seaqidah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category