09/08/2025
Berikut beberapa kebiasaan anak di usia balita yang jarang diketahui oleh ibu-ibu:
*Kebiasaan yang Berkaitan dengan Perkembangan*
1. *Mengulangi kata-kata*: Anak balita sering mengulangi kata-kata yang mereka dengar untuk memperkuat memori dan kemampuan bahasa.
2. *Mencari perhatian*: Anak balita sering mencari perhatian dari orang dewasa dengan berbagai cara, seperti menangis, merengek, atau melakukan hal-hal yang tidak biasa.
3. *Mengembangkan kemampuan motorik*: Anak balita sering melakukan aktivitas yang membutuhkan kemampuan motorik, seperti berlari, melompat, atau memainkan mainan.
*Kebiasaan yang Berkaitan dengan Emosi*
1. *Mengungkapkan emosi dengan cara yang unik*: Anak balita sering mengungkapkan emosi mereka dengan cara yang unik, seperti menangis, merengek, atau melakukan hal-hal yang tidak biasa.
2. *Mengalami perubahan emosi yang cepat*: Anak balita sering mengalami perubahan emosi yang cepat, seperti berubah dari bahagia menjadi sedih dalam waktu singkat.
3. *Mengembangkan kemampuan empati*: Anak balita sering mengembangkan kemampuan empati dengan memahami perasaan orang lain.
*Kebiasaan yang Berkaitan dengan Kognitif*
1. *Mengembangkan kemampuan memori*: Anak balita sering mengembangkan kemampuan memori dengan mengingat hal-hal yang mereka lihat atau dengar.
2. *Mengembangkan kemampuan problem-solving*: Anak balita sering mengembangkan kemampuan problem-solving dengan mencari solusi untuk masalah yang mereka hadapi.
3. *Mengembangkan kemampuan berpikir kritis*: Anak balita sering mengembangkan kemampuan berpikir kritis dengan mempertanyakan hal-hal yang mereka lihat atau dengar.
*Kebiasaan yang Berkaitan dengan Sosial*
1. *Mengembangkan kemampuan berinteraksi*: Anak balita sering mengembangkan kemampuan berinteraksi dengan orang lain, seperti berbicara, bermain, atau berbagi.
2. *Mengembangkan kemampuan bekerja sama*: Anak balita sering mengembangkan kemampuan bekerja sama dengan orang lain, seperti bermain bersama atau melakukan aktivitas bersama.
3. *Mengembangkan kemampuan memahami norma sosial*: Anak balita sering mengembangkan kemampuan memahami norma sosial, seperti memahami aturan atau norma yang berlaku di masyarakat.