08/10/2025
**Gembira adalah Obat**
Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang pemuda bernama Akhi Arbain. Akhi dikenal sebagai pribadi yang ceria dan selalu membawa tawa ke mana pun ia pergi. Meski hidupnya sederhana, hatinya kaya akan kebahagiaan.
Suatu hari, Akhi mendengar kabar bahwa Pak Hasan, tetangga sebelahnya, sedang sakit berat. Wajah Pak Hasan tampak suram dan lesu. Akhi merasa terpanggil untuk membantu.
"Pak Hasan, hari ini saya datang membawa sesuatu yang istimewa untuk Bapak," kata Akhi sambil tersenyum lebar.
"Apa itu, Nak?" tanya Pak Hasan dengan suara lemah.
"Ini adalah obat yang ampuh, yaitu *gembira*. Saat kita bahagia, tubuh menjadi lebih sehat. Mari kita bahagia bersama!" jawab Akhi dengan semangat.
Dengan penuh perhatian, Akhi mulai cerita lucu dan kisah-kisah menyenangkan. Ia ajak Pak Hasan tertawa, bernyanyi, bahkan bermain sedikit. Hari-hari berikutnya, Akhi rutin datang, selalu membawa keceriaan.
Lambat laun, wajah Pak Hasan mulai cerah kembali. Energinya kembali pulih, dan penyakitnya terasa makin ringan. Penduduk desa pun heran, "Apa rahasianya Pak Hasan bisa sembuh seperti itu?"
Pak Hasan tersenyum, "Rahasianya adalah gembira. Ternyata, gembira memang benar-benar obat yang tak ternilai."
Sejak saat itu, Akhi semakin yakin bahwa kebahagiaan adalah obat bagi jiwa dan raga. Ia bertekad untuk selalu menebar kegembiraan, sebab dengan gembira, hidup menjadi ringan dan penuh harapan.