Muhibbin Ulama

Muhibbin Ulama semoga bermanfaat buat kita semua 🌹

Gubes cilongok ❤️🤲
08/03/2026

Gubes cilongok ❤️🤲

Syaikh Yasin al-Fadani itu mempunyai toko kelontong. Saat barang-barang datang, beliau sendiri yang mengangkat, tidak me...
15/02/2026

Syaikh Yasin al-Fadani itu mempunyai toko kelontong. Saat barang-barang datang, beliau sendiri yang mengangkat, tidak menyuruh orang lain.

Begitulah teladan beliau yang dikisahkan KH. Ali Mas'adi kepada kami. Meskipun namanya sudah masyhur, namun beliau tidak mau merepotkan orang lain, hatta murid-muridnya sendiri.

KYAI MATA API.Kisah kramat  Wali Wali Allah Kiai Abdurrahman adalah guru dari Ayah Gus Miek, KH. Jazuli Usman (pendiri p...
14/02/2026

KYAI MATA API.

Kisah kramat Wali Wali Allah

Kiai Abdurrahman adalah guru dari Ayah Gus Miek, KH. Jazuli Usman (pendiri pesantren Ploso Kediri), juga guru dari KH. Abdul Kholiq bin KH. Hasyim Asy’ari.

Kiai Abdurrahman semasa hidupnya memangku pondok di Sekarputih Nganjuk. Beliau adalah kiai sakti mandraguna dan alim.
Kealimannya terbukti beliau adalah pentashih kitab karya Kiai Ihsan Jampes Kediri, yakni kitab Sirajut Thalibin syarah dari kitab Minhajul-‘Abidin karya Imam al-Ghazali.

Kesaktiannya antara lain beliau dikenal dengan sebutan Kiai Condromowo,

“Condromowo kuwi opo seng disawang rodok suwi, iso kobong. Mulane kitabe Mbah Durohman gosong kabeh, padahal wes diobat abetne nek ngaji.”

Maksudnya, saat melihat kertas agak lama, maka kertas itu terbakar. Maka bila beliau membaca, kitabnya agak digerakkan pelan-pelan agar tidak terbakar, sekalipun demikian, kitabnya masih gosong.

Putra Kiai Abdurrahman adalah Mbah Kiai Hakim, mursyid Tarekat Syadziliyah.
Mbah Kiai Hakim yang dulu biasa dikunjungi Gus Dur ini bisa disebut kiai nyentrik (nyleneh). Dua hal yang saya lihat sendiri kenyentrikannya.

Saat saya masih bujang, pernah sowan dengan mengajak teman yang anggota Hizbut Tahrir. Setelah salaman (jabat tangan), beliau langsung berucap,

“Ayo, aku kamu tes (uji) hadis apapun, aku akan hapal. Entah sindiran ini ditujukan ke siapa, tapi mungkin kepada……… . Yang jelas niat saya hanya ingin minta amalan.
Lalu saat saya minta amalan, beliau malah bilang,

“Datangi Kiai Fulan di daerah Bagor Sana. Dia ahli pencak dan amalan.”
Akhirnya saya pamit lalu mencari Kiai Fulan tersebut.

2. Saat acara reuni keluarga besar di Nganjuk, yang saat itu Kiai Faqih Langitan juga rawuh. Di akhir acara, pembawa acara menyampaikan bahwa doa akan dipimpin Kiai Faqih, Kiai Hakim dan beberapa kiai lain yang saya lupa namanya.

Kiai Hakim saat diberi mikrofon sontak bilang, “Sudah, saya saja yang berdoa.”

Lalu beliau berdoa dengan bahasa Jawa dan Indonesia. Setelah itu tidak ada doa lagi. Untuk semua kiai yang mulia di atas, Alfatihah….

Beberapa waktu lalu, saya ziarah ke makam leluhur di Cepoko Nganjuk. Di makam itu banyak kiai yang disemayamkan, antara lain adalah Kiai Muhtar dan Kiai Abdurrahman.
1. Mbah Kiai Muhtar adalah putra Kiai Ali Imron (pendiri Pondok Mojosari Nganjuk).
Kiai Muhtar ini menantu Bupati Pertama Berbek yakni KRT. Sosrokoesoemo I atau sering dipanggil dengan sebutan Kanjeng Djimat.
Mbah Kiai Muhtar mempunyai anak lelaki bernama Kiai Imam Asyraf.
Mbah Imam Asyraf mempunyai putri bernama Mbah Raden Khodijah yang selanjutnya dinikahkan dengan Kiai Hamid Chasbullah (adik KH. Wahab Chasbullah) Tambakberas Jombang.

Mbah Hakim dan Gus Dur.

K.H. TB. Ahmad Bakri As-Sampuri Al-Falaridi Al-Jawi (MAMA SEMPUR)Nama lengkap Mama Sempur berikut gelarnya adalah Al-‘Aa...
14/02/2026

K.H. TB. Ahmad Bakri As-Sampuri Al-Falaridi Al-Jawi (MAMA SEMPUR)

Nama lengkap Mama Sempur berikut gelarnya adalah Al-‘Aalim Al-‘Allaamah Al-Faqiih Ash-Shuufi Asy-Syaikh Al-Haajji Tubagus Ahmad Bakri bin Tubagus Sayida as-Sampuri al-Faliridi al-Jawi asy-Syafi’i. Nama lain dari Mama Sempur adalah Mama Ahmad Bakri, Mama Bakri, Mama Sempur, Mbah Sempur atau Syekh Sempur.
Mama Sempur dilahirkan di Citeko, Plered yang pada saat itu termasuk wilayah Kacutakan Gandasoli, Kabupaten Cianjur, Karesiden Priangan, Hindia Belanda pada tahun 1255 Hijriyah atau 1839 Masehi. Ayahnya bernama Syekh Hajji Tubagus Sayyida bin Tubagus Arsyad al-Bantani dan ibunya bernama Hajjah Ummi serta kakeknya bernama Syekh Tubagus Arsyad al-Bantani. Nama nisbah Mama Sempur adalah As-Sampuri al-Faliridi al-Jawi asy-Syafi’i.
Mama Sempur wafat di Sempur, pada hari Senin tanggal 27 bulan Dzulqaidah tahun 1395 Hijriyah atau pada hari Senin tanggal 01 bulan Desember tahun 1975 Masehi pada usia ± 140 tahun (berdasarkan Hijiriyah) atau pada usia ± 136 tahun (berdasarkan Masehi) dan dimakamkan di Sempur, Plered, Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia.
Guru Mama Sempur yang paling utama adalah Al-Imaam Al-‘Allaamah Asy-Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Jawi al-Bantani at-Tanari asy-Syafi’i. Bidang ilmu yang Mama Sempur paling minati adalah Ilmu Tauhid, Fiqih, Tasawuf, Nahwu, Sharaf, Hadits dan Tafsir. Beliay bermazhab Syafi’i

Silsilah lengkap Mama Sempur
Berdasarkan salah satu karya Mama Sempur yang berjudul Tanbihul Muftarin (halaman 22), silsilah dari ayahnya sampai kepada Rasulullah ﷺ melalui jalur Kesultanan Banten dari Dinasti Azmatkhan. Silsilah lengkapnya adalah sebagai berikut:

1) Syekh Tubagus Ahmad Bakri as-Sampuri bin
2) Syekh Tubagus Sayida bin
3) Syekh Tubagus Hasan Arsyad al-Bantani bin
4) Maulana Muhammad Mukhtar al-Bantani bin
5) Sultan Abu al-Fath Abdul Fattah (Sultan Ageng Tirtayasa) bin
6) Sultan Abu al-Ma’ali Ahmad bin
7) Sultan Abdul Mafakhir Mahmud Abdulqadir bin
8) Sultan Maulana Muhammad Nashruddin bin
9) Sultan Maulana Yusuf bin
10) Sultan Maulana Hasanuddin bin
11) Sultan Maulana Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) bin
12) Sultan Syarif Abdullah Umdatuddin Azmatkhan bin
13) Sultan Syarif Ali Nurul Alam Azmatkhan bin
14) Jamaluddin Akbar al-Husaini bin
15) Maulana Ahmad Syah Jalaluddin bin
16) Maulana Abdullah Azmatkhan bin
17) Sultan Abdul Malik Azmatkhan bin
18) Sayyid Alwi bin
19) Sayyid Muhammad Shohib Mirbath bin
20) Sayyid Ali Khali Qasam bin
21) Sayyid Alwi bin
22) Sayyid Muhammad bin
23) Sayyid Alwi bin
24) Sayyid Ubaidillah bin
25) Imam al-Muhajir ilallah Ahmad bin
26) Sayyid Isa an-Naqib bin
27) Sayyid Muhammad an-Naqib bin
28) Sayyid Ali al-‘Uraidli bin
29) Imam Ja’far ash-Shadiq bin
30) Imam Muhammad al-Baqir bin
31) Imam Ali Zainal Abidin bin
32) Sayyidina Husain bin
33) Sayyidatina Fatimah az-Zahra binti
34) Rasulullah ﷺ

Dawuh ulama tasawuf.sakumaha beresih na dohir rapihna fikih. Tapi teu ngurusanan Hatemah tetep najis lamun hatena Aya du...
14/02/2026

Dawuh ulama tasawuf.sakumaha beresih na dohir rapihna fikih. Tapi teu ngurusanan Hatemah tetep najis lamun hatena Aya dunya an di bawa KA masjid... masyaallah 😢

Fakta Karomah Abuya Syar'i Ciomas Banten yang memiliki kesaktian memindahkan gunung dan punya hewan reptil besar.Abu Joe...
14/02/2026

Fakta Karomah Abuya Syar'i Ciomas Banten yang memiliki kesaktian memindahkan gunung dan punya hewan reptil besar.

Abu Joe Tubagus Ahmad shareit Ciomas Banten atau Abuya Syar'i adalah sosok ulama yang saat ini paling diakui keberadaannya sebagai himayah atau paku di tanah Banten.

Pesantren beliau berada di daerah Ciomas yang jumlahnya tak lebih dari dua puluh orang saja.

Sebab untuk bergabung menjadi santri di pesantren nya hanya orang-orang pilihan yang diizinkan dan direstui langsung oleh Beliau.

Semua santri tersebut tak pandang bulu dan kemampuannya. Asalkan sudah diizinkan oleh Beliau maka ia boleh bergabung dan bermukim di pesantrennya.

Banyak santri-santrinya yang secara langsung menyaksikan kejadian aneh selama bermukim bersama Abuya.

1. Munculnya reptil yang sangat besar.
Dikisahkan oleh salah satu santrinya suatu hari ada tamu sowan ke rumah Abuya Syar'i.

Tamu itu datang jauh-jauh dari Malaysia hanya untuk mencari seekor tokek yang nantinya untuk diolah menjadi obat.
Setelah usai perbincangan dengan tamunya, Abuya Syar'i bergegas mengambil hewan yang dipinta itu untuk diperlihatkan kepada tamu tersebut. Tanpa menunggu waktu lama, Abuya Syar'i datang kembali ke hadapan tamu tersebut. Namun tamu itu menjadi bingung karena Abah kembali dengan tangan kosong alias ditangannya tidak membawa apapun.
Tiba-tiba perhatiannya teralihkan oleh sosok reptil yang sangat besar yang muncul mengikuti arah jalannya Abuya Syar'i.
Beliau berkata kepada si tamu tadi 'nah ini tokeknya' yang ternyata reptil besar tersebut adalah seekor tokek yang akan diberikan Abuya Syar'i kepadanya. Sontak saja tamu itu pun kaget dan tak berani membawa p**ang reptil raksasa itu.

2. Dua gunung di belakang rumah Abuya syar'i. Konon dahulu Gunung ini bukan terletak pada posisi saat ini karena Abuya syar'il sendiri yang memindahkannya. Sehingga sekarang persis terlihat dari belakang rumah Aulia salin bahwa gunung inilah yang sering dijadikan teori belajar oleh Beliau kepada santri-santrinya. Sebab di pondok beliau yang dikaji adalah ilmu alam seperti matahari, bulan, pegunungan, dan lain semacamnya.

Beliau berkata bahwa 'Tujuan diciptakannya alam semesta adalah sebagai petunjuk dari Allah kepada hambaNya agar bisa lebih mengenal siapa Tuhan kita sebenarnya."

Misteri yang Sampai detik ini belum terungkap pada gunung ini adalah para pendaki yang berjalan ke puncak gunung tiap orangnya akan sampai di Puncak dengan jangka waktu yang berbeda-beda. Diantaranya, ada yang semalaman, ada yang dua hari, bahkan ada yang satu minggu orang itu baru sampai di puncak gunung.
Semuanya terjadi atas kehendak Allah meski sampai detik ini belum terungkap kenapa bisa terjadi hal demikian.

Itulah yang dapat diangkat dari kisah Abuya Syar'i. Sebenarnya masih sangat banyak kejadian-kejadian luar biasa yang disaksikan langsung oleh santri-santri Abuya Syar'i.

Dari kisah ini mari kita ambil hikmah dan pelajarannya bahwa untuk seorang Arif Billah akan dipilih oleh Allah untuk menunjukkan kekuasaannya. Salah satunya melalui ke rumah yang dianugerahkan kepada para auliyaillah atau para wali-wali Allah yang alim yang sholeh.

KH Muhammad Zaini Abdul Ghani, lebih dikenal sebagai Guru Sekumpul, adalah seorang ulama karismatik dari Martapura, Kali...
13/02/2026

KH Muhammad Zaini Abdul Ghani, lebih dikenal sebagai Guru Sekumpul, adalah seorang ulama karismatik dari Martapura, Kalimantan Selatan. Beliau lahir pada 11 Februari 1942 dan wafat pada 10 Agustus 2005.

Biografi Singkat:

- Nama lahir: Ahmad Qusyairi
- Nama dewasa: Muhammad Zaini
- Gelar: Guru Sekumpul, Abah Guru, dan lain-lain
- Keturunan: ke-8 dari Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari

Pendidikan dan Karir:

- Belajar di Pondok Pesantren Darussalam, Martapura (1949-1961)
- Mengajar di Pondok Pesantren Darussalam
- Mendirikan pesantren di Sekumpul, Martapura
- Aktif berdakwah dan memiliki banyak pengikut

Karya dan Pengaruh:

- Menulis beberapa kitab, seperti Risalah Mu'awanah dan Manaqib Asy-Syekh As-Sayyid Muhammad bin Abdul Karim Al-Qadiri Al-Hasani As-Samman Al-Madani
- Membangun Mushala ar-Raudhah sebagai pusat kegiatan dakwah
- Mempengaruhi banyak orang dengan metode dakwah yang santun dan penuh hikmah

Guru Sekumpul dikenal sebagai ulama yang karismatik dan memiliki banyak pengikut. Beliau wafat pada 10 Agustus 2005, namun pengaruhnya masih dirasakan hingga saat ini. 🥰

KH Nurul Huda Djazuli, Pengasuh tertinggi Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri, Jawa Timur, akhirnya dapat melakukan...
13/02/2026

KH Nurul Huda Djazuli, Pengasuh tertinggi Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri, Jawa Timur, akhirnya dapat melakukan perjalanan spritual di Uzbekistan untuk ziarah ke makam Imam al-Bukhari, sang ahli hadits.

KH Nurul Huda Djazuli tiba di Uzbekistan untuk ziarah ke makam Imam al-Bukhari, Sabtu (7/2/2026). Perjalanan ini bukan sekadar perpindahan raga, tetapi perjalanan ruh yang dipanggil oleh ilmu. Itulah yang dirasakan banyak santri dan pecinta hadits ketika mendengar kabar ziarah KH Nurul Huda Ḏjazuli Ploso ke makam Imam al-Bukhari.

"Bukan perjalanan biasa. Bukan p**a sekadar wisata religi. Ini adalah panggilan keilmuan—panggilan dari sanad, dari istiqamah, dari pengabdian yang panjang dan sunyi,"

KH Nurul Huda Djazuli selama ini diketahui sangat berkeinginan kuat untuk ziarah ke makam sang Muhaddits Imam Bukhori. Apalagi sangat jarang masyarakat Indonesia mendapat kesempatan ziarah ke makam Imam al-Bukhari.

Namun, selama puluhan tahun KH Nurul Huda Ḏjazuli dengan penuh kesabaran dan keikhlasan telah mengajarkan Shahih al-Bukhari di Pondok Pesantren al-Falah Ploso, Kediri. Bukan sekali dua kali, tetapi KH Nurul Huda sudah menghatamkan Kitab Bukhari sebanyak 45 kali. Maka tak heran apabila KH Nurul Huda Djazuli sangat berkeinginan kuat untuk ziarah ke makam Imam al-Bukhari.

Dibere leuwih ku gusti eta tea keur di uji, dibere ka susah eta oge sarua keur di uji, neupi ka urang paham naon hartina...
13/02/2026

Dibere leuwih ku gusti eta tea keur di uji, dibere ka susah eta oge sarua keur di uji, neupi ka urang paham naon hartina cukup.
~ Almaghfurlah Abuya Uci Turtusi ~

13/02/2026

Satu satunya hewan yang di ijabah do'a nya pada saat itu. ‼️‼️

𝐊𝐢𝐬𝐚𝐡 𝐖𝐚𝐣𝐚𝐡 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐢𝐫𝐢𝐩 𝐃𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐍𝐀𝐁𝐈Habib Ali Al jufri berkata : jika engkau inginmelihat akhlak nabi maka lihatlah habib ...
13/02/2026

𝐊𝐢𝐬𝐚𝐡 𝐖𝐚𝐣𝐚𝐡 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐢𝐫𝐢𝐩 𝐃𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐍𝐀𝐁𝐈

Habib Ali Al jufri berkata : jika engkau ingin
melihat akhlak nabi maka lihatlah habib Umar bin Hafidz

Al habib umar bin hafidz berkata : jika engkau
ingin melihat wajah nabi.maka lihatlah habib Ali al
jufri.wajahnya mirip dengan nabi

Wallahu` alam

masyaallah allahumma sholli ala sayyidina muhammad🥰🤲🏻

Almagfurlah Abuya Uci Turtusi Bersama  Habib Umar Al Hadad ,Masya Allah❤️
13/02/2026

Almagfurlah Abuya Uci Turtusi Bersama Habib Umar Al Hadad ,Masya Allah❤️

Address

Cikarang Pusat Bekasi
Bekasi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Muhibbin Ulama posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share