05/11/2025
Brata Yudhistira Super Executive
Tidak ada sesuatu yang terlalu istimewa dari bus Jogja ke Cileungsi PP yang baru² ini saya tumpangi, kecuali menu makannya - sate Subali - yang terbilang oke ketimbang bus lain yang sejalur dengannya.
Tapi harus diakui kursi kelas super executive-nya, dengan formasi 2-1, cukup jumbo. Kapasitas penumpangnya 23 orang. Berarti ruang antar kursi cukup lega.
Tidak ada charger smartphone di setiap kursinya, tapi kamu dapat fasilitas legrest. Jadi cukup oke.
Harga tiketnya? Hmmm ... Rp 270ribu/orang untuk kursi single, dan Rp 240ribu/orang untuk kursi double. Bisa lebih murah kalau kamu beli tiketnya di Redbus.
Oh ya, bodi bus yang saya naiki (nomor lambung BY 004) merupakan unit keluaran 2017, dan bekas unit pariwisata. Sudah cukup tua, namun sepertinya terawat dengan baik, dalam arti cukup nyaman dari perspektif penumpang.
Kekurangannya: tidak ada sekat yang memisahkan kabin penumpang dan area pengemudi/helper, jadi kalau kebetulan kru bus merokok, dipastikan baunya bakal menyeruak di kursi penumpang baris depan.
Durasi perjalanan ditempuh 14 jam. Cukup lama, tapi masih bisa ditolerir karena bus sempat terjebak macet di Tol Cipali, karena ada kecelakaan lalu lintas.
Apakah harganya sepadan dengan layanannya? Saya terus terang kesulitan menjawabnya. Ada beberapa pilihan bus dengan fasilitas yang lebih baik, dengan harga yang tidak jauh berbeda.
Sebutlah Gunung Harta atau Rosalia Indah, misalnya. Keduanya memberikan fasilitas port charger di setiap kursi, walaupun layanan makannya masih kalah oleh Brata Yudhistura.
Di luar hal minor itu, layanan Brata Yudhistira yang saya naiki terbilang standar. Layaknya PO bus lain yang beroperasi di jalur yang sama. Tidak ada yang sangat-sangat spesial walaupun ada label Super Executive di bus yang saya naiki.
Tapi kalau kamu pengin mencicipi layanan makan yang beda, dengan catatan kamu membeli tiket bus di rute yang berangkat dari Jogja, bolehlah dicoba.