25/11/2019
Yah, jujur dulu aku selalu marah kepadamu ketika aku dilarang dekat dengan orang yang kusuka. Aku tak pernah memahami alasan Ayah yang sebenarnya.
Banyak pria yang memilih mundur untuk mendekatiku karena takut berhadapan denganmu? Mereka takut kena omelan Ayah karena ingin mengajakku pergi berdua.
Pikiran ini mau tak mau menyelinap di kepalaku. Mungkinkah aku tidak akan pernah mendapatkan pasangan jika Ayah terus bersikap seperti itu?
Hingga akhirnya ada satu pria datang kembali dalam hidupku. Meski aku juga telah lama menyimpan rasa untuknya, tapi aku tak yakin dia mampu meluluhkanmu.
Namun nyatanya, apa yang kutakutkan tak pernah terjadi. Pria ini dengan mudah mengambil hatimu. Hanya kepadanya, Ayah tak lagi bersikap keras seperti dulu.
Dan hari yang kutunggu-tunggu pun tiba. Ia datang menemui Ayah, menyampaikan niatnya untuk menjadikanku pendamping hidupnya.
Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku melihat Ayah terharu saat menerima lamaran priaku ini.
Dari sini aku tahu, kalau dulu Ayah bukannya ingin menjauhkanku dari semua pria. Namun ingin melihatku mendapat pria yang terbaik di waktu yang tepat nantinya
Note : satu hal yang tak akan pernah kulupa adalah ketika Ayah menitikkan air mata saat menikahkanku dengan pria pilihanku ini. Aku sayang Ayah dan akan selalu menjadi putri kecilmu yang manja.
@ Bentiring Permai, Muara Bangkahulu, Bengkulu