06/06/2026
Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital, media pembelajaran memiliki peran yang semakin penting dalam proses pendidikan tinggi. Bagi Tutor Universitas Terbuka, media bukan sekadar alat bantu mengajar, melainkan sarana strategis untuk membangun pemahaman, karakter, dan kesadaran kebangsaan mahasiswa, khususnya dalam Mata Kuliah Pancasila.
Dr. Christian Bagoes Prasetyo, SH., M.Kn., Tutor Mata Kuliah Pancasila Universitas Terbuka, menilai bahwa tantangan pendidikan saat ini bukan hanya menyampaikan materi, tetapi juga memastikan nilai-nilai Pancasila dapat dipahami secara kontekstual oleh generasi muda yang hidup di era digital.
“Mahasiswa saat ini tumbuh dalam lingkungan yang sangat dekat dengan media digital. Karena itu, proses pembelajaran Pancasila harus mampu memanfaatkan media sebagai jembatan komunikasi yang efektif agar nilai-nilai kebangsaan tetap relevan dan mudah dipahami,” ujarnya.
Media pembelajaran yang digunakan dalam tutorial tidak lagi terbatas pada modul cetak. Berbagai platform digital, video edukasi, infografis, diskusi daring, hingga media sosial kini menjadi bagian dari strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan partisipatif. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menghafal sila-sila Pancasila, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan berbagai persoalan sosial, hukum, ekonomi, dan budaya yang mereka hadapi sehari-hari.
Selengkapnya
https://kabarmustika.com/pendidikan/7452/media-sebagai-jembatan-pembelajaran-pancasila-di-era-digital/
Peran Tutor Universitas Terbuka dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Pembelajaran yang Adaptif dan Humanis Rembang– Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital, media pembelajaran memiliki peran yang semakin penting dalam proses pendidikan tinggi. Bagi Tuto...