25/04/2026
Pemuda Diduga Tenggelam di Air Terjun Tembok Barak, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Singaraja – Seorang pemuda dilaporkan diduga tenggelam saat berenang di kawasan wisata Air Terjun Tembok Barak, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Sabtu (25/4/2026) petang. Peristiwa ini langsung memicu respons cepat petugas gabungan bersama warga setempat yang hingga kini masih melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Ardian Putra Wardana (22), warga Desa Sidoarum, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia datang ke lokasi bersama enam rekannya untuk berwisata sekaligus berenang di kawasan air terjun yang dikenal memiliki arus cukup deras.
Kronologi kejadian bermula saat rombongan tiba sekitar pukul 17.00 Wita. Tanpa menunggu lama, korban bersama tiga rekannya langsung turun ke air. Namun sekitar pukul 17.30 Wita, korban diduga bergerak ke tengah dan terseret arus.
Salah satu saksi, Faldi, mengatakan dirinya bersama seorang rekannya sempat berupaya memberikan pertolongan saat melihat korban kesulitan mengendalikan diri di air. Upaya pertama dilakukan dengan mendorong korban ke arah pinggir.
“Sempat dibawa ke pinggir di sebelah kanan, rencananya agar bisa mencengkeram batu. Tapi korban kembali terbawa arus,” ujarnya.
Upaya penyelamatan terus dilakukan. Faldi bahkan sempat menyelam untuk mendorong tubuh korban ke permukaan. Namun derasnya arus dan kondisi fisik yang mulai melemah membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Kami coba tolong pakai bambu, sempat menyelam juga untuk dorong ke atas. Tapi karena tenaga sudah tidak ada, kami tidak bisa,” imbuhnya.
Dari keterangan saksi, korban diketahui baru beberapa bulan berada di wilayah Buleleng untuk bekerja. Kunjungan ke Air Terjun Tembok Barak tersebut merupakan pengalaman pertamanya.
“Kalau kami sudah sering ke sini. Korban baru pertama kali, kami tidak tahu kalau dia tidak bisa berenang,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Buleleng, Dinas Pemadam Kebakaran, Kepolisian, serta relawan. Petugas memfokuskan pencarian di titik terakhir korban terlihat, dengan mempertimbangkan kondisi arus dan kedalaman air di kawasan tersebut.