KlikSulsel.id

  • Home
  • KlikSulsel.id

KlikSulsel.id Layanan Berita dan Media Online yang menyajikan Informasi/Berita & Promosi/Iklan serta Pemasaran

Elegi untuk Hutan dan Alam Yang Rusak Oleh Tambang Ilegal Di lereng bukit yang dahulu hijau,angin pernah membawa wangi d...
13/05/2026

Elegi untuk Hutan dan Alam Yang Rusak Oleh Tambang Ilegal

Di lereng bukit yang dahulu hijau,
angin pernah membawa wangi damar dan tanah basah.

Burung-burung bernyanyi dari pucuk-pucuk pagi, dan sungai mengalir jernih
seperti doa panjang para leluhur.

Namun suatu hari pada malam itu,
datang suara besi menggeram dari perut hutan.

Lampu-lampu asing menikam gelap,
rantai-rantai baja mencabik akar,
dan tanah dipaksa membuka luka
demi segenggam emas yang tak pernah kenyang.

Anak-anak desa terbangun oleh debu.
Air sungai berubah warna,
keruh seperti mata ibu-ibu
yang kehilangan sawah dan mata air.

Ikan-ikan terapung diam,
sementara batu-batu gunung runtuh perlahan
menjadi liang keserakahan.

Di jalan berlumpur itu,
truk-truk melintas tanpa rasa bersalah.
Mereka membawa isi bumi pergi jauh,
meninggalkan lubang-lubang menganga
seperti kuburan bagi masa depan.
Dan hutan—yang selama ratusan tahun menjaga hujan—kini tinggal tunggul dan sunyi.

Tak ada lagi nyanyian rangkong,
tak ada lagi jejak rusa di tanah basah.
Yang tersisa hanya bau solar,
air beracun,
serta langit yang kehilangan warna birunya.

Kami, Front Lingkungan Hidup,
berdiri di antara reruntuhan ini
bukan untuk menangisi bumi semata,
tetapi untuk berseru:
Bahwa tanah bukan warisan untuk dirampas.

Bahwa sungai bukan tempat membuang kerakusan.

Bahwa hutan bukan angka di atas meja kuasa.

Karena bila gunung dan bukit terakhir runtuh, dan mata air terakhir mengering,
manusia akan sadar
uang tak dapat ditanam menjadi pohon,
emas tak dapat diminum saat haus,
dan kekayaan tak mampu membeli kembali
udara yang telah mati.

Kepada Tuan Tuan Perusak Lingkungan, dengarlah—
bumi sedang berbicara lewat banjir, longsor, dan panas yang membakar musim.

Ia tidak meminta belas kasihan,
ia hanya menuntut manusia
untuk berhenti menjadi predator
di rumahnya sendiri.

Aisyah Afiqah Siswi SMPN 1 Bulukumba Ukir Prestasi Lewat Sayembara Cipta Puisi Nasional 2026Pagi itu, langit di atas lap...
12/05/2026

Aisyah Afiqah Siswi SMPN 1 Bulukumba Ukir Prestasi Lewat Sayembara Cipta Puisi Nasional 2026

Pagi itu, langit di atas lapangan SMP Negeri 1 Bulukumba tampak lebih cerah dari biasanya. Derap langkah para siswa yang berbaris rapi dalam upacara bendera Senin pagi seolah menyimpan satu kabar besar yang siap diumumkan.

Di tengah suasana khidmat itu, nama seorang siswi dipanggil ke depan. Tepuk tangan bergemuruh. Ribuan mata memandang penuh bangga.

Sosok itu adalah Aisyah Afiqah, remaja muda yang baru saja menorehkan prestasi gemilang di panggung sastra nasional.

Baca di:
https://kliksulsel.web.id/breaking-news/aisyah-afiqah-siswi-smpn-1-bulukumba-ukir-prestasi-nasional-lewat-sayembara-cipta-puisi-nasional-2026/

Bulukumba, Tepatnya Senin pagi, 11 Mei 2026, matahari menggantung hangat di langit Bulukumba. Di sudut Jalan Poros BTN I...
11/05/2026

Bulukumba, Tepatnya Senin pagi, 11 Mei 2026, matahari menggantung hangat di langit Bulukumba. Di sudut Jalan Poros BTN I, tepat di sebelah kiri sebelum Kantor Dinas Kesehatan Bulukumba, suasana berbeda tampak hidup sejak pagi hari.

Kursi-kursi kayu mulai terisi, percakapan kecil saling bersahutan, sementara aroma kopi dan hidangan hangat mengalir pelan bersama angin.

Hari itu, Warkop NR resmi membuka pintunya untuk pertama kali.
Tak ada kemewahan berlebihan.

Hanya ruang sederhana dengan halaman terbuka, meja-meja panjang yang dipenuhi sajian, dan wajah-wajah yang datang membawa rasa penasaran sekaligus kehangatan.

Namun justru dari kesederhanaan itulah suasana terasa akrab. Pengunjung berdatangan silih berganti. Ada yang datang bersama rekan kerja, ada p**a yang sekadar singgah karena mendengar kabar tentang warkop baru yang mulai ramai diperbincangkan warga.

Di sudut halaman, beberapa tamu tampak larut dalam obrolan santai. Gelak tawa sesekali pecah, memantul di dinding-dinding bata yang mengelilingi tempat itu.

Sementara di meja penyajian, cangkir dan wadah makanan terus berganti tangan, menjadi penanda bahwa hari pertama Warkop NR bukan sekadar pembukaan usaha, melainkan ruang baru bagi orang-orang untuk bertemu.

Baca di:
https://kliksulsel.web.id/breaking-news/aroma-kopi-dan-riuh-kebersamaan-warnai-grand-opening-warkop-nr-di-bulukumba/

Warkop NR Hadir di Bulukumba, Tawarkan Hangatnya Kopi dan Ruang SilaturahmiBULUKUMBA:  11 Mei 2026 — Aroma kopi yang men...
11/05/2026

Warkop NR Hadir di Bulukumba, Tawarkan Hangatnya Kopi dan Ruang Silaturahmi

BULUKUMBA: 11 Mei 2026 — Aroma kopi yang mengepul pelan menyambut siapa saja yang melangkah masuk ke Warkop NR Bulukumba, Senin pagi (11/05/2026). Di tengah denyut aktivitas kota yang terus bergerak, sebuah ruang sederhana hadir membawa suasana hangat dan tempat orang-orang datang bukan hanya untuk menikmati kopi, tetapi juga untuk merawat kebersamaan.

Sejak pukul 10.00 Wita, warga dari berbagai kalangan mulai berdatangan memadati lokasi grand opening Warkop NR yang berada di Jalan Poros BTN I, sebelah kiri sebelum Kantor Dinas Kesehatan Bulukumba. Letaknya yang strategis membuat warung kopi ini mudah dijangkau masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Di bawah langit Bulukumba yang teduh, percakapan mengalir ringan di antara para pengunjung. Tawa pecah di sudut-sudut meja, sementara aroma kopi bercampur dengan suasana akrab yang terasa begitu dekat.

Tidak ada sekat dalam ruang itu—semua hadir sebagai teman, kerabat, dan sesama penikmat hangatnya silaturahmi.
Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, warung kopi bukan sekadar tempat singgah menikmati minuman.

Warkop telah lama menjadi ruang budaya, tempat cerita dipertukarkan, keresahan dilepas, dan gagasan-gagasan kecil tumbuh dari obrolan sederhana. Nuansa itulah yang ingin dihadirkan Warkop NR di tengah masyarakat Bulukumba.

https://www.waspada.id/berita/warkop-nr-hadir-di-bulukumba-tawarkan-hangatnya-kopi-dan-ruang-silaturahmi

MANGGARAI — Kemajuan sebuah daerah sering kali dipamerkan lewat gedung pemerintahan yang megah, laporan keuangan yang ra...
10/05/2026

MANGGARAI — Kemajuan sebuah daerah sering kali dipamerkan lewat gedung pemerintahan yang megah, laporan keuangan yang rapi, atau angka-angka survei yang tampak meyakinkan.

Namun di balik statistik yang dipuji, ada pertanyaan yang tak bisa dihindari: apakah sebuah wilayah benar-benar bisa disebut maju ketika kebutuhan paling mendasar warganya masih terabaikan?

Pertanyaan itu kembali menyeruak dari pelosok Kampung Topak, Desa Golo Langkok, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai.

Di sana, jalan penghubung menuju Langke Liang Bua telah bertahun-tahun berada dalam kondisi rusak parah. Lubang besar menganga di sepanjang jalur, permukaan jalan tidak rata, dan akses yang sulit dilalui menjadi kenyataan sehari-hari bagi masyarakat.

Baca di:
https://kliksulsel.web.id/breaking-news/viral-ibu-dan-anak-perbaiki-jalan-rusak-kritik-keras-untuk-pembangunan-manggarai/

Proyek pengaspalan jalan hotmix ruas Goloworok hingga Wela, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, yang menelan anggaran...
10/05/2026

Proyek pengaspalan jalan hotmix ruas Goloworok hingga Wela, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, yang menelan anggaran sekitar Rp10 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) 2025 kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, jalan yang belum genap setahun selesai dikerjakan itu sudah mengalami kerusakan parah di sejumlah titik.

Kerusakan terlihat mulai dari lapisan aspal yang terkelupas, retakan memanjang, hingga lubang cukup dalam yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan warga karena proyek yang digadang-gadang mampu meningkatkan akses dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat justru cepat rusak.

Baca di:
https://kliksulsel.web.id/breaking-news/10-miliar-rupiah-terbuang-percuma-jalan-hotmix-goloworok-wela-rusak-parah-publik-pertanyakan-pengawasan-proyek/

Manggarai – Di tengah berbagai klaim kemajuan pembangunan daerah, sebuah pemandangan memilukan justru muncul dari peloso...
09/05/2026

Manggarai – Di tengah berbagai klaim kemajuan pembangunan daerah, sebuah pemandangan memilukan justru muncul dari pelosok Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Sejumlah ibu dan anak-anak di Desa Golo Langkok, Kecamatan Rahong Utara, turun langsung memperbaiki jalan rusak yang selama bertahun-tahun tak kunjung mendapat perhatian pemerintah.

Aksi gotong royong itu terjadi di kampung topak. Kondisi jalan disebut mengalami kerusakan parah dengan lubang besar, permukaan tak rata, hingga sulit dilalui kendaraan maupun warga yang melintas setiap hari.

Baca di:
https://kliksulsel.web.id/breaking-news/potret-miris-di-manggarai-ibu-dan-anak-gotong-royong-perbaiki-jalan-rusak/

Labuan Bajo – Di balik citra sebagai destinasi wisata premium Indonesia, Labuan Bajo kembali dihadapkan pada persoalan s...
09/05/2026

Labuan Bajo – Di balik citra sebagai destinasi wisata premium Indonesia, Labuan Bajo kembali dihadapkan pada persoalan serius terkait keamanan wisatawan.

Seorang turis asal Jepang berinisial Y (32) melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dialaminya saat menggunakan layanan spa di kawasan tersebut.

Informasi ini disampaikan melalui keterangan tertulis dari Humas Polres Manggarai Barat yang diterima media pada Jumat (8/5/2026).

Baca selengkapnya:
https://kliksulsel.web.id/breaking-news/turis-jepang-diduga-dilecehkan-di-spa-labuan-bajo-kasus-diselesaikan-secara-damai/

Address


Telephone

+6285607760136

Website

http://www.kliksulsel.web.id/

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KlikSulsel.id posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to KlikSulsel.id:

  • Want your business to be the top-listed Media Company?

Share