26/06/2022
BEBERAPA JENIS IKAN LELE
1.Lele mutiara
Jenis ikan lele untuk budidaya yang pertama adalah lele Mutiara. Lele Mutiara merupakan hasil biakan para peneliti di Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) Sukamandi, Subang, Jawa Barat. Jenis lele ini adalah hasil persilangan dari varietas lele Mesir, Paiton, Sangkuriang dan Dumbo yang diseleksi selama tiga generasi pada karakter pertumbuhan.
2.Lele mandalika
Jenis ikan lele untuk budidaya berikutnya adalah lele Mandalika dari hasil persilangan ikan lele Sangkuriang betina dengan lele Masamo jantan. Jenis lele ini merupakan hasil hibridisasi yang dilakukan oleh Instalasi Balai Benih Ikan Batu Kumbung, Balai Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tengara Barat. Di NTB, jenis lele ini diklaim lebih menguntungkan daripada sangkuriang.
3. Lele Masamo
Lele Masamo pertama diperkenalkan oleh pabrik pakan ikan PT. Matahari Sakti di Mojokerto, Jawa Timur. Lele Masamo merupakan hasil pengumpulan sifat berbagai plasna nutfah lele dari berbagai negara. Ciri jenis lele ini adalah tubuh yang lonjong, patil lebih panjang, dan berwarna kehitaman. Lele ini juga memiliki tonjolan di tengkuk kepala serta bentuk kepala yang lebih runcing. Ciri khas lainnya, ketika Lele Masamo stres akan muncul warna keputihan atau keabu-abuan.
4.Lele lokal
Lele lokal, lele kampung, atau lele Jawa termasuk jenis lele yang cukup banyak dibudidayakan. Lele ini memiliki nama ilmiah Clarias batrachus. Lele lokal menyebar luas mulai dari anak-benua India, Asia Tenggara, Indonesia, dan Filipina. Jenis lele ini sering disebut walking catfish karena kemampuannya berjalan di daratan ketika mencari tempat yang lebih banyak airnya. Jenis lele lokal kini ditemukan terbatas di wilayah aliran-aliran sungai di Jawa.
5. Lele Dumbo
Berikutnya, ada lele Dumbo yang berukuran lebih besar dibanding lele lokal. Lele ini juga disebut dengan lele Afrika. Lele dumbo bernama latin Clarias gariepinus. Istilah dumbo diberikan karena ukurannya yang jauh lebih besar dari rata-rata jenis lele di Asia Tenggara. Lele ini memiliki tubuh licin berwarna hitam kehijauan. Patilnya tidak tajam sehingga banyak disukai konsumen.
6.Lele pyhton
Lele Phyton atau lele paiton merupakan hasil perkawinan antara induk betina lele dari Thailand F2 dengan induk jantan lele dumbo F6. Lele ini dikembangkan oleh pembudidaya lele di Kabupaten Pandeglang, Banten. Ciri khas jenis lele ini adalah kepalanya yang menyerupai ular piton. Lele phyton memiliki ukuran mulut relatif kecil dan kepala pipih memanjang dengan warna yang cerah.
7. Lele Sangkuriang
Selanjutnya ada lele Sangkuriang hasil persilangan yang dikembangkan oleh Balai Besar Budidaya Ikan Air Tawar (BBBAT) Sukabumi. Lele ini merupakan hasil perkawinan ele dumbo betina F2 (induk betina generasi kedua) dengan lele dumbo jantan F6 (induk jantan generasi ke enam) yang menghasilkan lele dumbo jantan F2-6.
Selanjutnya lele dumbo jantan F2-6 dikawainkan kembali dengan lele dumbo betina F2 sehingga menghasilkan ikan lele sangkuriang. Jenis lele ini memiliki ciri warna punggung hitam kehijaun dan bagian perutnya bewarnba putih kekuningan.