Cilacap News

Cilacap News Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Cilacap News, Media/News Company, .

Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri, telah menunjuk Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dy...
17/11/2022

Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri, telah menunjuk Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, untuk menjadi Pj Bupati Cilacap pengganti Tatto Suwarto Pamuji. Adapun Pj Bupati Cilacap, akan bertugas sampai Pilkada serentak 2024 mendatang.

Dikutip dari dinkesjatengprov.go.id, Yunita Dyah Suminar lahir di Cilacap, 31 Mei 1970. Ia merupakan ASN Pemrov Jateng, sejak 1994 silam dan sebagian besar karier dia habiskan di RSUD DR. Margono Soekarjo Purwokerto.

Yunita mengawali karier di RSUD DR. Margono Soekarjo Purwokerto, sebagai staf di tahun 1994, lalu menjabat sebagai Kabid Perencanaan RSUD DR. Margono Soekarjo Purwokerto pada 2007.

Kemudian, dia mendapat promosi jabatan sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan di tempat yang sama pada 2015.

Wanita berusia 52 tahun ini, kemudian mendapatkan amanah dari Gubernur Ganjar Pranowo untuk menjadi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng sejak 11 Februari 2022 lalu.

Yunita diketahui mengenyam pendidikan di SD N Sidakaya 5 Cilacap dan lulus tahun 1982. Lalu meneruskan di SMP N 1 Cilacap dan lulus pada 1985, kemudian SMA N 1 Cilacap lulus tahun 1988.

Di jenjang perguruan tinggi, wanita asli Cilacap ini meraih gelar S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Undip Semarang pada 1993.

Lantas memperoleh gelar S2 dari The University Master Of Science pada 2001 di Bibmingham, serta gelar S2 dari Universitas Gajah Mada pada Magister Administrasi Publik di 2003.

Kini, Yunita mendapat amanah dari Kemendagri untuk memimpin kampung halamannya sebagai Pj Bupati Cilacap hingga 2024 mendatang.

CILACAP - Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata terus mengembangkan potensi wisata ...
17/11/2022

CILACAP - Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata terus mengembangkan potensi wisata melalui desa wisata.

Hingga saat ini sudah ada 27 desa wisata yang dikembangkan di Kabupaten Cilacap.

Salah satu desa wisata yang eksis yakni Desa Wisata "Gentawisata" milik Desa Gentasari, Kecamatan Kroya.
Di desa wisata Gentawisata, pariwisata dikemas dalam edusiwata atau wisata edukasi.

Disini, pengunjung dapat berwisata sekaligus belajar.

Mulai dari belajar sejarah di Museum Soesilo Soedarman, belajar membuat jamu di sentra jamu tradisional serta bisa berwisata petik buah jeruk.

"Wisatawan bisa belajar bersama bagaimana proses pembuatan jamu tradisional, membuat kerajinan, bercocok tanam tanaman-tanaman herbal, dan petik jeruk saat musim panen," kata Nasirin selaku Ketua Desa Wisata Gentawisata.

Dikatakan Nasirin bahwa disini wisatawan juga dapat belajar tari tradisional sekaligus belajar gamelan.

Terdapat berbagai macam kesenian tradisional yang masih dilestarikan disana seperti kesenian ebeg, kentongan dan juga hadroh.

"Ada tempat untuk berlatihnya, bahkan jika ada kegiatan kesenian di Gentasari, kita bisa ikutkan," katanya.
Tentunya dengan segala potensi yang dimiliki, desa wisata Gentawisata ini sangat layak untuk terus dikembangkan.

Namun nyatanya masih ada beberapa kendala yang dihadapi seperti pemasaran digital dan infrastruktur.
Dikatakan Nasirin bahwa saat ini model pemasaran secara konvensional sulit diterapkan, terlebih di jaman digital seperti saat ini.

Namun, pihaknya sejauh ini sudah mengirimkan dua orang pengelola untuk belajar pemasaran digital bersama Disporapar.



CILACAP - Kasus stanting di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah masih sangat tinggi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Ci...
17/11/2022

CILACAP - Kasus stanting di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah masih sangat tinggi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Cilacap, ada kurang lebih 6.000 kasus stanting.

Untuk itu, Pemkab Cilacap melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Cilacap terus berupaya menurunkan angka kasus stanting di Kabupaten Cilacap.

"Kasus stanting di Cilacap saat ini mencapai 17 persen. Sehingga, kita harus menurunkan angka tersebut, jangan sampai melebihi," ungkap Sekretaris Dinas KBPPPA Kabupaten Cilacap, Farid Rijanto di sela-sela kegiatan Evaluasi dan RTL Audit Kasus Stanting di Fave Hotel, Cilacap, Rabu (16/11/2022).

Lebih lanjut, pihaknya mentargetkan angka kasus stanting di Kabupaten Cilacap bisa menurun minimal 14 persen.

"Target kita harus bisa menurunkan angka kasus stanting minimal 14 persen dan kita terus berupaya maksimal," tegas Farid.

Adapun pelaksanaan dalam penanganan kasus stanting berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Cilacap nomor 363 tahun 2022 yang didalamnya melingkupi semua steakholder di Kabupaten Cilacap.

Sehingga, dalam upaya penanganan kasus stanting tersebut, pihaknya meminta semua pemangku kepentingan baik OPD terkait maupun steakholder yang ada di Kabupaten Cilacap juga ikut terlibat karena merupakan tanggungjawab bersama.

"Jadi saya berharap semua ikut berperan dan bertanggungjawab, tidak hanya salah satu OPD saja, namun semuanya harus terlibat baik itu Dinas KPPPPA, Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Sosial maupun steakholder seperti BUMN, geliat usaha, bidang pendidikan dan lainnya," ujar Farid.

Selanjutnya, dalam pelaksanaan di lapangan, Dinas KPPPPA juga menurunkan tim teknis yang dikawal oleh tim pakar dari Kabupaten Cilacap yang terdiri dari dokter spesialis anak, dokter obgyn, dokter kandungan, pakar gizi dan psikolog.

"Melalui anggaran yang ada, harapannya bisa mengerucut bersama untuk mendapatkan data dengan melakukan penjaringan yang dilakukan oleh tim kemudian menyelesaikan kasus stanting ini agar seminimal mungkin," katanya.

Diharapkan target penurunan stanting bisa terpenuhi dan kasus stanting di Kabupaten Cilacap bisa menurun untuk menunjang kualitas keluarga kedepan menjadi semakin meningkat dan bagus.

Menurutnya, pintu masuk stanting berawal dari kegagalan KB. Oleh karena itu, program Keluarga Berencana (KB) harus dijalankan dengan baik.

"Kalau program KB berhasil, kemudian keluarga bisa direncanakan, penduduk Jawa Tengah dapat ditekan, saya yakin kasus-kasus seperti infaksi dan stanting anak balita dan lainnya pasti akan berkurang," pungkasnya

Senin (14/11/2022) merupakan hari pertama  bagi Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji untuk pulang ke Majenang dengan berj...
15/11/2022

Senin (14/11/2022) merupakan hari pertama bagi Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji untuk pulang ke Majenang dengan berjalan kaki.

Diawali dengan apel dan pamitan di pagi hari, Tatto beserta rombongan melakukan perjalanan rute pertama dari Pendopo Kabupaten Cilacap menuju Kantor Kecamatan Jeruklegi.

Selanjutanya untuk rute kedua, Tatto dan rombongan melakukan perjalanan dari Kantor Kecamatan Jeruklegi sampai ke Kawunganten.

Sebelum melakukan perjalanan, di Kantor Kecamatan Jeruklegi Tatto sempat melakukan ramah tamah dan juga memberikan bantuan kepada warga.

Perjalanan rute kedua menuju Kawunganten dimulai sekitar pukul 14.30 WIB. Perjalanan Tatto kali ini dibarengi dengan rintik hujan.

Namun nyatanya hujan tidak menyurutkan semangat Tatto beserta rombongan untuk tetap melakukan perjalanan ke Kawunganten.

Langkah kaki Tatto diperjalanan nampak beberapa kali berhenti untuk menyapa warga dan berfoto bersama masyarakat Jeruklegi yang sudah berbaris di pinggir jalan raya.

"Walaupun hujan harus tetap semangat, harus tetap berjalan, karena saya harus pulang ke Majenang setelah 15 tahun mengabdi," kata Tatto dikutip dari Tribunjateng.com Senin (14/11) sore.

Dikatakan Tatto bahwa pulang ke Majenang dengan berjalan kaki merupakan sebuah nazar yang harus ia tunaikan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cilacap Handi Tri Ujiono mengatakan, bahwa pendaftaran seleksi PPK dan PPS d...
14/11/2022

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cilacap Handi Tri Ujiono mengatakan, bahwa pendaftaran seleksi PPK dan PPS di Cilacap semula dijadwalkan pada 16 November 2022 ini

Meski demikian, pihaknya masih menunggu pemberitahuan resmi dari KPU RI.

“Semula rencananya tanggal 16, tapi belum ada pemberitahuan resmi. Mudah mudahan bulan November ini, karena batas akhir dibentuk tahun 2022 ini,” ujarnya Senin (14/11/2022).

Handi mengatakan, sesuai dengan kebutuhan, dari luas wilayah Cilacap terdapat 24 Kecamatan dan 284 desa/kelurahan dibutuhkan 120 petugas PPK dan 852 petugas PPS.
Menurut Handi, karena berpatokan pada situasi pandemi Covid-19 yang belum dicabut statusnya, maka jumlah TPS (tempat pemungutan suara) pun bertambah untuk menyesuaikannya.

“Jadi misalnya dulu 5.869 TPS, sekarang kita merencanakan sampai sekitar 6.300. Karena di TPS dibatasi 300 pemilih, bahkan di beberapa tempat mungkin ada 250 pemilih,” ujarnya.

Sehingga, dengan bertambahnya TPS secara otomatis juga akan menambah jumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Sedangkan untuk syarat pendafataran PPK, PPS dan KPPS, ada sejumlah syarat yang perlu diperhatikan. Sebab, selain kelengkapan dokumen identitas kependudukan, juga pada aturan Pemilu kali ini ada pembatasan usia.

Address


Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cilacap News posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

  • Want your business to be the top-listed Media Company?

Share