Dunia Seleb

Dunia Seleb info berita terupdate. hapus postingan : DM/komen

2. Duduk Perkara Klaim AwalPengakuan Korban: Sebelumnya publik dihebohkan dengan kabar seorang santriwati berinisial F (...
28/05/2026

2. Duduk Perkara Klaim Awal

Pengakuan Korban: Sebelumnya publik dihebohkan dengan kabar seorang santriwati berinisial F (22) asal Karangdadap yang hamil dan melahirkan tanpa merasa pernah berhubungan badan.

Respons Keluarga: Keluarga sempat mengaitkan peristiwa tersebut dengan mimpi dan memilih merahasiakannya.

Fakta Medis: Bayi laki-laki korban telah lahir secara normal dengan berat 2,9 kg, dan kini telah diserahkan kepada kerabat untuk diadopsi. [1, 2]

3. Pengembangan Kasus dan Korban Lain

Jumlah Korban: Berdasarkan laporan dan pendalaman penyidik, aksi bejat tersangka ini diduga telah berlangsung sejak tahun 2008.

Skala Kejahatan: Jumlah korban diperkirakan lebih dari 20 orang, termasuk sedikitnya enam mantan santriwati yang bersaksi untuk menjerat pelaku.

Proses Hukum: Tersangka saat ini dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. [1, 2]

Siswi SD berinisial NU (12) yang ditemukan tew4s di dalam rumah kosong di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ternyata ...
28/05/2026

Siswi SD berinisial NU (12) yang ditemukan tew4s di dalam rumah kosong di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ternyata dib*nuh oleh tetangganya berinisial IK (19). Pelaku sempat berupaya mengec0h pol!si dengan cara berpura-pura membuat ker!butan di dekat lokasi kejadian.

"Dia buat keributan mengejar warga, an4k-an4k di sana pakai p4rang," kata K4polrestabes Makassar Kombes Arya Perdana kepada wartawan, dilansir detikSulsel, Rabu (27/5/2026).

Arya mengatakan aksi nekat pel4ku IK dilakukan saat pol!si tengah sibuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pada saat yang sama, tim peny!dik juga sedang menggali informasi dari sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan j4sad korban.

"Saat lagi olah TKP ternyata ada yang ribut-ribut di sana. Yang ribut-ribut ini ternyata pelaku," ucapnya.

Arya menyebut pelaku sengaja memicu keg4duhan demi mengalihkan fokus aparat. Namun akibat tindakan berb4hayanya yang meng4ncam keselamatan warga dengan sebilah p4rang, pelaku justru langsung dir!ngkus oleh pol!si.

"Mungkin mengalihkan perhatian pol!si, (jadi) dia diam4nkan karena bawa p4rang, berusaha mengecoh," ujarnya.

Tepat di hari raya Iduladha 1447 H, Kgs. Johan Wahyudi (43), warga Lorong Pedatuan Darat, Kelurahan 12 Ulu, Kecamatan SU...
28/05/2026

Tepat di hari raya Iduladha 1447 H, Kgs. Johan Wahyudi (43), warga Lorong Pedatuan Darat, Kelurahan 12 Ulu, Kecamatan SU II, Palembang, menjadi korban pen*sukan oleh orang yang dikenalnya, Rabu (27/5/2026) sekira pukul 09.35 WIB.

Akibat pen*sukan itu, korban kini harus menjalani per4watan medis di RS Muhammadiyah Palembang.

Kejadian ini lantas dil4porkan Jhon Heri, saudara ipar korban ke SPKT Polrestabes dengan harapan pelaku segera dit4ngkap.

Di hadapan petugas, Jhon menuturkan peristiwa tersebut dialami iparnya berawal saat pelaku yakni MS mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) sekira pukul 09.35.

"Berawal Terl4por ini mendatangi TKP, Pak. Lalu terlapor berkomunikasi dengan korban," ucapnya saat membuat laporan, Kamis (28/5/2026).

Berselang 30 menit, lalu pelaku pamit pulang. Namun ketika itu pelaku tiba-tiba mengeluarkan pis4u dari pinggang sebelah kanannya.

Tanpa banyak bicara, sajam itu langsung dit4ncapkan pelaku ke arah 4da kanan korban.

"Masalahnya saya tidak tahu, Pak. Terlapor ini datang, lalu mereka berkomunikasi, saat pulang terlapor mengeluarkan pis4u dan men*suk korban di bagian d4da," katanya.

Akibat peristiwa ini, korban mengalami luk4 t*suk di d4da di bagian sebelah kanan.

"Saya berharap atas laporan ini pelaku bisa ditangkap," ungkapnya.

Sementara itu, Kep4la SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Ammar membenarkan adanya peristiwa pen*sukan yang dil4porkan kakak ipar korban.

"Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyel!dikan," tutupnya.

Alasan terdakwa Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan memb*nuh satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Kabupaten Indramay...
27/05/2026

Alasan terdakwa Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan memb*nuh satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat terungkap di s!dang.

Sebelumnya, motif ini berubah-ubah sejak dari awal pen4ngkapan hingga dalam proses pers!dangan.

Di awal rilis kasus ini, pol!si menyebut motif Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan mengh4bisi satu keluarga Haji Sahroni didasari rasa s4kit hati karena uang sewa sebesar Rp 750.000 tidak dikembalikan setelah mobil yang disewa mogok.

Namun, dalam perkembangannya di pers!dangan, motif tersebut diragukan.

Pihak keluarga saat dihadirkan sebagai saksi bahkan menyebut bahwa korban sama sekali tidak pernah bisnis rental mobil.

Dalam pers!dangan terakhir pada Senin (25/5/2026), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tiga saksi verbal lisan tambahan, yakni Prasetyo (peny!dik yang memeriksa Priyo), Teguh (peny!dik yang memer!ksa Ririn), dan Denis (anggota Inafis).

Peny!dik yang dihadirkan itu kemudian membongkar keterangan awal Ririn dan Priyo terkait motif pemb*nuhan tersebut.

Saksi Prasetyo menerangkan, terdakwa Priyo ketika diperiksa mengaku tidak mengetahui alasan di balik tindakan s4dis tersebut.

Meski begitu, Priyo sedari awal mengaku sudah tahu soal rencana Ririn yang akan melakukan pemb*nuhan terhadap Budi dan keluarganya.

"Yang diketahui oleh Terdakwa Priyo itu hanyalah Ririn menyuruh bahwa nanti kita berpura-pura untuk berbisnis sembako atau minyak goreng," kata Prasetyo di hadapan majelis h4kim.

Adapun Ririn mengaku motif awal itu karena dendam kepada korban Budi.

Ia mengaku sebelumnya pernah memberikan modal sebesar Rp 900 ribu untuk bisnis minyak goreng.

Namun, bisnis tersebut tidak terealisasi, korban juga disebut Ririn, tidak mengembalikan modal yang ia berikan.

"Seperti itu, motif awal yang disampaikan Ririn kepada kami," ujarnya.

Adapun motif s4kit hati terkait sewa mobil sendiri diketahui didapat pihak kepol!sian usai memer!ksa saksi-saksi.

Salah satunya mantan istri Ririn bernama Shella. Di pers!dangan, Shella mengaku Ririn sempat pamit untuk sewa mobil dan meminta uang Rp 750 ribu. Akan tetapi, mobil yang disewa tersebut mogok.

2 Terdakwa Berbelit-belit

Di sisi lain, Prasetyo juga mengakui bahwa selama pemeriksaan di kepol!sian berlangsung, sempat terjadi dinamika antara kedua terdakwa.

Terutama soal pelaku pemb*nuhan sebenarnya.

Prasetyo menjelaskan, Priyo awalnya mengaku hanya terlibat menenggel4mkan b4yi B (8 bulan) di bak mandi, sementara Ririn menyebut Priyo ikut mem*kul korban lainnya yang terdiri dari korban Budi (45), Sahroni (75), dan Euis (40).

Saat dikonfirmasi bersamaan di meja peny!dik, Ririn langsung mengintimidasi Priyo.

"Ada argumentasi antara Ririn dan Priyo. Ririn lalu berbicara kepada Priyo, 'Sudah Priyo, kamu jujur saja'. Nah pada saat itu, tersangka Priyo langsung terdiam dan akhirnya membenarkan keterangan Ririn," ungkapnya.

Tak hanya itu, Prasetyo juga mengungkap keduanya kerap berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Salah satu contohnya terkait keberadaan palu besi yang menjadi senj4ta pemb*nuhan.

Awalnya mereka mengaku membuang palu itu di sungai Desa Babadan, Kecamatan Sindang.

Pol!si dan warga bahkan sampai terjun ke sungai untuk mencari, tetapi hasilnya nihil. Baru pada pers!dangan beberapa waktu lalu, Priyo membongkar keberadaan palu tersebut.

Termasuk memb0ngkar lokasi pemb*nuhan yang terjadi di dua tempat, yakni di toko korban dan rumah korban.

Pengakuan menantu b*nuh mertua di Kabupaten Empat Lawang, sempat c*kcok perihal pembagian hasil panen kopi.Misteri mengh...
26/05/2026

Pengakuan menantu b*nuh mertua di Kabupaten Empat Lawang, sempat c*kcok perihal pembagian hasil panen kopi.

Misteri menghilangnya Aminah (64) sejak Selasa (19/5) lalu kini telah menemui titik terang.

Ia ditemukan dalam keadaan meningg4l dunia terbungkus karung di aliran Sungai Betung, Kecamatan Ulu Musi, Senin (25/5) sore.

Sebelum j4sadnya ditemukan, pencarian dilakukan secara intens oleh keluarga, masyarakat, dan pol!si.

Di mana terduga pelaku pemb*nuh Aminah, yakni an4k menantunya sendiri, Angga (31), juga sempat pura-pura mencari.

Kecurigaan menguat pada Angga setelah ia secara tiba-tiba menghilang, lalu ditangkap pol!si saat sudah berada di Kota Lubuklinggau, Minggu (24/5/2026).

Kini sang menantu telah diamankan di Polres Empat Lawang untuk menjalani pemer!ksaan lebih lanjut.

Di sela-sela pemeriksaan tersebut wartawan sempat mewawancarai terduga pelaku. Angga mengaku sempat c*kcok sebelum mengakhiri ny4wa ibu mertuanya itu.

“Saya tidak puas dengan hasil pembagian hasil panen kopi. Sudah dibagi tiga diubah dibagi empat, awalnya saya satu bagian dia dua bagian, terus diubah dia tiga bagian saya satu bagian,” katanya.

Adapun kebun kopi yang dikelola oleh Angga merupakan milik mertuanya, yakni Aminah.

Kebun kopi tersebut terletak di Talang Ngongop, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Ulu Musi.

Kecel4kaan m4ut terjadi di Jalan Raya jurusan Plembon-Unisda, Dusun Jirekan, Desa Balungtawun, Kecamatan Sukodadi, Kabup...
23/05/2026

Kecel4kaan m4ut terjadi di Jalan Raya jurusan Plembon-Unisda, Dusun Jirekan, Desa Balungtawun, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jumat (22/5/2026).

Seorang pelajar berusia 13 tahun meningg4l dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat t4brakan dengan truk c**t diesel.

Pelajar 13 Tahun Tew4s di Lokasi Kejadian
Korban meningg4l diketahui berinisial RZP (13), warga Kecamatan Sukodadi, Lamongan. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Suzuki bernopol S-6527-MF dan berboncengan dengan HM (13), warga Kecamatan Pucuk.

Selain korban meningg4l, kecel4kaan tersebut juga melibatkan sepeda motor Yamaha NMax bernopol S-3601-JCC yang dikendarai JK (16), warga Kecamatan Kembangbahu, bersama penumpangnya KM (19).

Sementara kendaraan lainnya adalah truk c**t diesel bernopol S-8582-UJ yang dikemudikan MADI (51), warga Kecamatan Kembangbahu, Lamongan.

Akibat insiden tersebut, RZP mengalami cedera kep4la berat dan meningg4l dunia di lokasi kejadian. Sedangkan HM dan JK mengalami luk4-luk4.

Diduga G4gal Mendahului Motor di Depannya
Kanit Gakkum Polres Lamongan melalui Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M Hamzaid menjelaskan, kecel4kaan bermula saat sepeda motor Suzuki yang dikendarai RZP melaju dari arah selatan ke utara.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului sepeda motor Yamaha NMax yang berada di depannya. Namun saat proses mendahului, kendaraan Suzuki diduga terlalu mengambil jalur kanan hingga masuk ke lajur berlawanan.

Pada saat bersamaan, dari arah utara ke selatan melaju truk c**t diesel yang dikemudikan Madi.

"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, t4brakan pun tidak dapat dihindari," katanya.

B*nturan ker4s membuat sepeda motor Suzuki terpental ke sisi kiri jalan dan kembali tert4brak sepeda motor Yamaha NMax.

Petugas kepol!sian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengev4kuasi kendaraan yang terlibat, serta membawa para korban ke rumah s4kit untuk mendapatkan penanganan med!s.

"Pol!si juga meminta keterangan sejumlah saksi guna proses penyel!dikan lebih lanjut," pungkasnya.

Cuma gara-gara daun pisang, dua pria di Desa Sumberwringin Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur terlibat c4ro...
23/05/2026

Cuma gara-gara daun pisang, dua pria di Desa Sumberwringin Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur terlibat c4rok berd4rah.

Dalam tragedi itu, Abdul Karim Marzuki (55) tew4s bersimb4h d4rah terkena terkena s4betan celur!t dari tetangganya, Wasil (44).

Sementara pel4ku Wasil, saat ini masih menjalani masa kr!tis di RSUD dr Haryoto Lumajang usia menjalani oper4si pada bagian perut, usia diteb4s celur!t oleh Abdul Karim.

Saniyeh, istri korban Abdul Karim mengungkap kejadian itu dipicu daun pisang.

Ceritanya, beberapa waktu lalu pelaku Wasil meramban atau emngambil daun pisang dari rumah tetangganya.

Melihat ada daun pisang di tanah, istri korban mengambil beberapa diantaranya.

Saat itu, istri korban sempat diingatkan tetangganya kalau itu daun pisang milik Wasil dan kalau diambil bisa mar4h.

Tak mempan diingatkan, istri korban mengembalikan sebagian daun tersebut, dan mengambil sedikit.

"Paling sitik gak po po," kata Saniyeh.

Ternyata ulah istri korban diketahui Wasil hingga membuatnya murk4 ke korban keesokan harinya.

Wasil mendatangi Abdul Karim sambil m4rah-mar4h karena merasa dia yang mengambil daun pisang, malah dicur! istri korban.

Semenjak saat itu lah keduanya menyimpan dend4m pribadi.

Kemudian beberapa hari sebelum kejadian, Wasil dan Abdul Karim yang sehari-hari sama-sama menjadi pencari rumput ini serempetan kendaraan.

Hal ini membuat Wasil dan Abdul Karim sama-sama em0si hingga saling men4ntang c4rok.

Akhirnya tantangan itu bersambut hingga keduanya terlibat c4rok m4ut pada Kamis (21/5/2026).

Dugaan bunuh diri yang sempat muncul perlahan memudar.Penyelidikan pun bergerak cepat.Polisi memeriksa para karyawan hot...
22/05/2026

Dugaan bunuh diri yang sempat muncul perlahan memudar.

Penyelidikan pun bergerak cepat.

Polisi memeriksa para karyawan hotel yang terakhir melihat korban hidup.

Dari keterangan mereka, MA diketahui check in pada 17 Mei 2026 bersama seorang pria berinisial EB (40).

Mereka menyewa kamar selama tiga hari.

Namun hingga masa sewa habis, MA tak kunjung keluar kamar.

Kecurigaan karyawan muncul.

Dari balik jendela belakang kamar, mereka melihat tubuh MA sudah tak bergerak.

Polisi Tangkap EB

Empat jam setelah jasad korban ditemukan, polisi menangkap EB di rumahnya di kawasan BTP, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

Ia kemudian dibawa ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk diperiksa.

Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata, mengungkapkan hubungan asmara antara korban dan pelaku telah berlangsung sekitar setahun.

Namun hubungan itu perlahan berubah menjadi kecurigaan dan kecemburuan.

“Pelaku cemburu karena menduga korban memiliki hubungan dengan laki-laki lain,” ujar Wawan, Jumat (22/5/2026).

Rasa cemburu itulah yang diduga membuat EB gelap mata.

Saat MA tertidur, EB disebut menumbuk empat butir obat antinyeri menggunakan batu di dalam toilet kamar hotel.

Serbuk obat itu kemudian dicampur ke dalam air mineral.

Ketika semuanya siap, MA dibangunkan dari tidurnya dan dipaksa meminum air tersebut.

Tak lama kemudian, kondisi korban memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.

Selama berjam-jam pemeriksaan, EB sempat membantah keterlibatannya.

Namun setelah interogasi panjang, ia akhirnya mengakui perbuatannya kepada penyidik.

Pengakuan itu diperkuat melalui prarekonstruksi di lokasi kejadian.

Di hadapan polisi, EB memperagakan cara dirinya menggerus obat sebelum melarutkannya ke dalam botol air mineral.

Pada Senin (18/05/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, korban berpamitan kepada keluarganya untuk berangkat sekolah. Namun kor...
22/05/2026

Pada Senin (18/05/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, korban berpamitan kepada keluarganya untuk berangkat sekolah. Namun korban ternyata tidak pergi ke sekolah dan memilih menemui SA.

Keduanya lalu bersembunyi dan tinggal di sebuah pos saung di wilayah Mekarjati selama empat hari.

“Berdasarkan informasi dari keluarga dan warga, keberadaan keduanya akhirnya diketahui. Pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB, korban dan pelaku ditemukan sedang berada di pos saung tersebut,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengungkapkan bahwa korban nekat kabur karena merasa keberatan dengan rencana orang tuanya yang ingin memasukkannya ke pondok pesantren.

Selain itu, diketahui korban dan pelaku telah menjalin hubungan asmara sejak Februari 2026.

Usai ditemukan, pihak keluarga sempat mengamankan pelaku ke kantor Kelurahan Tanjungmekar sebelum polisi datang ke lokasi.

“Kami sudah menindaklanjuti laporan terkait video viral anak hilang tersebut. Saat ini korban dan pelaku sudah dibawa ke Polres Karawang untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kata Cep Wildan.

Kasus tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karawang guna memastikan kondisi psikis korban serta menentukan langkah hukum berikutnya karena keduanya masih di bawah umur.

Pernyataan Syifa Hadju itu kemudian beredar di media sosial dan mendapatkan banyak reaksi dari publik.Banyak yang berkom...
22/05/2026

Pernyataan Syifa Hadju itu kemudian beredar di media sosial dan mendapatkan banyak reaksi dari publik.

Banyak yang berkomentar bahwa keduanya belum mengenal lebih dalam satu sama lain dan pernikahan mereka terlalu dipaksakan.

"Tuh kan gue ngeri ramalan hard gumay tepat sasaran, krn jrg bgt meleset, sejauh ini liat syifa dan el ini bener2 kek org yg tiba2 nikah aja, disini ajanga sefrekuensi dn ga nyambung, lebih banyak saling g setuju ketimbang setuju," kata akun vousm***yez.

"Tahun pertama menikah emg serem gyus,aku aja ngalamin bgt apalagi pacarannya singkat jadi mereka bakalan kaget dgn sifat asli mereka," kata akun bellissi***aa_

"Kurang kenal satu sama lain ga sih .. terlalu buru"," kata akun rasya_***farra.

Address

Cilacap Regency

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dunia Seleb posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share