Cilacap Ku Bercahaya

Cilacap Ku Bercahaya Info seputar cilacap

Hujan ringan sempat mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin (7/9/2026) pagi. Fenomena t...
07/09/2026

Hujan ringan sempat mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin (7/9/2026) pagi. Fenomena tersebut terjadi di tengah kondisi puncak musim kemarau yang masih berlangsung.

Hujan yang turun berupa gerimis dan berlangsung di beberapa wilayah. Meski demikian, kondisi cuaca kemudian kembali cerah. Bahkan sejumlah wilayah juga turun hujan pada Senin dini hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan hujan tersebut tidak serta-merta menandakan musim hujan telah tiba.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengatakan hujan gerimis yang terjadi pada pagi hari lebih dipengaruhi kondisi atmosfer dan faktor lokal.

Menurut Teguh, kondisi hujan ringan yang muncul pagi hari tidak mengubah gambaran cuaca Cilacap dalam beberapa waktu ke depan. BMKG memperkirakan cuaca masih akan lebih banyak didominasi kondisi cerah hingga berawan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meski hujan sempat turun, masyarakat Cilacap masih perlu mewaspadai cuaca panas dan kering. Terlebih, sebagian wilayah Cilacap masih menghadapi dampak musim kemarau.

Teguh menjelaskan, secara normal periode kemarau di wilayah Cilacap berlangsung hingga sekitar Oktober. Namun, kondisi tahun ini dipengaruhi fenomena El Nino yang berpotensi membuat musim kemarau berlangsung lebih panjang.

Baca artikel selengkapnya di Serayu News

Di balik tegaknya infrastruktur fisik gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Banyumas, mengemuka...
07/09/2026

Di balik tegaknya infrastruktur fisik gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Banyumas, mengemuka jajaran persoalan substansial yang belum kunjung terurai. Pihak aparatur pemerintah desa diwajibkan menyediakan pemanfaatan lahan dalam kondisi steril dan siap bangun.

Kondisi teknis tersebut bahkan memicu seorang kepala desa terpaksa menguras dana pribadi hingga puluhan juta rupiah demi membiayai pengerjaan pengurukan tanah.

Persoalan tersebut kian rumit seiring pergeseran regulasi pemanfaatan zona lahan hijau. Tak cuma itu, proses pengoperasian gerai KDKMP yang telah beroperasi justru disinyalir mengesampingkan jajaran pengurus koperasi tingkat desa.

Sengkarut ini dibeberkan secara terbuka oleh beberapa pimpinan pemerintah desa di wilayah Banyumas. Dua di antaranya, yakni KK serta Sardi, membeberkan rekam jejak dinamika pembangunan KDKMP di wilayahnya masing-masing.

KK selaku kepala desa di Banyumas mengungkapkan bahwa pada tahapan awal, pemerintah desa khususnya kades tidak banyak dilibatkan dalam forum diskusi teknis penentuan lokasi.

Ia membeberkan bahwa aparatur desa pada fase mula sebatas diminta menyediakan lahan dengan kisaran luas mencapai 1.000 meter persegi.

Usai penyediaan lahan rampung, pemerintah desa diwajibkan menjamin kondisi bidang tanah telah matang dan siap difungsikan untuk pengerjaan konstruksi.

"Awalnya kan gini, kalau KDKMP itu sebenarnya desa, terutama kepala desa, sebenarnya tidak banyak diajak diskusi," ucapnya.

KK menerangkan bahwasanya pihak pelaksana konstruksi gerai KDKMP terkesan tidak mempedulikan kondisi objektif lahan, apakah memerlukan proses pengurukan, pengerukan, maupun pemerataan kontur tanah.

Secara prinsipil, lokasi calon gerai KDKMP dipatok wajib berada dalam wujud yang sudah siap didirikan bangunan. Ketetapan ini serta-merta menjelma beban berat bagi pemerintah desa yang hanya mengantongi aset tanah dengan topografi maupun ketinggian tidak memadai.

Bahkan, hamparan lahan yang dialokasikan bagi gerai KDKMP di desanya wajib diuruk hingga kedalaman berkisar empat meter.

Baca artikel selengkapnya di Tribun Banyumas

Bu Amy besok kalau peresmian kopdes Kutawaru jangan lupa mampir kesini persis di depanya banyak pintu rusaknya lagiSemog...
07/09/2026

Bu Amy besok kalau peresmian kopdes Kutawaru jangan lupa mampir kesini persis di depanya banyak pintu rusaknya lagi
Semoga secepatnya di perbaiki

Adoh adoh gawa duit pas-pasan. Mlh ora di Tampa. Pedah lngka KTP ne. Tp nangapa koh nek Nang caLo bisa. Mawi Kon ngetokn...
07/09/2026

Adoh adoh gawa duit pas-pasan. Mlh ora di Tampa. Pedah lngka KTP ne. Tp nangapa koh nek Nang caLo bisa. Mawi Kon ngetokna 250 mning. Ra kaya Nang JABAR .Ra kro KTP be di Tampa.

Semoga kita semua di lindungi dari segala marah bahaya🤲
06/09/2026

Semoga kita semua di lindungi dari segala marah bahaya🤲

Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan erupsi yang terjadi pada Sabtu, 5 September 2026 dini...
06/09/2026

Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan erupsi yang terjadi pada Sabtu, 5 September 2026 dini hari. Kejadian ini memicu kekhawatiran warga di wilayah pesisir, khususnya di Kecamatan Labuan dan Carita, Kabupaten Pandeglang.

Erupsi tersebut terekam kamera nelayan dengan semburan material vulkanik yang membumbung tinggi. Selain semburan material, suara dentuman keras dan getaran kuat juga terasa hingga ke rumah-rumah warga. Aktivitas ini membuat sebagian warga memilih untuk meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Erupsi terjadi beruntun se...
05/09/2026

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Erupsi terjadi beruntun sejak Jumat hingga Sabtu dini hari, 5 September 2026.

Perkembangan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Rentetan Letusan

Lebih dari 10 kali erupsi tercatat sejak Jumat pagi hingga Sabtu dini hari. Empat di antaranya terjadi beruntun dalam waktu satu jam pada Jumat pagi.

Tinggi Kolom Abu

Salah satu letusan memuntahkan kolom abu setinggi 300 meter di atas puncak atau 457 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna hitam pekat teramati mengarah ke barat dan barat laut.

Dentuman dan Lava Pijar

Sejumlah warga di sekitar Selat Sunda melaporkan terdengarnya suara dentuman serta terlihatnya kilatan lava pijar dari aktivitas erupsi tersebut.

Status Gunung

Hingga saat ini, Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III (Siaga).

Imbauan Keselamatan

PVMBG melarang masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki mendekati atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak panik, serta tidak menyebarkan informasi atau berita bohong mengenai potensi tsunami.

Pantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui aplikasi MAGMA Indonesia dan kanal resmi PVMBG.

Wuiihhhhh keren. Kaya crop sirkel📍Bandar Udara Tunggul Wulung Pic by
05/09/2026

Wuiihhhhh keren. Kaya crop sirkel
📍Bandar Udara Tunggul Wulung
Pic by

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 yang mengguncang wilayah tenggara Cilacap, Jumat (4/9/2026) siang, turut dirasakan ...
04/09/2026

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 yang mengguncang wilayah tenggara Cilacap, Jumat (4/9/2026) siang, turut dirasakan cukup kuat warga di sejumlah wilayah Kabupaten Banyumas. Guncangan sekitar pukul 12.05 WIB itu sempat membuat warga panik hingga bergegas keluar rumah untuk memastikan kondisi.

Aprilianingrum (40), warga Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, mengatakan dirinya sedang berwudu untuk menunaikan salat duhur ketika gempa terjadi. Kepanikan justru datang dari adiknya yang berada di dalam rumah dan langsung berlari sambil berteriak.

"Saya mau duhur, lagi wudu. Terus adik saya lari-lari sambil teriak gempa. Saya suruh biar ngecek lampu gantung. Setelah dicek ternyata benar gempa, lampu gantung goyang. Habis itu ngecek media sosial dan benar saja info dari BMKG," kata Dian.

Getaran juga dirasakan Nopi saat berada di sebuah tempat kebugaran di kawasan Jalan dr Angka, Purwokerto. Sesaat setelah selesai berolahraga, ia melihat penjaga tempat fitnes berlari keluar bangunan setelah kursi yang didudukinya bergeser sendiri.

Berdasarkan informasi BMKG melalui akun media sosial X , gempa berpusat di laut sekitar 77 kilometer tenggara Kabupaten Cilacap dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan dilaporkan terasa di sejumlah wilayah, antara lain Cilacap, Banyumas, Kebumen, Bantul, Kulonprogo hingga Pangandaran.

Di tengah kepanikan warga, dampak guncangan juga memengaruhi operasional perjalanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto sempat menghentikan sementara perjalanan sejumlah kereta sebagai langkah antisipasi keselamatan.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan sebanyak 21 perjalanan kereta api sempat dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) setelah gempa terjadi. Tindakan tersebut dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman.

Baca artikel selengkapnya di Radar Banyumas

Info Gempa Mag:5.4, 04-Sep-26 12:04:59 WIB, Lok:8.42 LS, 109.02 BT (77 km Tenggara CILACAP-JATENG), Kedlmn:10 Km ::BMKGI...
04/09/2026

Info Gempa Mag:5.4, 04-Sep-26 12:04:59 WIB, Lok:8.42 LS, 109.02 BT (77 km Tenggara CILACAP-JATENG), Kedlmn:10 Km ::BMKG
Informasi selengkapnya lihat di
https://bmkg.go.id/

Address

Cilacap Regency
53258

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cilacap Ku Bercahaya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share