05/05/2026
Disebut Rizieq 'Jenderal Baliho', Dudung: Omongannya Gak Ada yang Bisa Dipercaya
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman menanggapi pernyataan Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI) Rizieq Shihab yang menyebut dirinya âJenderal Balihoâ serta mengaitkannya sebagai pembisik di balik pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal âKabur ke Yamanâ.
âRizieq kok didengerin, biarkan saja omongannya tidak ada yang bisa dipercaya,â kata Dudung, Senin (4/5/2026).
Pernyataan Rizieq dan Istilah âJenderal Balihoâ
Rizieq sebelumnya dalam sebuah tayangan YouTube menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait istilah âKabur ke Yamanâ dalam pidato publik di Cilacap, Jawa Tengah.
Ia mempertanyakan penggunaan penyebutan negara tersebut dalam pidato Presiden dan mengaitkannya dengan figur yang ia sebut âJenderal Balihoâ.
Istilah âJenderal Balihoâ merujuk pada Dudung saat menjabat Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) pada 2020, ketika ia memerintahkan penertiban baliho di Jakarta melalui koordinasi dengan aparat terkait.
Konteks Pernyataan Presiden
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan istilah âKabur ke Yamanâ dalam peresmian proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah, 29 April 2026.
Dalam pidatonya, Presiden menyinggung pihak yang dinilai tidak patriotik serta merespons narasi âkabur saja duluâ.
âKalau ada yang mau kabur, kabur saja. Mungkin ada yang mau ke Yaman, silakan,â ujar Prabowo.
Pernyataan Rizieq Shihab dan Dudung Abdurachman menjadi bagian dari diskusi publik terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto.
Hingga kini, belum ada keterangan tambahan dari pihak Istana terkait pernyataan tersebut.