Penerbit Mitra Pemuda

Penerbit Mitra Pemuda Penerbit Buku dan Berdagang Buku
(2)

Merupakan penerbit buku pertama di Kota Cirebon-Jawa Barat

Mission: Menerbitkan naskah-naskah tulisan seputar motivasi, pengembangan diri, inspirasi, kepemimpinan dan lain-lain menjadi buku yang layak dibaca publik.

13/01/2020

JASA MENERBIT DAN MENCETAK BUKU
"Minimal 200 Eksamplar"

Assalamu'alaikum...
Sahabat yang baik di seluruh Indonesia,
In sya Allah saya kembali menjadi mitra Anda dalam menerbitkan dan mencetak naskah buku Anda. Dan tentu saja Anda pun bisa memiliki buku karya Anda sendiri!

Alhamdulillah hingga kini sudah mencetak ribuan eksamplar buku dari banyak penulis dari seluruh Indonesia, baik akademisi, dokter, politisi, pengusaha, penulis pemula, maupun pejabat negara, dan sebagainya.

Menerima naskah dengan ketebalan minimal 150 halaman A5, huruf candara, ukuran 11, spasi 1,15 (satu koma lima belas), marjin 2 semua (atas, bawah, kiri, kanan).

Setiap naskah dilengkapi foto dan profil penulis serta pusat informasi yang layak dipublikasi. Cetak buku minimal 200 eksamplar. Cetak 500 sampai 3.000 eksamplar dapat bonus.

Untuk yang cetak 200 eksamplar ke atas sudah pasti bonus ISBN.

Alamat:

Komplek Perumahan Bumi Arum Sari, Jl. Angsana 1 No. 119, RT 01/RW 11, Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon-Jawa Barat.

Pusat informasi
WA: 085797644300 dan 0895374211240.

Mari berkarya, mewariskan ide dan inspirasi bagi seluruh pembaca di seluruh Indonesia!

SYAMSUDIN KADIR

Jika ingin meningkatkan personal branding Anda, terbitkanlah tulisan Anda! Apapun jenis publikasi, termasuk buku, yang d...
03/01/2020

Jika ingin meningkatkan personal branding Anda, terbitkanlah tulisan Anda! Apapun jenis publikasi, termasuk buku, yang dilakukan secara konsisten, bisa meningkatkan personal branding Anda.

Jadi, membranding diri dengan karya tulis adalah salah satu cara mengukur kualitas diri.

Orang akan tahu isi dan kualitas otak kita.

PENERBIT MITRA PEMUDA siap membranding diri Anda dengan mencetak dan menerbitkan karya-karya terbaik.

Hubungi kami melalui nomor WA : 085797644300 (Syamsudin Kadir), 0895374211240 (Eni Suhaeni)

28/12/2019

Membaca adalah upaya paling sederhana dalam meningkatkan kualitas diri kita. Karena dengan membaca kita bisa meperoleh berbagai perspektif dan ide mengenai berbagai aspek kehidupan. Semakin banyak membaca semakin banyak memperoleh perspektif dan ide.

Photos from Penerbit Mitra Pemuda's post
21/12/2019

Photos from Penerbit Mitra Pemuda's post

Menulis adalah cara lain menertawakan diri sendiri. Maka selucu-lucunya diri adalah mereka yang menulis. Aku baru memula...
20/12/2019

Menulis adalah cara lain menertawakan diri sendiri. Maka selucu-lucunya diri adalah mereka yang menulis. Aku baru memulai belajar melucu dengan karya terbaruku. Semoga semua pembaca semakin kerap tertawa, agar selalu menggapai bahagia.

Mau buku baruku?
Mudah aja kok.
Silakan tulis nama, alamat lengkap dan buku yang dipesan, lalu kirim atau bisa juga kontak ke 085797644300.

Terima kasih...

Syamsudin Kadir

Alhamdulillah telah terbit buku baru berjudul "Selamat Datang Di Manggarai Barat" dan "Merawat Mimpi Meraih Sukses". Pem...
18/12/2019

Alhamdulillah telah terbit buku baru berjudul "Selamat Datang Di Manggarai Barat" dan "Merawat Mimpi Meraih Sukses".

Pemesanan bisa menghubungi 085797644300.
Semoga bermanfaat!

Alhamdulillah tiga buku terbitan baru sudah sampai Bulukumba, Sulawesi Selatan benerapa hari lalu. Bagi pembaca yang hen...
09/12/2019

Alhamdulillah tiga buku terbitan baru sudah sampai Bulukumba, Sulawesi Selatan benerapa hari lalu.

Bagi pembaca yang hendak memiliki dan membaca tiga buku tersebut silakan kontak atau hubungi 085797644300.

Selamat memesan, mari membaca buku!

Seorang novelis dan penulis skenario terkenal AS, Steven King pernah mengatakan: “Seorang penulis yang menunggu kondisi ...
08/12/2019
Publikasi atau Minggir!

Seorang novelis dan penulis skenario terkenal AS, Steven King pernah mengatakan: “Seorang penulis yang menunggu kondisi ideal untuk mengerjakan tulisannya, akan mati tanpa menuangkan satu huruf pun.”

https://mitrapemuda.wordpress.com/2016/12/15/publikasi-atau-minggir/

DALAM dunia akademis dan kepenulisan, ungkapan Publish or Perish kerap “memanasi” telinga banyak orang, termasuk saya yang masih baru dalam dunia kepenulisan. Intinya sederhana tapi tegas : terbitk…

Sejak awal Mitra Pemuda telah menempatkan diri sebagai mitra terbaik bagi seluruh penulis di seluruh Indonesia dari bera...
08/12/2019

Sejak awal Mitra Pemuda telah menempatkan diri sebagai mitra terbaik bagi seluruh penulis di seluruh Indonesia dari beragam latar, baik usia, status sosial, profesi, pandangan politik maupun jenis kelamin. Karena itu Mitra Pemuda telah mendapat respon positif dari berbagai kalangan, sehingga cukup berkembang pesat sejak berdiri sampai saat ini.

Mitra Pemuda menerima seluruh naskah dalam berbagai tema dan jenisnya, sebab setiap naskah memiliki ide dan orientasinya masing-masing. Dengan begitu, Anda tak punya alasan untuk tidak menerbitkan setiap karya tulis Anda. Tanpa ragu Mitra Pemuda siap sedia membantu Anda.

Pusat informasi, nomor WhatsApp 085797644300.

Buku terbaru "Merawat Mimpi, Meraih Sukses". Pemesanan ke nomor WhatsApp 085797644300. Selamat berpesan!
08/12/2019

Buku terbaru "Merawat Mimpi, Meraih Sukses".
Pemesanan ke nomor WhatsApp 085797644300. Selamat berpesan!

24/07/2018

CC. Syamsudin Kadir

24/07/2018
24/07/2018
Biarkan buku bicara!
24/07/2018
Penerbit Mitra Pemuda

Biarkan buku bicara!

Bukuku bukanlah satu karya ilmiah seperti yang terpampang di berbagai perpustakaan kampus ternama itu. Hampir semua buku karyaku merupakan antologi alias kumpulan tulisan pendekku di beberapa media massa, majalah, blog juga media sosial.

Tapi aku merasa tersemangati ketika suatu saat mendapat apresiasi dari Pak Muhammad Zaein seorang pejabat di Kementrian Agama RI beberapa waktu lalu. Beliau mengatakan bahwa apa yang aku lakukan merupakan kerja asing yang tak banyak dilakukan oleh banyak orang. Ya, alhamdulillah aku mendapat bonus dan lagi-lagi kembali terhibur…

https://mitrapemuda.wordpress.com/2017/06/14/sekali-lagi-biarkan-buku-bicara/

15/06/2017
Fadli Zon: Dialog Development

Belajar mengeloa perpustakaan pribadi di rumah ala Fadli Zon, seorang penulis sekaligus politikus muda yang handal. Mari belajar dari pengalaman mereka yang sukses, walaupun mereka berbeda pendapat dan latar belakang dengan kita. Di atas segalanya, terima kasih Bung Fadli!

https://www.youtube.com/watch?v=jUy51X9xk2Y

Dialog Development Eps 44 Tema : Peran Perpustakaan Bagi Pembangunan Nasional Host : Gigin Praginanto Guest : Fadli Zon (Founder Fadli Zon Library) =========...

Bukuku bukanlah satu karya ilmiah seperti yang terpampang di berbagai perpustakaan kampus ternama itu. Hampir semua buku...
13/06/2017
Sekali lagi, Biarkan Buku Bicara!

Bukuku bukanlah satu karya ilmiah seperti yang terpampang di berbagai perpustakaan kampus ternama itu. Hampir semua buku karyaku merupakan antologi alias kumpulan tulisan pendekku di beberapa media massa, majalah, blog juga media sosial.

Tapi aku merasa tersemangati ketika suatu saat mendapat apresiasi dari Pak Muhammad Zaein seorang pejabat di Kementrian Agama RI beberapa waktu lalu. Beliau mengatakan bahwa apa yang aku lakukan merupakan kerja asing yang tak banyak dilakukan oleh banyak orang. Ya, alhamdulillah aku mendapat bonus dan lagi-lagi kembali terhibur…

https://mitrapemuda.wordpress.com/2017/06/14/sekali-lagi-biarkan-buku-bicara/

MEMILIKI karya tulis dalam bentuk buku merupakan satu bentuk prestasi yang menyenangkan juga membanggakan. Selain menyenangkan diri sendiri, menulis buku juga dapat dimaknai sebagai upaya mewariska…

Bukuku bukanlah satu karya ilmiah seperti yang terpampang di berbagai perpustakaan kampus ternama itu. Hampir semua buku...
13/06/2017
Sekali lagi, Biarkan Buku Bicara!

Bukuku bukanlah satu karya ilmiah seperti yang terpampang di berbagai perpustakaan kampus ternama itu. Hampir semua buku karyaku merupakan antologi alias kumpulan tulisan pendekku di beberapa media massa, majalah, blog juga media sosial.

Tapi aku merasa tersemangati ketika suatu saat mendapat apresiasi dari Pak Muhammad Zaein seorang pejabat di Kementrian Agama RI beberapa waktu lalu. Beliau mengatakan bahwa apa yang aku lakukan merupakan kerja asing yang tak banyak dilakukan oleh banyak orang. Ya, alhamdulillah aku mendapat bonus dan lagi-lagi kembali terhibur…

https://mitrapemuda.wordpress.com/2017/06/14/sekali-lagi-biarkan-buku-bicara/

MEMILIKI karya tulis dalam bentuk buku merupakan satu bentuk prestasi yang menyenangkan juga membanggakan. Selain menyenangkan diri sendiri, menulis buku juga dapat dimaknai sebagai upaya mewariska…

Bukuku bukanlah satu karya ilmiah seperti yang terpampang di berbagai perpustakaan kampus ternama itu. Hampir semua buku...
13/06/2017
Sekali lagi, Biarkan Buku Bicara!

Bukuku bukanlah satu karya ilmiah seperti yang terpampang di berbagai perpustakaan kampus ternama itu. Hampir semua buku karyaku merupakan antologi alias kumpulan tulisan pendekku di beberapa media massa, majalah, blog juga media sosial.

Tapi aku merasa tersemangati ketika suatu saat mendapat apresiasi dari Pak Muhammad Zaein seorang pejabat di Kementrian Agama RI beberapa waktu lalu. Beliau mengatakan bahwa apa yang aku lakukan merupakan kerja asing yang tak banyak dilakukan oleh banyak orang. Ya, alhamdulillah aku mendapat bonus dan lagi-lagi kembali terhibur…

https://mitrapemuda.wordpress.com/2017/06/14/sekali-lagi-biarkan-buku-bicara/

MEMILIKI karya tulis dalam bentuk buku merupakan satu bentuk prestasi yang menyenangkan juga membanggakan. Selain menyenangkan diri sendiri, menulis buku juga dapat dimaknai sebagai upaya mewariska…

Assalamu'alaikum... Selamat bersua pembaca di seluruh Indonesia... Penerbit Mitra Pemuda insya Allah siap menjadi mitra ...
05/06/2017

Assalamu'alaikum... Selamat bersua pembaca di seluruh Indonesia... Penerbit Mitra Pemuda insya Allah siap menjadi mitra Anda dalam menerbitkan dan mencetak naskah buku Anda. Alhamdulillah hingga kini sudah mencetak ribuan eksamplar buku dari banyak penulis dari seluruh Indonesia, baik akademisi, dokter, politisi, pengusaha, penulis pemula, maupun pejabat negara, dan sebagainya. Menerima naskah dengan ketebalan minimal 75 halaman A4, huruf timenewsroman ukuran 12, spasi 1,5, marjin 3. Setiap naskah dilengkapi foto dan profil penulis serta pusat informasi yang layak dipublikasi. Cetak minimal 200 eksamplar. Insya Allah ada bonus khusus bagi yang beruntung. Alamat: Komplek Perumahan GSP, Jl. Jati III, Blok Q No 22, RT 05/RW 17, Kelurahan Karya Mulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon-Jawa Barat. Pusat informasi, nomor HP: 089604285153, nomor WA: 085314079099. Email: [email protected]. Mari berkarya, mewariskan ide dan inspirasi bagi seluruh pembaca di seluruh Indonesia!

Penerbit Mitra Pemuda's cover photo
05/06/2017

Penerbit Mitra Pemuda's cover photo

PENERBIT BUKU PERTAMA DAN UTAMA DI CIREBON DAN SEKITARNYA: PENERBIT Mitra Pemuda merupakan salah satu penerbit pertama y...
29/05/2017
Penerbit Buku di Cirebon

PENERBIT BUKU PERTAMA DAN UTAMA DI CIREBON DAN SEKITARNYA: PENERBIT Mitra Pemuda merupakan salah satu penerbit pertama yang hadir di Kota Cirebon-Jawa Barat dengan gaya khasnya. Berdiri secara resmi pada 8 Agustus 2011 sesuai tanggal lahir Pendiri sekaligus Direktur Eksekutif-nya Syamsudin Kadir.

Sejak awal Mitra Pemuda telah menempatkan diri sebagai mitra terbaik bagi seluruh penulis di seluruh Indonesia dari berragam latar, baik usia, status sosial, profesi, pandangan politik maupun jenis kelamin. Karena itu Mitra Pemuda telah mendapat respon positif dari berbagai kalangan, sehingga cukup berkembang pesat sejak berdiri sampai saat ini.

https://mitrapemuda.wordpress.com/2016/07/12/penerbit-buku-di-cirebon/

PENERBIT Mitra Pemuda merupakan salah satu penerbit pertama yang hadir di Kota Cirebon-Jawa Barat dengan gaya khasnya. Berdiri secara resmi pada 8 Agustus 2011 sesuai tanggal lahir Pendiri sekaligu…

Dengan menulis, kita akan menghasilkan karya berupa tulisan yang merupakan nyawa dari eksistensi keberadaan blog kita. S...
24/05/2017
Miliki Blog, Penuhi dengan Tulisan

Dengan menulis, kita akan menghasilkan karya berupa tulisan yang merupakan nyawa dari eksistensi keberadaan blog kita. Semakin banyak kita menulis dan menerbitkannya dalam sebuah blog maka kualitas blog kita tersebut akan bertambah baik.

https://mitrapemuda.wordpress.com/2017/03/13/miliki-blog-penuhi-dengan-tulisan/

Menulis merupakan salah bentuk aktifitas kreatif yang diminati oleh banyak kalangan akhir-akhir ini. Bukan saja usia tua dan dewasa, rema dan anak-anak pun turut meramaikan dunia kepenulisan. Bahka…

10/03/2017
Penerbit Mitra Pemuda

Menulis adalah aktifitas yang tak pernah mati. Dari susunan huruf, rangkaian kata, hingga untaian kalimat yang berujung pada paragraf dan tulisan utuh inilah, sejarah diketahui, dikenal, dan dipahami. Turun temurun manusia menapak yang terjadi sebelum kaum mereka, mengambil pelajaran untuk berbuat hari ini, menganalisis fakta-fakta masa lalu sebagai dalil, pijakan, dan bahan dasar untuk merencanakan esok dan mencipta masa depan. Berakar dari tulisan. Ayo menulis tanpa tapi!

Menulis adalah aktifitas yang tak pernah mati. Dari susunan huruf, rangkaian kata, hingga untaian kalimat yang berujung pada paragraf dan tulisan utuh inilah, sejarah diketahui, dikenal, dan dipahami. Turun temurun manusia menapak yang terjadi sebelum kaum mereka, mengambil pelajaran untuk berbuat hari ini, menganalisis fakta-fakta masa lalu sebagai dalil, pijakan, dan bahan dasar untuk merencanakan esok dan mencipta masa depan. Berakar dari tulisan. Ayo menulis tanpa tapi!

10/03/2017
Penerbit Mitra Pemuda

Menulis adalah aktifitas yang tak pernah mati. Dari susunan huruf, rangkaian kata, hingga untaian kalimat yang berujung pada paragraf dan tulisan utuh inilah, sejarah diketahui, dikenal, dan dipahami. Turun temurun manusia menapak yang terjadi sebelum kaum mereka, mengambil pelajaran untuk berbuat hari ini, menganalisis fakta-fakta masa lalu sebagai dalil, pijakan, dan bahan dasar untuk merencanakan esok dan mencipta masa depan. Berakar dari tulisan. Ayo menulis tanpa tapi!

Menulis adalah aktifitas yang tak pernah mati. Dari susunan huruf, rangkaian kata, hingga untaian kalimat yang berujung pada paragraf dan tulisan utuh inilah, sejarah diketahui, dikenal, dan dipahami. Turun temurun manusia menapak yang terjadi sebelum kaum mereka, mengambil pelajaran untuk berbuat hari ini, menganalisis fakta-fakta masa lalu sebagai dalil, pijakan, dan bahan dasar untuk merencanakan esok dan mencipta masa depan. Berakar dari tulisan. Ayo menulis tanpa tapi!

10/03/2017

Menulis adalah aktifitas yang tak pernah mati. Dari susunan huruf, rangkaian kata, hingga untaian kalimat yang berujung pada paragraf dan tulisan utuh inilah, sejarah diketahui, dikenal, dan dipahami. Turun temurun manusia menapak yang terjadi sebelum kaum mereka, mengambil pelajaran untuk berbuat hari ini, menganalisis fakta-fakta masa lalu sebagai dalil, pijakan, dan bahan dasar untuk merencanakan esok dan mencipta masa depan. Berakar dari tulisan. Ayo menulis tanpa tapi!

04/03/2017

Alhamdulillah pekan ini ada belasan naskah yang masuk redaksi kami. Semoga kerjasama dalam penerbitan buku sesama anak bangsa menjadi tradisi yang terus kita kembangkan sebagai wujud nyata mencintai Indonesia. Terima kasih banyak kepada seluruh jaringan dan penulis yang bersedia bekerjasama dengan kami. Mohon kritik, saran dan masukannya agar kami semakin patut dipercaya. Wassalam. Penerbit Mitra Pemuda.

Seorang novelis dan penulis skenario terkenal AS, Stepen King pernah mengatakan: “Seorang penulis yang menunggu kondisi ...
08/01/2017
Publikasi atau Minggir!

Seorang novelis dan penulis skenario terkenal AS, Stepen King pernah mengatakan: “Seorang penulis yang menunggu kondisi ideal untuk mengerjakan tulisannya, akan mati tanpa menuangkan satu huruf pun.”

https://mitrapemuda.wordpress.com/2016/12/15/publikasi-atau-minggir/

DALAM dunia akademis dan kepenulisan, ungkapan Publish or Perish kerap “memanasi” telinga banyak orang, termasuk saya yang masih baru dalam dunia kepenulisan. Intinya sederhana tapi tegas : terbitk…

24/12/2016

Sahabat, jadi apa yang membuatmu belum menulis? Aku yakin, alasannya sederhana: kamu masih merasa kalah oleh kenyataan. Padahal kamu adalah orang hebat. Kamu punya kata-kata, punya serpihan bermakna. Kamu punya isi hati, pikiran juga perasaan. Sungguh, setiap hari kamu menabung kosa kata ribuan banyaknya. Kini sudah saatnya tuk kamu bagi kepada pembaca yang sudah lama menanti karyamu, ya menanti tulisanmu.

Kang Syamsudin Kadir, Direktur Penerbit Mitra Pemuda menjadi narasumber pelatihan jurnalistik bersama pimpinan redaksi b...
19/12/2016

Kang Syamsudin Kadir, Direktur Penerbit Mitra Pemuda menjadi narasumber pelatihan jurnalistik bersama pimpinan redaksi beberapa surat kabar di Cirebon.

Penerbit Mitra Pemuda's cover photo
08/12/2016

Penerbit Mitra Pemuda's cover photo

Setelah sebelumnya menerbitkan buku bertema sejarah yang berjudul “MENGENANG PERJUANGAN DAN KEPAHLAWANAN KH ABDUL HALIM;...
04/12/2016
Mitra Pemuda Menerbitkan Buku Fiqih Zakat

Setelah sebelumnya menerbitkan buku bertema sejarah yang berjudul “MENGENANG PERJUANGAN DAN KEPAHLAWANAN KH ABDUL HALIM; Belajar Berjuang Kepada Kiai yang Pahlawan” karya Momon Lentuk, kini Mitra Pemuda kembali menerbitkan buku baru dengan tema fiqih, tepatnya fiqih zakat. Buku berjudul “FIQIH ZAKAT AL-HAYYU; Teori dan Aplikasi, Masalah dan Solusi” berukuran 14 x 21 cm dan setebal 170 halaman ini merupakan karya “keroyokan” dua dosen IAI bunga Bangsa Cirebon, KH. Abd. Hayi Imam, M.Ag dan Muhammad Idrus, M.Ag.

https://mitrapemuda.wordpress.com/2016/12/04/mitra-pemuda-menerbitkan-buku-fiqih-zakat/

Setelah sebelumnya menerbitkan buku bertema sejarah yang berjudul “MENGENANG PERJUANGAN DAN KEPAHLAWANAN KH ABDUL HALIM; Belajar Berjuang Kepada Kiai yang Pahlawan” karya Momon Lentuk, kini Mitra P…

Penerbit Mitra Pemuda's cover photo
02/12/2016

Penerbit Mitra Pemuda's cover photo

Address

Komplek Perumahan Bumi Arum Sari, Jl. Angsana 1 Nomor 119, RT. 01/RW. 11, Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun,
Sumber
45135

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Penerbit Mitra Pemuda posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Penerbit Mitra Pemuda:

Videos

Nearby media companies


Comments

https://golomolas.blogspot.com/2020/02/catatan-hati-seorang-ayah.html?m=1 CATATAN HATI SEORANG AYAH Oleh: Syamsudin Kadir Penulis buku "Saatnya Menjemput Jodoh" Anak adalah anugerah terbaik dari Allah untuk kita. Ia semakin spesial karena pada faktanya tak sedikit pasangan suami-istri yang belum atau tidak mendapatkan keturunan. Nikah lama atau cepat ternyata tak serta merta mendapatkan anugerah ini. Coba bayangkan saja, tak sedikit orang yang berlimpah harta, menjadi pejabat di instansi, manajer pada perusahaan tertentu dan pokoknya orang penting di banyak lembaga. Harta tentu saja banyak. Mobil dan motor parkir di halaman khusus. Saldo rekening pun ada di banyak bank. Mungkin juga punya kontrakan rumah, mobil sewa, dan masih banyak lagi. Itu semua tentu bakal membuat bahagia. Semua kebutuhan hidup terpenuhi bahkan melimpah. Suami ingin apa saja pasti istrinya penuhi. Begitu juga sebaliknya, istri mau apa saja pasti suaminya bakal penuhi. Serasa sempurna hidupnya. Mereka jalan-jalan ke luar kota pun itu urusan gampang. Bahkan urusan keluar negeri bukan soal. Itu sangat mudah dan mau kapan saja bisa. Tinggal pencet tombol, uang langsung keluar. Bukan seikat. Bahkan berikat-ikat. Warnanya juga rerata merah. Laci meja dan lemari bisa jadi terisi penuh. Tapi apakah kebahagiaan bisa diraih dengan kondisi semacam itu? Bisa iya, bisa tidak. Tergantung sudut pandang dan pengalaman masing-masing. Sebab terlihat bahagia belum tentu bahagia. Terlihat tak bahagia bisa jadi sangat bahagia. Karena kaya harta tak sekaya hati. Tapi kaya harta dibarengi kaya hati itu jauh lebih kaya. Tak usah jauh-jauh. Tak sedikit orang yang berlimpah harta tapi kehilangan rasa cinta bahkan tak ada rasa sayang. Karena pasangan suami atau istri tak selamanya seperti semula. Mau didandan pakai apapun, kalau usia sudah tua, si istri tetap saja kehilangan wajah aslinya. Begitu juga suami. Semuanya berubah seiring perubahan waktu dan pola hidup. Orang bahagia karena harta yang melimpah itu bisa saja. Tapi saya sangat percaya kalau tak mendapatkan anugerah anak atau tak punya anak, semua yang melimpah takkan berarti apa-apa. Karena harta bisa selesai dan habis. Tapi anak adalah keabadian. Membuat kehidupan semakin bermakna. Tengoklah mereka yang berharta melimpah ruah tapi tak punya anak. Mungkin terlihat bahagia. Sekasat mata iya bahagia. Tapi percayalah, tanpa anak mereka bakal susah merasakan bahagianya punya anak. Hidup terlihat ramai padahal sepi. Kering tak bernyawa. Gersang di atas kelimpahan harta. Suasana batin kadang nyesak. Perihal harta yang menumpuk tapi tak ada keturunan. Kalau kelak sudah tua dan meninggal, siapa gerangan yang mengurus kekayaan? Di sini tentu agak bingung juga pelik. Sebab sebahagia-bahagianya hidup di atas harta yang melimpah, kalau tak punya anak, hidup bakal terasa hampa, kering kerintang dan kadang angkuh juga merendahkan orang. Penyakit hati pun kadang muncul seketika. Perilaku buruk sebagai ekspresi keangkuhan dan kesombongan pun terlihat nyata dalam bersikap dan menyikapi persoalan. Hubungan dengan sesama pun renggang. Merasa paling wah dari yang lain. Jauh dari masyarakat luas. Dan masih banyak lagi. Alhamdulillah saya mendapat anugerah dari Allah, dua anak hebat. Ya, keduanya adalah anak yang hebat. Namanya Azka Syakira dan Bukhari Muhtadin. Mereka adalah anak yang sangat aktif, suka main, rajin baca, doyan ngelukis, hobi tanya, dan khusyu mendengar. Walau kadang bikin kesal karena memang doyan ngeyel, keduanya telah membuat saya dan istri kerap dipaksa untuk memahami kehidupan secara jernih. Pertanyaan mereka yang kadang ngasal membuat saya makin percaya bahwa mereka adalah anak cerdas dan mencintai saya dan istri secara tulus. Terima kasih Azka Syakira dan Bukhari Muhtadin. Kalian adalah energi dan inspirator. Maaf bila Ayah tak sehebat yang kalian harapkan. Maaf bila Ayah kadang berkata dan bersikap yang membuat kalian berpikir soal cinta dan kasih Ayah kepada kalian. Nak, Ayah sangat mencintai dan menyayangi kalian. Walau kadang ada saja kata dan sikap yang kurang berkenan yang tetiba datang. Kehidupan kita memang butuh jam terbang. Kita butuh belajar dan terus belajar. Terutama Ayah, Ayah butuh belajar dan belajar, agar menjadi Ayah pembelajar. Semoga setiap waktu yang kita miliki benar-benar dimanfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat. Karena setiap detik sejatinya kehidupan itu sendiri. Dengan begitu, kita semakin percaya dan menyadari bahwa kehidupan kita semakin indah dan memang layak untuk dikenang. Selamanya. (*) Selasa 4 Februari 2020
MENULIS ITU MUDAH, ASYIK, MENYENANGKAN DAN BIKIN KETAGIHAN Oleh: SYAMSUDIN KADIR Penulis buku "Saatnya Menjemput Jodoh"; nomor WhatsApp 085797644300. ADA begitu banyak yang bertanya kepada aku seputar bagaimana menulis. Bukan saja bagaimana memulainya tapi juga bagaimana memastikan sebuah tulisan dibaca orang. Aku sendiri sebetulnya baru mulai belajar menulis. Benar-benar orang yang masih asing dengan dunia kepenulisan. Jadi aku bukan orang yang berpengalaman banyak dalam dunia kepenulisan. Ya warga baru gitu deh. Namun selama ini aku selalu berupaya agar setiap orang yang baru kenal dengan aku, orang yang mengajak aku ngobrol santai dan siapapun yang menurut aku potensial menjadi penulis apapun profesinya, kelak mesti punya karya tulis. Kalau bukan buku, ya minimal artikel bebas. Tentu yang lebih seru adalah punya buku karya sendiri. Kalau aku telisik lagi pengalaman selama ini, paling tidak ada beberapa hal penting yang aku jadikan sebagai kunci penting. PERTAMA, Mulai dari hal-hal sederhana. Menulis tak usah langsung ke masalah-masalah serius dan butuh teori segala. Tulislah hal-hal sederhana. Mulailah menulis hal-hal sederhana yang setiap hari kita alami, rasakan, saksikan, lihat dan sebagainya. Hal-hal sederhana, misalnya, tentang orang-orang yang kita cinta. Keluarga, sahabat atau mungkin tetangga kita yang sangat peduli dan simpati pada kita. Lebih seru lagi menulis tentang istri atau suami yang kita cinta. Tentang ketulusannya untuk menjadi pasangan hidup bagi kita. Tentang kesungguhannya mendampingi kita selama sekian waktu hingga kini dan tentu saja berharap selamanya. Atau bahkan menulis tentang kedua orangtua dan mertua kita. Tentang ketulusan dan jasa baik mereka selama ini, ya dalam kehidupan atau perjalanan hidup kita. KEDUA, Mulai dari sesuatu yang berkaitan dengan hoby, minat, bakat, karir atau sesuatu yang disukai. Misalnya, kita seorang guru maka mulailah menulis tentang teman guru yang sangat kreatif, gokil, cerdas atau yang lainnya. Bisa juga menulis tentang anak didik kita yang unik, kreatif dan memiliki kekhasan yang kalau diceritakan dan dibikin dalam bentuk tulisan bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi anak didik lainnya. Bisa juga menulis tentang pengalaman selama mengajar di sebuah lembaga pendidikan. Suka dan sukanya. Senang atau gembiranya. Di samping kesedihan yang bisa jadi pernah dialami. Tentu agar hikmah atau pelajarannya bermanfaat bagi siapapun. KETIGA, Mulai dari sekarang. Seideal apapun cita-cita kita dalam dunia kepenulisan, satu-satunya jalan agar menjadi nyata adalah bertindak alias memulainya dari sekarang. Sehebat apapun pikiran kita, sebagus apapun ide kita dan seluar biasa apapun impian kita untuk melahirkan sebuah karya tulis, itu akan menjadi kenyataan manakala kita segera memulainya dari sekarang. Aku sendiri tak begitu memperhatikan soal SPOK, EYD, dan titik bengek aturan kepenulisan. Bagi aku itu soal ke sekian. Sebab dalam banyak pengalaman aku sendiri, sibuk dengan berbagai hal tersebut justru membuat aku jadi enggan memulai, bahkan kreatifitasku benar-benar terhambat. Nah, sekarang, tak usah sibuk dengan teori ini itu deh. Fokuslah menulis dan menulis. Semakin kita fokus dan terus melatih diri maka suatu saat kita bakal menyaksikan sendiri bahwa menulis itu mudah dan asyik. Bahkan dapat menikmati sendiri bahwa menulis juga menyenangkan dan bikin ketagihan. Sudah, baca tulisan aku ini sekali saja. Tak usah berlama-lama. Kalau kelamaan malah nanti engga menulis juga. Lebih baik langsung menulis saja. Salah atau benar, baik atau buruknya, yah itu nanti. Biarkan pembaca yang menilai. Tugas kita adalah menulis. Tugas pembaca ya membaca. Sederhana toh? 20-an lebih buku, ribuan artikel, ratusan makalah dan berbagai catatan harian yang aku tulis, semuanya aku tulis dengan santai, tanpa pakai teori yang muluk-muluk. Bukan anti teori, cuma kadang teori membendung daya imajinasi, kreatifitas dan ide nakal. Jadi, sisihkan saja dulu. Satu buku yang baru saja aku bereskan bersama beberapa penulis muda lainnya adalah buku "SAATNYA MENJEMPUT JODOH" yang tebalnya sekitar 150-an halaman. Diksi dan pembahasan buku ini sangat ringan dan mudah dipahami. Aku dan penulis lainnya menuntaskan buku ini dalam beberapa waktu terakhir di sela-sela kami disibukkan dengan beragam aktivitas. Ini sekadar contoh dan bukti bahwa menulis itu bisa dilakukan kapan dan di mana pun serta oleh siapapun. Tak mengenal latar belakang dan profesi. Menulis ya menulis aja. Buku ini akan dilaunching in syaa Allah dalam waktu dekat. Info lengkapnya nyusul. Pokoknya sabar saja. Mohon doa dan dukungannya ya. Judulnya asyik juga kan? Sekadar menambahkan, aku beranggapan bahwa menulis itu bukan panggilan profesi. Karena memang penulis itu bukan sebutan untuk pelaku profesi menulis. Menulis bisa dilakukan oleh siapapun. Presiden, Wakil Presiden, Menteri, Hakim, Gubernur, Wakil Gubernur, Walikota, Wakil Walikota, Bupati, Wakil Bupati, Calon Bupati, Calon Wakil Bupati, Ulama, Tokoh Agama, Politisi, Akademisi, Seniman, TNI, Polri, ASN, Sopir, Tukang Ojek, Pedagang Nasi, Penjaga Warung dan siapapun bisa menulis buku. Aku sendiri bukan penulis, dalam pengertian berprofesi sebagai penulis. Walau banyak menulis, aku tetap menjadi patner diskusi mahasiswa di berbagai kampus, teman bercanda anak-anak muda di berbagai kota dan suami terbaik bagi istri aku serta Ayah terhebat bagi anak-anak aku. Eaaaaaa... 😛 Nah, tunggu apa lagi? Tak udah bingung dan bengong. Segeralah menulis. Menulislah dari sekarang. Tulisan ini aku buat untuk siapapun yang masih bimbang dan ragu dengan dunia kepenulisan. Semoga saja terprovokasi dan tergoda untuk segera menulis. Karena siapapun kita, mau menulis atau tidak, aku sendiri sudah menyaksikan bahwa menulis itu mudah dan asyik sekaligus menyenangkan dan bikin ketagihan. (*)