29/04/2016
BERUSAHA, BERDOA, PASRAH
Makna berusaha:
โDan katakanlah; bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu ituโ (Qs. at Taubah: 105), spirit berusaha dan berikhtiar terkandung dalam ayat ini. perintah untuk bekerja artinya perintah untuk berusaha keras dalam menggapai suatu tujuan baik duniwai maupun ukhrowi.
Berusaha adalah langkah pertama yang harus dijadikan pijakan seorang muslim dalam meraih sejuta impian dan harapan, tanpa unsur โusahaโ jangan berharap orang akan bisa mewujudkan keinginannnya. Rasulullah Saw sebagai suri tauladan telah memberi contoh konkrit dalam hal ini, yaitu dengan terjun berbisnis sebagai upaya memenuhi kebutuhan hidupnya.
ุฅูููู ุงููููู ูุงู ููุบููููุฑู ู
ูุง ุจูููููู
ู ุญูุชููู ููุบููููุฑููุงู ู
ูุง ุจูุฃูููููุณูููู
ู
โSesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiriโ (Qs. ar Raโd : 11)
artinya, Allah SWT tidak akan merubah keadaan kita selama kita tidak berusaha merubah sebab-sebab kemunduran. Kalaupun terjadi โkesuksesanโ tanpa dilalui dengan proses usaha, maka hal itu termasuk dalam katagori anugerah khusus dari Allah, bagaimanapun jika Allah SWT berkehendak maka tidak ada sesuatu pun yang bisa menghalangi.
ุฅููููู
ูุง ุฃูู
ูุฑููู ุฅูุฐูุง ุฃูุฑูุงุฏู ุดูููุฆูุง ุฃููู ููููููู ูููู ูููู ููููููููู
โSesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya; jadilah ! maka terjadilahโ (Qs. Yasin : 82)
Makna berdoโa:
Dalam segala aktivitas, kita dianjurkan untuk berdoโa memohon pertolongan dan petunjuk dari Allah SWT. al Qurโan menjelaskan;โDan apabila hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasannya aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoโa apabila ia memohon kepada-Kuโ (Qs. al Baqarah: 186).
Menjadi jelaslah bahwa Allah akan mendengar setiap permintaan para hamba-Nya, dan bahkan akan mengabulkan segala permintaanya.
ุฅูููู ุงููููู ูุงู ููุฎููููู ุงููู
ููุนูุงุฏู
โSesungguhnya Allah tidak menyalahi janjiโ (Qs. Ali Imran: 9)
Namun, apa yang dimaksud dengan pengabulan setiap doโa di sini? Apakah Allah akan menuruti setiap permintaan kita (sesuai bentuk, kualitas dan kuantitas) dari apa yang kita inginkan saat berdoโa, atau memiliki makna yang lebih luas? Pakar tafsir Muhamad bin Ali as Syaukani (w: 1250 H) dalam bukunya fath al Qadir menjelaskan; pengabulan doโa bisa seketika, bisa juga ditunda, bisa sesuai dengan apa yang terlintas saat berdoโa, atau bentuk lain yang lebih bermanfaat bagi si pendoโa Rasulullah Saw bersabda:
ู
ูุง ู
ููู ู
ูุณูููู
ู ููุฏูุนููู ุงููู ูุจูุฏูุนูููุฉู ููููุณู ููููููุง ุฅูุซูู
ู ูููุงู ููุทูููุนูุฉู ุฑูุญูู
ู ุฅููุงูู ุฃูุนูุทูุงูู ุงูููู ุจูููุง ุฅูุญูุฏูู ุซููุงูุซู ุฎูุตูุงูู: ุฅูู
ููุง ุฃููู ููุฌูุนููู ูููู ุฏูุนูููุชูููุ ููุฅูู
ููุง ุฃููู ููุฏูุฎููุฑู ูููู ูููู ุงูุขุฎูุฑูุฉูุ ููุฅูู
ููุง ุฃููู ููุตูุฑููู ุนููููู ู
ููู ุงูุณููููุกู ู
ูุซูููููุง.
โTidak ada seorang muslim yang berdoโa memohon kepada Allah, yang doโanya tidak mengandung unsur dosa dan pemutusan hubungan persaudaraan, kecuali Allah akan mengabulkan dengan tiga kemungkinan; memberikan apa yang dinginkan, disimpan (pahalanya) hingga di alam akhirat, atau diselamatkan dari bahaya yang mengancamโ. (HR. Bukhori).
Makna berpasrah:
Di antara ayat al Qurโan yang menjelaskan tentang urgensi tawakkal (berpasrah) bagi pribadi muslim dalam menjalani kehidupan adalah firman Allah dalam surat at Talaq:
ููู
ูู ููุชูููููููู ุนูููู ุงูููููู ูููููู ุญูุณูุจููู ุฅูููู ุงูููููู ุจูุงููุบู ุฃูู
ูุฑููู ููุฏู ุฌูุนููู ุงูููููู ููููููู ุดูููุกู ููุฏูุฑู
โDan barangsiapa bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya, sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatuโ (Qs. at Talaq: 3)
Dikisahkan, sufi besar Ibrahim bin Adham bertemu dengan seorang pemuda yang tampak gelisah, beliau berkata: saya akan bertanya tentang tiga hal: 1- apakah ada sesuatu di alam ini terjadi tanpa kehendak dari Allah?, Pemuda menjawab: tidak ada. 2- apakah rizkimu bisa berkurang dari apa yang telah ditetapkan oleh Allah?, Pemuda menjawab: tidak, 3- apakah ajalmu bisa berkurang dari tanggal yang telah ditetapkan oleh Allah? Pemuda menjawab: tidak mungkin, kemudian Ibrahim bin Adham berkata: kalau begitu kamu harus mengkhawatirkan apa? Namun, tawakal (berpasrah) harus diposisikan setelah proses usaha dan berdoโa, hal ini sebagai antisipasi agar kita tidak berburuk sangka terhadap Allah SWT (atas segala ketetapan-Nya), dengan berpasrah saat menunggu hasil jerih payah dan usaha keras, kita diarahkan kepada dua hal positif, yaitu; bersyukur saat menemukan kesuksesan, dan bersabar saat menghadapi kegagalan. Di sinilah Rasulullah Saw bersabda: โsaya kagum dengan keadaan orang Islam, semuanya istimewa; ketika sukses mereka bersyukur, dan ketika gagal mereka bersabarโ (HR. Muslim).
Kesimpulan:
Dari uraian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa; dalam menjalani kehidupan di alam fana, kita dianjurkan berusaha keras untuk merealisasikan keinginan dan cita-cita, hal ini tentunya dibarengi dengan berdoโa memohon pertolongan dan petunjuk dari Allah SWT, kemudian apapun hasil dari usaha keras yang telah kita curahkan, semuanya kita kembalikan kepada Allah SWT. Saat usaha kita berhasil kita tidak lupa daratan, begitu juga saat usaha gagal, kita tidak dihinggapi rasa frustasi dan kekecewaan. Yang demikian inilah sebagai bentuk penyelarasan antara tiga hal yang ditekankan dalam ajaran Islam; yaitu berusaha, berdoโa dan berpasrah.
โBiarkan waktu berlalu dengan segala s**a dukanya, lapangkan jiwa dalam menghadapi keputusan Tuhan. Janganlah bersedih karena kejadian yang menyakitkan, sebab segala peristiwa di dunia tidak ada yang kekal. Dan jadilah dirimu manusia yang kebal terhadap cobaan dan ancaman, namun sikap perilakumu tetap pemaaf dan setiaโ (Imam SyafiโI (w: 204 H) )
Wallahu Aโlam