02/08/2026
وارفع بواو وبيا اجرر وانصب # سالم جمع عامر ومذنب
Ada masa untuk berdiri tegak, ada masa untuk menunduk bijak.
Keduanya bukan tanda kalah atau menang, Namun dinamika perjalanan hidup yang penuh hikmah.
Seperti alfiyyah mengajarkan, perubahan bentuk bukanlah cela, tetapi sesuai dengan keadaan. Demikian p**a manusia
Beberapa waktu lalu saya sempat berdiskusi dg salah satu senior, saya masih ingat apa yg dia utarakan, kayanya Semua orang ada masanya tapi yg menarik adalah bagaimana mengantisipasi badai, karena seseorang yg sudah berada diatas ketika jatuh tidak semuanya punya sayap untuk terbang kembali, begini ada ssok yg mampu bertahan dg kelincahan geriknya, di jatuhkan sekalipun dia masih mampu bergerilya, bagaikan belut yg licin di tangkap, atau kancil yg mampu melompat kesana kemarin tanpa intervensi. Ya begitulah dalam tafsir lain manusia menjalani kehidupan sambil mencari takdirnya, bagaimana ia bersikap kalau sedang di atas apakah memberimu kemanfaatan bagi khalayak, dg kebijakan yg adil dan berpihak pada maslahatul umat, bersikap dermawan dg hartanya, dan sebagainya, begitu juga sebaliknya ketika berada di bawah, bagaimana cara mengelola sabar, bersosial dg baik, dan senantiasa menjaga kimanannya,
Keduanya sama-sama punya ujiannya, ujian dg nikmat tidak kalah besar cobaannya, sombong, jabatan, Mark up, korupsi, penyelewengan, main perempuan dll, sedangkan cobaan bagi yg kesusahan, cacian sosial, kesabaran menghadapi kelaparan, cobaan kepercayaan dan lainnya,
Alangkah bijaknya kita selalu mengambil ibroh pelajaran kepada orang terdahulu dalam menyikapi dua hal tersebut, karena kehidupan sejati adalah kehidupan akhirat tapi untuk mencapainya butuh kesungguhan dalam kehidupan dunia,
maka demikian dalam sebuah hadist, Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan engkau akan hidup selamanya. Dan beribadahlah untuk akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok pagi,
Pemaknaan yang benar adalah bahwa kita bekerja untuk mendapatkan hal-hal duniawi cukup seperlunya saja. Hal ini karena kita dianjurkan untuk berpikir bahwa kita akan hidup selamanya sehingga hari esok masih ada dan masih banyak waktu untuk melakukannya.