Fed Saty

Fed Saty Berita Viral ✅
(4)

Asdi seorang Dif4bel Berjualan cilok dengan satu k4ki demi bisa bertahan hidup dan biaya adik.Kadang sering terjatuh saa...
04/02/2026

Asdi seorang Dif4bel Berjualan cilok dengan satu k4ki demi bisa bertahan hidup dan biaya adik.Kadang sering terjatuh saat penurunan Karna kakinya tidak kuat menahan gerobak cilok sewa miliknya.

Makin takut makin hafal 🤣
04/02/2026

Makin takut makin hafal 🤣

Lanjutkan ndan sipkami yakin itu hanya gerakan semata untuk menghukum prajurit itu. Sebagai bentuk jera. Untuk solatnya ...
04/02/2026

Lanjutkan ndan sip
kami yakin itu hanya gerakan semata untuk menghukum prajurit itu. Sebagai bentuk jera. Untuk solatnya pasti sudah dimasjid dulu

Dengan penuh penyesalan, kami mengakui bahwa apa yang kami lakukan adalah kesalahan. Kami memang telah mencuri, dan kami...
04/02/2026

Dengan penuh penyesalan, kami mengakui bahwa apa yang kami lakukan adalah kesalahan. Kami memang telah mencuri, dan kami tidak menyangkal perbuatan itu.

Namun kami juga manusia yang memiliki hak untuk diperlakukan secara layak di hadapan hukum.

Apa yang kami alami setelah kejadian itu sungguh di luar batas. Kami divkuli dan di4niaya bersama keluarga korban tanpa ada kesempatan membela diri. Rasa sakit yang kami terima bukan hanya fisik, tetapi juga batin. Kesalahan kami seharusnya diproses melalui jalur hukum, bukan dibalas dengan kekerasan.

Kami memohon agar kejadian ini diusut secara adil dan menyeluruh. Kami siap mempertanggungjawabkan perbuatan kami sesuai hukum yang berlaku, tetapi kami juga berharap perlakuan yang manusiawi serta keadilan bagi semua pihak.

Keputusan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Bayu Putro Wijayanto, memicu gelombang perasaan di tengah masyarakat setelah ...
04/02/2026

Keputusan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Bayu Putro Wijayanto, memicu gelombang perasaan di tengah masyarakat setelah seorang korban pencurian justru ditetapkan sebagai tersangka. Korban dinilai dengan sengaja memukul pelaku saat berusaha mempertahankan diri dari aksi kejahatan yang menimpanya.

Dalam keterangannya, pihak kepolisian menyatakan bahwa tindakan tersebut dianggap melanggar aturan. “Ini sudah menyalahi aturan, karena pencuri juga manusia yang tak luput dari dosa dan tidak boleh dianiaya,” menjadi penegasan sikap aparat dalam menangani kasus ini.

Namun bagi banyak orang, keputusan ini terasa menyayat rasa keadilan. Di satu sisi, korban mengalami ketakutan, kerugian, dan tekanan saat berhadapan langsung dengan pelaku kejahatan. Di sisi lain, tindakannya yang lahir dari kepanikan dan naluri mempertahankan diri justru berujung proses hukum.

Peristiwa ini kembali menggugah pertanyaan besar tentang batas pembelaan diri, kemanusiaan, dan keadilan. Masyarakat pun berharap hukum dapat berdiri dengan hati nurani — melindungi korban tanpa mengabaikan nilai kemanusiaan yang menjadi dasar penegakan hukum itu sendiri.

MIRIS! NIAT JAGA RUMAH MALAH JADI TERSANGKA 🛑Dunia seolah terbalik! Seorang mahasiswa yang seharusnya fokus belajar, kin...
03/02/2026

MIRIS! NIAT JAGA RUMAH MALAH JADI TERSANGKA 🛑
Dunia seolah terbalik! Seorang mahasiswa yang seharusnya fokus belajar, kini harus berhadapan dengan hukum hanya karena menjaga kehormatan keluarganya.

Bayangkan, maling masuk ke rumah, mengincar harta milik nenek yang dicari dengan susah payah. Sebagai cucu, apakah harus diam saja melihat neneknya terancam? Sandika memilih melawan, dia memilih melindungi. Tapi apa balasannya?

Hukum kita seolah berkata:
"Kalau ada maling, sambutlah dengan kopi, jangan dipukul, nanti kamu yang dipenjara." ☕️💔

Logika mana yang bisa menerima? Ketika penjahat "dilindungi" hak aslinya karena terluka, sementara korban yang membela diri justru divonis bersalah.

Apakah kita harus menunggu dipukul dulu baru boleh melawan?
Apakah kita harus membiarkan maling menjarah rumah agar kita tetap aman dari jeratan hukum?

Cukup sudah ketidakadilan ini. Mari kita kawal kasus ini agar hukum tidak hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas, apalagi tumpul bagi mereka yang mencari keadilan.

Bagikan postingan ini jika menurutmu membela keluarga bukanlah sebuah kejahatan! ✊📢

Insiden kecel*kaan m4ut yang melibatkan kendaraan dinas kepolisian kembali terjadi. Seorang pengendara sepeda motor bern...
03/02/2026

Insiden kecel*kaan m4ut yang melibatkan kendaraan dinas kepolisian kembali terjadi. Seorang pengendara sepeda motor bernama Agus Tamimi (37) dilaporkan meninggal dunia setelah tert*brak mobil patroli milik Polrestabes Palembang pada Jumat malam, 30 Januari 2026. Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, tepatnya di area putaran balik (U-turn) depan Puskesmas Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang. Kejadian bermula saat mobil patroli jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi V 4145-30 yang dikemudikan oleh Aipda Edi Supono (ES) melintas di lokasi kejadian. Di saat yang bersamaan, korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Filano terlibat b3nturan keras dengan mobil dinas tersebut. Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Permata, nyawa korban tidak tertolong akibat luk4 serius yang dideritanya. Menanggapi insiden tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat untuk memberikan pernyataan resmi. Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Shandi Nugroho, melalui Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga besar almarhum Agus Tamimi. "Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas insiden ini. Bapak Kapolda telah menginstruksikan Kapolrestabes Palembang untuk menangani kasus ini secara terbuka dan profesional," ujar pihak kepolisian dalam keterangan resminya. Saat ini, Aipda ES tengah menjalani pemeriksaan intensif terkait insiden tersebut. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan sesuai dengan prosedur yang berlaku untuk menjamin keadilan bagi pihak korban. Pihak keluarga korban berharap agar proses hukum berjalan seadil-adilnya mengingat almarhum meninggalkan duka yang mendalam bagi kerabat dan keluarga di Ogan Ilir

Bripka Seladi adalah sosok polisi yang kerap dipandang sebelah mata karena memilih hidup sederhana. Di balik seragamnya ...
03/02/2026

Bripka Seladi adalah sosok polisi yang kerap dipandang sebelah mata karena memilih hidup sederhana. Di balik seragamnya sebagai anggota kepolisian, ia juga menjalani pekerjaan sampingan sebagai tukang rongsokan.

Selama 16 tahun mengabdi sebagai polisi, khususnya di bidang lalu lintas, Bripka Seladi dikenal teguh memegang prinsip. la tidak pernah menerima suap, meskipun godaan kerap datang dalam tugasnya sehari-hari. Demi mencukupi kebutuhan keluarga, ia tetap memulung rongsokan dengan penuh keikhlasan.

Pilihan hidup itu tidak selalu mudah. Anak-anaknya kerap pulang dengan cerita pilu ditertawakan dan dihina oleh teman-teman di sekolah karena pekerjaan sang ayah. Namun Bripka Seladi tak pernah menyerah. Dengan ketekunan, kerja keras, dan kesederhanaan yang ia pegang teguh, ia terus melangkah tanpa menundukkan prinsip hidupnya.

Buah dari perjuangan itu akhirnya terbayar. Berkat kejujuran dan kerja kerasnya, Bripka Seladi berhasil menyekolahkan anaknya hingga meraih gelar sarjana. Kisah hidupnya menjadi bukti bahwa martabat seseorang tidak ditentukan oleh harta, melainkan oleh kejujuran dan keteguhan hati dalam menjalani kehidupan.

Dengan gaji hanya Rp500 ribu per bulan, Moch. Agus Wijaya, warga Tangerang Selatan (Pamulang), setiap hari mengajar di J...
03/02/2026

Dengan gaji hanya Rp500 ribu per bulan, Moch. Agus Wijaya, warga Tangerang Selatan (Pamulang), setiap hari mengajar di Jakarta Barat.
Siang berdiri di depan kelas mendidik murid- muridnya.
Malam hari berubah profesi, berjualan nasi goreng keliling, bahkan mengantar paket demi menambah penghasilan.
Rutinitas berat itu dijalani bertahun-tahun. Bukan karena tak lelah, tapi karena merasa bertanggung jawab pada masa depan anak-anak bangsa.
Di saat guru membangun mimpi muridnya, ia sendiri masih berjuang sekadar untuk bertahan hidup.
Semoga Pejabat Negri segara menaikan gaji guru honorer bukan gadi dpr…

Tangis pilu nenek Saudah Di DPR,MintaKeadilan dan nama baiknya dikembalikan di kampungnya sendiri.Beliau adalah korb4n y...
02/02/2026

Tangis pilu nenek Saudah Di DPR,Minta
Keadilan dan nama baiknya dikembalikan di kampungnya sendiri.
Beliau adalah korb4n yang menolak tambang emas ileg4l yang diani4ya dan dibuang ke semak semak,tapi tersangka yang ditetapkan polisi cuma satu.Nenek Saudah mengatakan pelakunya lebih dari satu dan lebih mirisnya lagi dia dikeluarkan dari adat oleh peningkatan adat di Pasaman.Mengapa polisi hanya menetapkan 1 tersangka dan nnk Saudah bilang yg ditetapkan itu bukan Pel4ku yg mengani4ya nya…
Kawal K4sus ini sampai nnk Saudah mendapatkan keadilan dan t4mbang emas ileg4l di berhentikan…

kucing bernama Mintel m4ti setelah dit*nd4ng seorang pria saat diajak jalan-jalan di Lapangan Kridosono, Blora, Jawa Ten...
02/02/2026

kucing bernama Mintel m4ti setelah dit*nd4ng seorang pria saat diajak jalan-jalan di Lapangan Kridosono, Blora, Jawa Tengah, Minggu (25/1/2026). Pel4ku disebut tengah berjoging ketika men*nd4ng kucing tanpa alasan jelas.

"Aku sempet kej4r bapaknya tapi ga kekejar, sekarang kucingku udah ga ada, Tolong bantu cari orang ini ya guys, karena dia 'orang penting'. Buat bapaknya, ditunggu iktikat baiknya pak! walaupun panjenengan pensiunan hukum tapi kita sama-sama manusia pak.

Seharusnya kita punya hati dan empati," ujar pemilik kucing, Minggu (1/2/2026).

Kasatreskrim Polres Blora Zaenul Arifin membenarkan pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut dan sedang melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Laki laki mahal…Kisah cinta tulus laki laki yg rawat istri sakit dalam keadaan terbatas,bahkan dia sampai bersimpuh memi...
02/02/2026

Laki laki mahal…
Kisah cinta tulus laki laki yg rawat istri sakit dalam keadaan terbatas,bahkan dia sampai bersimpuh meminta bantuan kpda orang..
Dia tidak hanya bersama istri dalam keadaan cantik dan sehat saja tapi dia menemani istrinya sampai keadaan yg sangat memprihatinkan dan meninggal dunia.Dia tau istrinya Amanat dan dia menjaganya sampai akhir,raganya telah terkub*r namun cintanya masih ada…

Address

Denpasar

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Fed Saty posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share