14/08/2026
Aku senang punya teman baru yang s**a buku. Rasanya seperti menemukan seseorang yang tidak hanya ingin berbagi cerita, tetapi juga bersedia berbagi cara pandang tentang dunia.
Sebab orang yang mencintai buku biasanya tidak sekadar mengumpulkan halaman, mereka mengumpulkan perspektif. Dari satu buku, kita bisa menemukan pertanyaan baru. Dari satu percakapan, kita bisa melihat kehidupan dari sudut yang sebelumnya tak pernah terpikirkan.
Ada sesuatu yang indah ketika dua orang bertemu bukan hanya untuk membicarakan apa yang terjadi, tetapi juga mengapa sesuatu terjadi. Bukan sekadar bertukar cerita, melainkan bertukar cara memahami manusia, kehidupan, dan segala hal yang sering kali terlalu rumit untuk dijelaskan dengan kata-kata sederhana.
Mungkin itulah mengapa aku menyukai pertemanan semacam ini. Kita tidak harus selalu sepakat. Justru perbedaan pandangan membuat percakapan menjadi lebih hidup.
Karena pada akhirnya, teman yang baik bukan hanya seseorang yang membuat kita merasa ditemani. Ia juga seseorang yang membuat kita p**ang dari sebuah percakapan dengan pikiran yang sedikit lebih luas, hati yang sedikit lebih terbuka, dan dunia yang terasa sedikit lebih dalam.