Mutiara hati

Mutiara hati Belajar agama lebih baik dari awal biar tidak menyesal di kemudian hari

04/04/2026

Tuhan…
Mengapa jalan ini terasa begitu berat?
Langkahku tertatih di antara luka yang tak sempat sembuh,
dan malam-malam panjang yang tak lagi punya cahaya.
Aku lelah…
Benar-benar lelah…
Memeluk sabar yang kian retak,
menyembunyikan air mata di balik senyum yang dipaksa.
Ujian demi ujian datang silih berganti,
seakan tak ada jeda untuk sekadar bernapas.
Aku bertanya dalam diam…
apakah ini tanda cinta-Mu,
atau aku telah jauh dari kasih sayang-Mu?
Tuhan…
Jika ini cara-Mu menguatkanku,
maaf… aku hampir menyerah.
Hatiku rapuh, jiwaku goyah,
dan aku tak tahu harus bertahan sampai kapan.
Namun di sisa harap yang hampir padam,
aku masih memanggil nama-Mu lirih…
berharap Kau dengar,
meski suaraku nyaris hilang.
Jika aku tak kuat hari ini,
peluk aku dengan cara-Mu…
jangan biarkan aku benar-benar jatuh,
karena hanya pada-Mu aku ingin pulang.

03/04/2026

Di sunyi malam yang panjang,
ku bisikkan namamu dalam diam,
tak pernah mata ini memandang wajahmu,
namun hatiku terasa begitu dekat padamu.
Rindu ini tak bertepi,
mengalir seperti air yang tak henti,
pada sosok mulia penuh kasih,
yang mencintai umatnya tanpa pamrih.
Ya Rasulullah…
di setiap langkahku yang rapuh,
aku ingin meneladani akhlakmu,
meski jauh dari sempurna diriku.
Sering ku jatuh dalam dosa,
sering ku lalai dari cahaya,
namun ku tahu engkau tetap berdoa,
agar kami tak tersesat selamanya.
Andai waktu dapat diputar,
ingin ku hidup di zamanmu bersinar,
menjadi bagian dari kisah indah,
bersama perjuanganmu menegakkan indahnya Islam.
Kini hanya rindu yang kupunya,
dan shalawat sebagai pengobat luka,
semoga kelak di yaumul akhir,
aku bisa bertemu denganmu… walau sekejap saja.

01/04/2026

"Di Bawah Langit Penghambaan”

Di sepertiga malam yang sunyi,
aku datang tanpa suara,
membawa hati yang rapuh
dan dosa yang tak terhitung jumlahnya.
Aku bersujud…
bukan karena aku suci,
tapi karena aku tahu
Engkau Maha Mengampuni.
Ya Allah,
dalam lelahku mengejar dunia,
aku sering lupa arah,
sering jauh dari cahaya-Mu.
Namun setiap langkah yang tersesat,
selalu Kau sisakan jalan pulang—
lewat doa yang lirih,
dan air mata yang jatuh diam-diam.
Aku hanyalah hamba,
yang tak punya apa-apa
selain harap yang kupanjatkan
dan iman yang terus kuperjuangkan.
Jika dunia menolakku,
cukup Engkau menerimaku.
Jika semua pergi,
cukup Engkau tetap di sisiku.
Di setiap sujudku,
kutitipkan seluruh hidupku—
karena hanya kepada-Mu,
aku ingin kembali utuh.

12/03/2026

"Ramadan is a sacred journey of the soul, where every moment of fasting teaches patience, every prayer strengthens faith, and every act of kindness brings us closer to Allah. It is a beautiful reminder that true peace is found not in what we have, but in the purity of our hearts and the sincerity of our worship."

10/03/2026

“Hidup ini sementara,
maka perbanyaklah amal untuk yang selamanya.”

10/03/2026

“Perbanyak istighfar,
karena di situ ada jalan keluar dari setiap kesulitan.”

10/03/2026

“Jangan berhenti berdoa, karena Allah s**a hamba yang terus berharap kepada-Nya.”

10/03/2026

“Allah tidak melihat seberapa banyak hartamu, tapi seberapa tulus hatimu.”

10/03/2026

“Tidak ada luka yang terlalu dalam bagi Allah untuk menyembuhkannya.”

10/03/2026

“Bukan tentang siapa yang paling cepat berubah,
tapi siapa yang terus berusaha menjadi lebih baik.”

Address

Garut

Telephone

+6281290854727

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mutiara hati posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Mutiara hati:

Share