Clicky

NGAJI ROSO

NGAJI ROSO Syahdukan Kehidupanmu dengan Irama Hati

Operating as usual

26/04/2021

Kenapa Harus Cak Nun dan Kiai Kanjeng? - Doni Saputro (Eks Vocalis Seventeen)

11/04/2021
https://youtu.be/ehFxMohH7YA Presiden RI 2024, Ganjar atau Anies? - alamat Mbah Pri Sidoarjo

Presiden RI 2024, Ganjar atau Anies? - alamat Mbah Pri Sidoarjo

Tayang Perdana Pukul 19.15
04/04/2021

Tayang Perdana Pukul 19.15

04/03/2021

Ketulusan Master Chikung, Obati Segala Penyakit Tanpa Biaya

19/02/2021

Ingin Berkelimpahan? Segera Tinggalkan Kebiasaan Ini - Locus Training

18/02/2021

Hati-hati Tujuan Meditasi Itu Bukan Uang - Tapi Tuhan - Mas Bonang

16/02/2021

Kisah Nyata, Hutang Bank Gaib Senilai 70 Miliar - Mbah Singolawu

15/02/2021

Tak Disangka Beginilah Cara Mbah Singolawu Mengundang Bung Karno.

12/02/2021

Bagaimana Keadaan Bumi Sebelum Ada Manusia? - Mbah Ramu

Info pemesanan bukuWa : 085793023230
26/01/2021

Info pemesanan buku

Wa : 085793023230

22/01/2021

Saksi Mata Misteri Harta Karun Nusantara - Mbah Singo Lawu

OFFICIAL MERCHANDISE NGAJI ROSO(LIMITED EDITION) PRE-ORDER !UKURANMLXLXXL ###LBahan Kaos : Cotton Combed 30s (Kain Halus...
17/01/2021

OFFICIAL MERCHANDISE NGAJI ROSO

(LIMITED EDITION) PRE-ORDER !

UKURAN
M
L
XL
XXL
###L

Bahan Kaos : Cotton Combed 30s (Kain Halus & Adem )

Harga

Pendek : 95 k
Panjang : 100 k

Info pemesanan WA 085793023230
PEMBAYARAN VIA TRANFER

29/12/2020

Kisah Nyata Dapat Transferan Nyasar Di Rekening - Mas Yunus

12/12/2020

Metode Paling Ampuh Untuk Mewujudkan Semua Keinginanmu - Mas Yunus

11/12/2020

Waspadalah! 2021 Awal Akan Terjadi Puncak Murkanya Alam? - Romo Edi Ronggo

07/11/2020

Wujud Kasunyatan Guru Sejati | Wejangang Eyang Jati Kusumo

30/10/2020

HEBOH!!! Jasad Bung Karno Hilang Saat Mau Dipindahkan.

29/10/2020

Menyurga Ketika Masih Di Dunia.

23/10/2020

Loss Doll!!! Buka-bukaan perjalanan spiritual Mas Bonang.

20/10/2020

Pimpinan berjiwa krisna akan pimpin Indonesia.

19/10/2020

Teknik Nafas Agar Melihat Nabi dan Orang Suci.

Address

Gresik

Telephone

+6285793023230

Website

facebook.com

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when NGAJI ROSO posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Videos

Nearby media companies


Other News & Media Websites in Gresik

Show All

Comments

Selalu nyimak lan ngaji kaweruh 🙏🙏
DIRI DAN KEAJAIBAN BILANGAN (6/12)

Mana yang lebih dulu, telur atau ayam. Ini pertanyaan canda sepanjang zaman. Senada dengan itu saya punya pertanyaan. Apakah ini pertanyaan canda atau bukan, entahlah. Barangkali tergantung kita. Apakah akan dijadikan pertanyaan canda atau pertanyaan serius.

Kalau pertanyaannya “mana yang lebih dulu diri atau angka” maka jawabannya adalah diri. Mengapa? Karena kesadaran orang atas angka atau lambang bilangan adanya setelah adanya setelah penetahuan tentang matematika berkembang.

Bagaimana kalau pertanyaannya “mana yang lebih dulu diri atau bilangan”? Silakan anda pikir sendiri jawabannya.

Kembali ke bilangan empat dan tiga. Lambangnya adalah 4 dan 3. Jika dikalikan maka hasilnya adalah 12. Tahukan anda bahwa kalimat syahadat tauhid, demikian juga syahadat rasul, dalam tulisan Arab, jumlah hurufnya adalah 12 dan 12. Dalam tulisan Arab, la ilaha illa Allah, jumlah hurufnya 12. Muhammada rasul Allah juga 12.

Ini identik dengan 12 jam siang dan 12 jam malam Jika 12 dan 12 dijumlahkan sama dengan jumlah jam dalam sehari semalam.

12 juga ada hubungannya dengan jumlah bulan dalam setahun, zodiak, putra Nabi Yakub a.s

Dalam dunia sastra Nusantara ada Gurindam 12 karya Raja Ali Haji.

4 dan 3 jika dijumlahkan hasilnya 7, Ini sama dengan jumlah hari dalam seminggu.

4 dan 3 juga dikenal sebagai pembagian alam dalam paham martabat tujuh.

Khusus untuk bilangan 4 nya, bisa mewakili :

Jumlah sahabat Nabi Muhammad s.a.w (Abubakar r.a, Umar r.a, Utsman r.a, ‘Ali r.a)

Jumlah kitan suci agama samawi :

Taurat, Zabur, Injil, AlQuran

Malaikatul muqarrabin :

Jibril, Mikail, Israfil, Izrail

Dalam naskah Gurindam Duabelas karya Raja Ali Haji, tertulis :

Barang siapa mengenal yang empat
Maka ia itulah orang yang ma’rifat

Itu yang saya ingat. Bisa jadi anda punya fenomena bilangan empat lainnya.

Saya hanya bercerita tentang pengamatan saja. Yang saya tulis ini bukan ajaran, bukan aliran, tidak untuk mempengaruhi siapapun. Saya tidak menyimpulkan apapun.

Semoga tulisan ini menarik untuk dibaca.

202202131733 Kotabaru Karawang
DIRI DAN KEAJAIBAN BILANGAN (5/12)

Tentang 14 sudah saya tulis. Tapi masih ada hal lain yang berhubungan dengan 14.

Dalam matematika ada bilangan yang disebut bilangan prima. Definisinya bermacam-macam. Intinya adalah bahwa bilangan prima itu hanya mempunya 2 faktor yaitu bilangan itu sendiri dan satu.

Tulisan tentang bilangan prima di google sangat banyak. Saya hanya akan membatasi 14 saja. 14 bilangan prima pertama yaitu : 2. 3. 5. 7. 11. 13. 17. 19, 23, 29, 31, 37, 41, dan 43. Deretan ini tampak seperti biasa. Tapi tampak menjadi luar biasa.

Saya menerapkan operasi penjumlahan atas deretan ini. 2 + 3 + 5 … + 41 + 43. Silakan jumlahkan. Barangkali saya salah. Sama tidak jumlahnya.Duaratus delapanpuluh satu. Lambangnya adalah 281. Mari kita susun letaknya menjadi 2, dan 81. Kita baca “dua” dan “delapan satu”.

Bagaimana hubungannya dengan diri. Ini dia. 2 adalah jumlah tangan, atau kita khususkan “dua telapak tangan”. Kemudian untuk memahami “delapan satu”nya amda harus paham lambang bilangan (angka) dalam tulisan Arab. Jika belum tahu silakan buka google. Saya mencantumkan gambar sebagai pelengkap tulisan ini.

81 digitnya adalah 9 dan sebaliknya 18 digitnya juga 9. Jika dijumlahkan 9 dengan 9 menjadi 18, jika dikalikan 9 dengan 9 menjadi 81. Kita mendapat 2 angka digit yaitu 9 dengan 9. Jika kita baca dalam sistem desimal maka lambang ini terbaca “sembilanpuluh sembilan”.

Saya tidak usah menambah tulisan tentang bilangan 99 ini. Anda pasti paham.

Saya tidak akan menyimpulkan apapun dalam tulisan saya. Ini bukan ajaran, bukan aliran. Hanya pengamatan saja dan saya ingin berbagi hasil pengamatan saya ini.

202202121942 Kotaru Karawang
DIRI DAN KEAJAIBAN BILANGAN (4/12)

Setiap bilangan adalah saksi menyaksikan. Demikian menurut pendapat saya. Kita tidak bisa paham “nol” jika kita tidak paham “satu” atau sebaliknya. Kita tidak bisa memahami “tujuh” jika kita tidak paham “enam” dan “delapan”. Kita paham “sembilan” karena kita paham “delapan” dan “sepuluh”.

Masih tentang 4 dan 3. Ingat bahwa 4 atau 3, dan angka-angka lainnya adalah lambang bilangan. Jadi 4 adalah lambang dari “empat”, demikian juga 3 adalah lambang dari “tiga”.

La ilaha illa Allah, ada 4 kelompok huruf. Muhammad rasul Allah ada 3 kelompok huruf. Kebetulan jumlah huruf kalimat ini akan 4 dan 3 juga jika ditulis dalam
Huruf latin.

Apakah anda merasakan nikmat melihat kenyataan ini. Bukan main, ruas dan buku pada telunjuk kita sama dengan jumlah kelompok huruf dalam syahadatain. Apa gerangan rahasia di balik kesesuaian bilangan-bilangan ini dengan diri jasadi.

202202121751 Kotabaru Karawang
DIRI DAN KEAJAIBAN BILANGAN (3/12)

Ada kata dan ada bilangan dengan lambangnya. Mana di antara dua ini yang mengandung kepastian. Saya pikir angka lebih pasti. Satu yang dimaksud oleh A pasti satu p**a dalam pikiran orang lain. Panas untuk seseorang, misalnya bisa hanya hangat oleh orang lain. Tapi kalau panas itu dikonversikan menjadi angka barulah bisa sama. Mungkin untuk kepastian itulah maka suhu tubuh manusia dinyatakan dengan angka.

Setelah telapak tangan kita beralih ke jemari. Kita ambil satu jari. Sebenarnya bisa jari apa saja bisa tapi saya ingin memilih jari telunjuk saja. Telunjuk tangan kanan. Mengapa? Karena telunjuk tangan kanan ini kita gerakkan menunjuk ketika shalat.

Ketika usia saya masih 40 – 50an, dalam pengembaraan saya mencari jawaban atas pertanyaan yang berkecamuk dalam pikiran, saya pernah sengaja menemui orang-orang yang saya anggap patut saya tanyai.

Pertanyaannya sama, yaitu : Mengapa saat tahiyat ketika shalat telunjuk tangan kanan harus digerakkan sedemikian rupa. Tidak ada jawaban yang memuaskan. Mereka memberi keterangan yang tidak jelas. Saya melihatnya lebih karena mereka ingin menyembunyikan ketidaktahuan.

Selain itu ada juga yang marah tapi menasihati. Katanya saya tidak boleh terlalu liar dalam berpikir. Ada hal yang bisa diterangkan ada yang tidak. Ikuti saja dengan keimanan.

Telunjuk kita, demikian juga jemari tangan, mempunyai 4 buku dan 3 ruas. Jadi ada bilangan empat dan bilangan tiga.

Kita lihat kata “bismillah” dalam huruf Arab. Ada ba sin mim (3) dan ada alif lam lam ha (4).

(BERSAMBUNG)

202202121311 Kotabaru Karawang
DIRI DAN KEAJAIBAN BILANGAN (2/12)

Dibandingkan dengan banyaknya bilangan sama dengan tak terhingga, tulisan saya ini hanya sebutir debu di padang pasir. Atau setitik air di lautan. Itupun mungkin tidak pantas untuk dijadikan perbandingan.

Tapi biarlah yang sedikit dalam pikiran saya dinyatakan dalam serial unggahan, Dan ini adalah yang ke-2.

Tulisan kedua dimulai dengan daftar berikut di bawah ini. AlQuran mengkristalkan ada 29 surat yang diawali dengan huruf hijaiyah.

1. Al-Baqarah diawali huruf Alif Lam Mim
2. Ali 'Imran diawali Alif Lam Mim
3. Al-A'raf diawali Alif Lam Mim Shad
4. Yunus diawali Alif Lam Ra
5. Huud diawali Alif Lam Ra
6. Yusuf diawali Alif Lam Ra
7. Ar-Ra'du diawali Alif Lam Mim Ra
8. Ibrahim diawali Alif Lam Ra
9. Al-Hijr diawali Alif Lam Ra
10. Maryam diawali Kaaf Haa Yaa 'Ain Shaad
11. Thahaa diawali Tha Haa
12. Asy-Syuara diawali Tha Sim Mim
13. An-Naml diawali Tha Sin
14. Al-Qasshash diawali Thaa Sin Mim
15. Al-'Ankabut diawali Alif Lam Mim
16. Ar-Rum diawali Alif Lam Mim
17. Luqman diawali Alif Lam Mim
18. As-Sajdah diawali Alif Lam Mim
19. Yaa Siin diawali Ya Sin
20. Shaad diawali huruf Shad
21. Al-Mu'min/Al-Ghafiir diawali haa Miim
22. Al-Fushilat diawali haa Miim
23. Asy-Syuura diawali huruf haa Miim dan 'Ain Siin Qaaf
24. Az-Zukhruf diawali haa Miim
25. Ad-Dukhaan diawali haa Miim
26. Al-Jatsiyaah diawali haa Miim
27. Al-Ahqaaf diawali haa Miim
28. Qaf diawali huruf Qaf (قٓ)
29. Al-Qalam diawali Nuun (نٓ)


29 jika dibaca sebagai bilangan desimal adalah “duapuluh sembilan” dan jika dibaca sebagai bilangan digit adalah “dua sembilan_sepuluh” dibaca “dua sembilan basis sepuluh”. Bilangan “dua sembilan” merujuk ke “2 tangan” dan setiap tangan nilai hitungannya 9.

Dengan memperhatikan pola umum telapak tangan yang memiliki tanda satu delapam delapan satu. Yang satu delapan dan delapan satu itu jumlahnya adalah sembilan maka dua sembilan bisa disudutkan ke bilangan sembilan sembilan. Dengan basis 10 maka sembilan sembilan dibaca sebagai “sembilanpuluh sembilan”. Lambang bilangannya adalah 99.

Pasti semua sudah paham bahwa bilangan sembilanpuluh sembilan ini merujuk kepada asma”ulhusna.

Kembali ke 29 surat yang diawali dengan huruf hijaiyah. Huruf hijaiyah yang dijadikan awal surat-surat itu tampak sebagai banyak tapi jika dipilah jenisnya maka hurufnya hanya 14. 14 sebelah kanan dan 14 sebelah kiri jika dijumlahkan menjadi 28, dan 28 adalah jumlah abjad Arab dai alif sampai ya.
Lalu di mana ajaibnya bilangan ini dengan diri? Silakan perhatikan gambar telapak tangan yang saya unggah bersama dengan tulisan ini.

Masih gambar yang kemarin namun ada perbedaan. Saya mencantumkan gambar bintang berwarna merah pada ruas-ruasnya.

Ternyata jumlah ruas sebelah tangan kita sama dengan jumlah huruf hijaiyah yang tercantum sebagai awal ayat di 29 surat AlQuran.

Saya yakin sekali bahwa semua ini bukanlah sebuah kebetulan. Kalau dianggap sebagai kebetuan maka sama saja dengan menganggap bahwa AlQuran diturunkan dengan cara kebetulan.

Meskipun ada, saya tidak akan menampilkan kesimp**an apapun dalam tulisan saya. Andalah yang membuat kesimp**an. Samakah kesimp**an anda dengan kesimp**an saya?

202202110729 Kotabaru Karawang
DIRI DAN KEAJAIBAN BILANGAN (1/12)

Lambang bilangan dan bilangan adalah dua hal yang berbeda. Ketika kita melihat 1, 2, 3, 4, dst didefinisikan sebagai “lambang bilangan”. Lambang bilangan lebih akrab dengan sebutan “angka”, sedangkan satu dua tiga empat dst adalah bilangan. Ketika kita memunculkan bilangan “lima” maka lambang bilangannya atau angkanya adalah “5”

Sangat banyak orang yang s**a dengan utak-atik angka. Dari yang hanya sekedar hobi sampai dengan yang menjadikan angka sebagai landasan penelaahan mendalam.

Mereka menelaah angka dan menghubungkannya dengan realitas alam sekitar bahkan realitas semesta. Namun saya belum menemukan sosok yang menelaah angka dan menghubungkannya dengan realitas diri.

Diri yang saya maksud adalah diri jasadi. Dengan kata lain angka dihubungkan dengan kenyataan yang ada pada badan kita, pada jasad kita.

Apa yang saya tulis ini sudah sangat sering saya unggah di medsos. Selain itu saya juga mengirimkannya sebagai pesan kepada beberapa orang ternama di medsos. Saya kirim kepada mereka yang saya anggap ahli pikir, ulama/kiyai, da’I dlsb.

Sungguh aneh. Tidak seorangpun dari mereka yang merespon. Tidak ada. Bertahun-tahun saya tunggu, sampai hari ini tak satu responpun yang datang.
Ada beberapa kemungkinan alasan mereka tidak merespon. Pertama karena apa yang saya kirim itu tidak terkejar oleh pikiran mereka, tidak masuk ke dalam akal mereka sehingga kiriman saya dianggap sampah dan tidak perlu ditanggapi.

Kedua, mereka tahu, apa yang saya kirim itu masuk akal. Tapi karena datangnya dari orang lain seraya takut disebut bodoh, maka tak perlu direspon.

Ketiga, mereka membacanya lalu menelusuri jejak digital saya yang sangat terbuka di medsos. Lalu mereka melihat bahwa saya bukan ulama, bukan kiyai, bukan ustadz/profesor. Saya tidak punya gelar apapun. Nah karena saya tidak bergelar apapun mereka merasa rugi jika harus merespon.

Masih ada kemungkinan lainnya tapi kita tinggalkan saja itu. Saya akan mulai dengan (1) :

Bilangan “sembilanbelas”. Untuk memahami bilangan ini kita harus tahu dulu mana yang disebut “buku” dan mana yang disebut “ruas” pada jemari tangan. Saya mengambil gambar telapak tangan dari google. Saya membuat garis-gari hitam. Garis-gari hitam itulah yang disebut “buku”. Saya perlu mencatat tentang tebu dan bambu, 2 dari banyak tumbuhan berbuku dan beruas untuk memperjelas pemahaman tentang buku dan ruas.

Buku-buku itu jumlahnya “sembilanbelas”. Jadi bilangan sembilanbelas itu ada pada diri kita.

Jika anda punya waktu silakan masukkan huruf-huruf hija”iyah yang ada pada kalimat basmalah. Berkesesuaian atau tidak. Saya sudah meghitungnya ratusan kali dan pas.

(BERSAMBUNG)

202202100814 Kotabaru Karawang
x

Other News & Media Websites in Gresik (show all)

Iksaaj Center KIOS PUPUK PT NASA  Gamstel Chanaya Channel M.T Riyadhul Jannah Sokaraja Posbakum Pranaja Sul Sel Sampitvgram DiponCyber Relatif.ID Corongtimur.com As-Salam Media Promo Daihatsu surabaya Sergapye.com HN News.com Ayomalang.com Kery KIM POJOK KATA