Indramayu Kabar

Indramayu Kabar Seputar Indramayu
Berita Terupdate

Aksi pencurian dengan barang curian tak biasa terjadi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Seorang pria terekam kamera pe...
12/04/2026

Aksi pencurian dengan barang curian tak biasa terjadi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Seorang pria terekam kamera pengawas (CCTV) saat membobol rumah warga dan membawa kabur barang-barang ‘nyeleneh’ seperti celana dalam hingga remote televisi.

Peristiwa ini terjadi di rumah milik Roehimat (69), warga Perumahan Graha Panyindangan Estate, Kecamatan Sindang, Minggu (12/6/2026) sekitar pukul 02.26 WIB.

Korban mengatakan, pelaku tidak mengambil barang berharga yang ada di dalam rumah. Namun, sejumlah barang lain justru hilang, di antaranya dua tabung gas LPG 3 kilogram, remote televisi, celana dalam, hingga setengah bungkus rokok.

“Barang berharga nggak ada yang hilang, cuma itu dua tabung gas, remote TV, mungkin disangkanya HP karena kondisi rumah gelap, terus juga maling itu ngambil celana dalam saya, sama setengah bungkus rokok,” kata Roehimat saat ditemui di rumahnya.

Dari rekaman CCTV, pelaku diketahui beraksi seorang diri. Ia mengenakan jaket, celana panjang, serta penutup wajah saat menjalankan aksinya.

Pelaku sempat menggeledah sejumlah ruangan di dalam rumah, mulai dari membuka lemari hingga laci meja di ruang tengah untuk mencari barang.

Diduga, pelaku masuk dengan cara mendongkel pintu belakang rumah yang berbatasan langsung dengan area kebun dan empang.

“Sepertinya dicongkel pakai linggis, masuk dari pintu belakang. Sebenarnya pintu itu ada alarmnya, tapi sudah lama tidak saya kontrol, kayaknya mati,” ujarnya.

Saat kejadian, Roehimat mengaku sedang tertidur pulas dan tidak mendengar aktivitas mencurigakan di dalam rumah. Ia baru mengetahui adanya pencurian keesokan paginya setelah mengecek rekaman CCTV.

“Saya tidur waktu kejadian, baru tahu paginya. Pas dicek di CCTV ternyata ada maling, tapi barang yang hilang cuma itu,” katanya.

Roehimat yang tinggal seorang diri di rumah tersebut mengaku heran dengan barang-barang yang diambil pelaku. Ia pun sengaja membagikan rekaman CCTV ke media sosial agar kejadian serupa tidak terulang.

“Yang bikin geleng-geleng itu dia ngambil barang-barang kayak remote TV sampai celana dalam saya juga diambil, ngambilnya itu yang bagus lagi,” ucapnya.

Pasca kejadian, Roehimat berencana menutup permanen pintu belakang rumahnya dengan tembok karena jarang digunakan.

“Saya rencananya pintu belakang mau ditembok, jarang dipakai juga. Dulu bikin pintu di belakang buat ngadem, karena belakang itu empang sama kebun,” tuturnya.

Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Sindang juga telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.

Sumber Indramayu Update

Tiga santriwati menjadi korban kecelakaan lalu lintas usai ditabrak mobil operasional Koperasi Merah Putih di Jalan MT H...
12/04/2026

Tiga santriwati menjadi korban kecelakaan lalu lintas usai ditabrak mobil operasional Koperasi Merah Putih di Jalan MT Haryono, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Ketiga korban diketahui berinisial AAM (13), WH (13), dan DT (13). Saat kejadian, mereka tengah melakukan aktivitas olahraga pagi bersama rombongan santri lainnya di sekitar lokasi kejadian, tepatnya dekat Pasar Caplek.

Akibat insiden tersebut, ketiganya mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Indramayu. Kondisi terbaru para korban masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan, termasuk CT Scan dari pihak medis.

Sementara itu, sopir mobil pikap merek mHawk bernama Purnama (51), warga Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, telah diamankan di Mapolsek Sindang untuk dimintai keterangan.

Saat ditemui di kantor polisi, Purnama mengakui dirinya mengantuk saat mengemudi. Ia mengaku berangkat dari Jakarta pada pukul 01.00 WIB dini hari untuk mengantarkan mobil baru tersebut ke Blitar, Jawa Timur.

“Ngantuk pak. Berangkat dari Jakarta jam 1 malam, mau antar mobil ke Blitar,” ujar Purnama.

Ia menyebut, kecepatan kendaraan saat kejadian tidak tinggi, yakni sekitar 20 kilometer per jam. Hal ini juga diperkuat hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), yang menunjukkan tidak adanya kerusakan signifikan pada kendaraan, hanya goresan ringan.

Selain mengantuk, Purnama juga mengaku sempat salah mengambil jalur. Seharusnya, ia berbelok ke arah Bunderan Mangga di pertigaan Terminal Sindang, namun justru melaju lurus ke arah Desa Terusan.

“Harusnya belok kanan, tapi malah lurus karena ngantuk,” katanya.

Mobil yang dikendarainya diketahui merupakan kendaraan baru dengan nomor polisi B 9687 XYH dan masih menggunakan pelat sementara. Kendaraan tersebut rencananya akan digunakan untuk operasional Koperasi Merah Putih di wilayah Blitar.

Purnama menegaskan akan bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Ia juga mengaku telah melaporkan insiden ini kepada pimpinannya, yang disebut akan segera datang ke Indramayu sebagai bentuk itikad baik kepada para korban.

“Sudah dilaporkan ke pimpinan, insya Allah kami beritikad baik atas kejadian ini,” pungkasnya.

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kecelakaan tersebut, sementara kondisi para korban terus dipantau oleh tim medis.

Sumber Indramayu Update

Tiga santriwati Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo mengalami kecelakaan usai tertabrak mobil operasional Koperasi Merah ...
12/04/2026

Tiga santriwati Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo mengalami kecelakaan usai tertabrak mobil operasional Koperasi Merah Putih di Jalan MT Haryono, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Pengurus ponpes, Ardi, mengatakan peristiwa itu terjadi saat para santriwati tengah menjalani kegiatan rutin olahraga pagi. Mereka berjalan beriringan di bahu jalan menuju Alun-alun Indramayu.

Tiba-tiba dari arah belakang datang mobil operasional Koperasi Merah Putih berjenis mHawk dan langsung menyeruduk rombongan.

Akibat kejadian tersebut, tiga santriwati berinisial AAM (13), WH (13), dan DT (13) mengalami luka, terutama di bagian kepala. Ketiganya langsung dievakuasi ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan perawatan intensif.

Menurut Ardi, para korban telah menjalani pemeriksaan CT scan. Namun, hasilnya belum dapat dipastikan karena dokter spesialis tidak berada di tempat saat hari libur.

“Kemungkinan besar hasilnya baru diketahui besok,” ujarnya.

Ardi menuturkan, posisi santriwati saat berjalan sudah berada di pinggir jalan dan berbaris rapi. Ia menduga kecelakaan terjadi karena sopir dalam kondisi mengantuk.

“Ini karena seharusnya mobil itu belok ke arah Bunderan Mangga, tapi malah lurus ke Terusan, hingga kemudian terjadi tabrakan itu. Diduga karena sopirnya mengantuk,” jelasnya.

Saat ini, mobil dan sopir telah diamankan di Mapolsek Sindang. Pihak Koperasi Merah Putih disebut telah menunjukkan itikad baik dan bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Pihak ponpes masih terus memantau kondisi korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Salah satu korban dilaporkan sempat mengalami muntah saat bangun tidur.

Sumber Indramayu Update

Tiga santriwati Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi korban k...
12/04/2026

Tiga santriwati Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi korban kecelakaan lalu lintas, Minggu (12/4/2026) pagi. Mereka tertabrak mobil pikap operasional Koperasi Merah Putih saat sedang berolahraga.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Raya MT Haryono, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang. Saat itu, para korban tengah berjalan kaki bersama rombongan santriwati lainnya menuju Alun-alun Indramayu untuk kegiatan rutin olahraga pagi.

Namun, tiba-tiba sebuah mobil pikap Koperasi Merah Putih merek mHawk yang melaju dari arah Terusan menuju pusat kota menabrak rombongan dari belakang.

Kapolsek Sindang, AKP Karnala, mengatakan dugaan sementara kecelakaan terjadi karena sopir mengantuk.

“Lokasi kejadian di Jalan Raya MT Haryono Desa Dermayu, Kecamatan Sindang. Dugaan sementara karena sopir mengantuk,” ujar Karnala saat dikonfirmasi.

Akibat kejadian tersebut, tiga santriwati mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan penanganan medis. Ketiganya diketahui berinisial AAM (13), WH (13), dan DT (13), yang terdiri dari dua siswi tingkat SMP dan satu tingkat MA.

Sementara itu, mobil pikap yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Mapolsek Sindang bersama sopirnya, Purnama (51), warga Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Pengurus Ponpes Al-Urwatul Wutsqo, Ardi, menyampaikan bahwa kondisi ketiga korban masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan, termasuk CT scan.

“Masih dirawat di rumah sakit. Kami masih menunggu hasil CT scan, karena tadi dokter belum sempat membaca hasilnya. Kemungkinan dirawat inap,” kata Ardi.

Ia menambahkan, salah satu korban dilaporkan mengalami muntah setiap kali bangun dari tidur. Pihak pondok pesantren terus memantau perkembangan kondisi para santriwati tersebut.

Sumber: Indramayu Update

Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Desa Plumbon pada Sabtu (11/4/2026). Insiden tersebut melibatkan seb...
11/04/2026

Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Desa Plumbon pada Sabtu (11/4/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil pick up dan sepeda motor. Belum di ketahui dari penyebab kecelakaan tersebut satu korban Meningg*| duni*

Sumber: Indramayu Update

Pemerintah terus mempercepat realisasi program Koperasi Merah Putih. Di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sebanyak 23 uni...
11/04/2026

Pemerintah terus mempercepat realisasi program Koperasi Merah Putih. Di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sebanyak 23 unit mobil truk telah tiba dan langsung didistribusikan ke sejumlah desa.

Penyerahan truk berwarna putih bertuliskan ‘Koperasi Desa Merah Putih’ itu dilakukan secara simbolis di Makodim 0616/Indramayu, Sabtu (11/4/2026).

Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo mengatakan, bantuan kendaraan operasional ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

“Kendaraan operasional tersebut diharapkan dapat menunjang distribusi logistik dan aktivitas usaha koperasi, mulai dari sektor pertanian hingga kebutuhan pokok masyarakat,” kata Tulus.

Ia menambahkan, bantuan ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak terkait dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.

Tak hanya kendaraan, pemerintah juga akan menyalurkan sarana prasarana pendukung lainnya, seperti rak display untuk menunjang operasional koperasi.

Pada tahap awal, sebanyak 23 truk didistribusikan kepada Koperasi Desa Merah Putih yang pembangunannya telah rampung 100 persen. Salah satunya berada di Desa Rambatan Kulon.

Ketua Koperasi Desa Merah Putih Rambatan Kulon, Daryono, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia memastikan kendaraan akan langsung dimanfaatkan untuk mendukung distribusi logistik koperasi.

“Bagi kami sebagai penerima manfaat tentunya sangat bahagia. Terima kasih atas bantuannya,” ujarnya.

Daryono menjelaskan, koperasinya akan mengelola enam unit usaha strategis, mulai dari penyediaan sembako, penjualan gas LPG, klinik, apotek, penyaluran pupuk bersubsidi, hingga simpan pinjam.

Ia berharap keberadaan armada truk ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di desanya.

“Semoga bermanfaat untuk memajukan perekonomian desa kami,” ucapnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Longok, Taridi. Ia meyakini kehadiran Koperasi Merah Putih akan menggerakkan roda ekonomi desa.

“Mobil ini sangat luar biasa. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Dandim 0616 Indramayu,” kata Taridi.

Ia menambahkan, truk tersebut akan dimanfaatkan untuk mengangkut hasil panen dan potensi desa lainnya agar dapat dipasarkan lebih luas.

“Rencananya untuk muat gabah maupun potensi desa, bahkan ditargetkan bisa dipasarkan ke desa lain hingga wilayah Indramayu,” pungkasnya.

Sumber Indramayu Update

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana menerbitkan surat edaran agar anak muda tidak memaksakan pesta pernikahan m...
11/04/2026

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana menerbitkan surat edaran agar anak muda tidak memaksakan pesta pernikahan mewah. Ia mendorong konsep pernikahan sederhana, terutama bagi yang kondisi ekonominya terbatas, agar tidak membebani orang tua dan kehidupan setelah menikah.

Menurutnya, pernikahan sederhana lebih efisien dan membantu pasangan fokus membangun masa depan, termasuk pendidikan dan usaha. Wacana ini muncul sebagai upaya mengurangi budaya gengsi serta risiko finansial di kalangan generasi muda.

Sumber tvOneNews

Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) diduga menjadi penyebab kebakaran rumah kosong di Desa/Kecamatan Losarang, Kabupaten I...
09/04/2026

Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) diduga menjadi penyebab kebakaran rumah kosong di Desa/Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026). Peristiwa ini merupakan kejadian kedua dalam sepekan terakhir dengan dugaan penyebab serupa.

Kepala Bidang Damkar pada Dinas Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan insiden sebelumnya terjadi di Desa Puntang pada Minggu (5/4). Modus yang dilakukan pelaku pun disebut sama.

“Yang kedua hari ini, penyebabnya sama ODGJ, kronologinya juga sama persis seperti yang di Desa Puntang, awalnya ODGJ itu melakukan bakar-bakaran,” kata Jajat saat dihubungi.

Berdasarkan keterangan saksi, ODGJ tersebut terlihat masuk ke dalam rumah kosong sekitar pukul 12.00 WIB. Sekitar satu setengah jam kemudian, atau pukul 13.30 WIB, ia berlari keluar bersamaan dengan munculnya kobaran api dari dalam rumah.

“Kemungkinan di dalam itu dia bakar-bakar sampah,” ujarnya.

Warga yang melihat kejadian itu langsung melaporkan ke petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar pun segera meluncur ke lokasi, bahkan harus meminta tambahan armada untuk membantu proses pemadaman.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB setelah petugas berjibaku selama kurang lebih tiga jam. Jajat menyebut proses pemadaman sempat terkendala minimnya sumber air di lokasi.

“Proses pemadaman berjalan aman, tapi memang ada sedikit hambatan kaitan dengan sumber air yang agak jauh, makanya tadi minta bantuan armada tambahan,” jelasnya.

Akibat kebakaran tersebut, bangunan rumah kosong itu hangus dan hanya menyisakan puing-puing. Sejumlah furnitur bekas di dalam rumah juga ikut terbakar.

“Rumah yang terbakar itu rumah kosong, sudah lama ditinggal pemiliknya,” tambah Jajat.

Sementara itu, ODGJ yang diduga menjadi penyebab kebakaran langsung melarikan diri. Warga sempat berupaya mengejar, namun tidak berhasil dan memilih fokus memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas datang.

“Alhamdulillah api tidak sampai merambat ke rumah-rumah sekitar,” pungkasnya.

Sumber Indramayu Update

Warga Indramayu yang sebelumnya viral karena terlantar di Merauke Papua Selatan akhirnya bisa pulang ke kampung halaman....
09/04/2026

Warga Indramayu yang sebelumnya viral karena terlantar di Merauke Papua Selatan akhirnya bisa pulang ke kampung halaman.

Mereka pun memberi kabar terakit kondisi mereka saat ini, dan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Indramayu, Lucky Hakim atas upaya pemerintah daerah yang menyelamatkan mereka, Kamis (9/4/2026).

Sumber Indramayu Update

Warga petambak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) bakal menggelar aksi lanjutan menolak P...
09/04/2026

Warga petambak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) bakal menggelar aksi lanjutan menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) Revitalisasi Tambak Pantura. Massa yang diturunkan disebut bisa mencapai lebih dari 10 ribu orang.

“Karena sampai sekarang tidak ada kejelasan, kemungkinan dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi, kira-kira di atas 10.000 massa,” ujar Koordinator Umum KOMPI, Hatta, Kamis (9/4/2026).

Hatta menyebut, keputusan aksi lanjutan diambil karena belum ada kejelasan atas tuntutan mereka. Padahal, sebelumnya Bupati Indramayu Lucky Hakim sempat merespons aksi penyerahan tiga karung koin receh dengan memfasilitasi pertemuan.

Namun, KOMPI meminta agar pertemuan turut dihadiri pimpinan DPRD Indramayu, termasuk ketua fraksi dan komisi. Permintaan itu tak terpenuhi hingga larut malam, sehingga pertemuan batal digelar.

Penjadwalan ulang pada Rabu (8/4) pun, lanjut Hatta, belum menghasilkan kejelasan serupa.

KOMPI pun memastikan aksi lanjutan tetap digelar di Pendopo Indramayu. Mereka akan melayangkan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

“Kami tetap akan menuntut keberpihakan pemimpin terhadap nasib kami sebagai penggarap tambak,” tegasnya.

Hatta juga menyinggung kasus petani penggarap Perhutani yang terdampak proyek Pertamina dan mendapat ganti untung hingga Rp 600 juta per hektare. Ia menilai, proyek PSN seharusnya juga memberikan kejelasan serupa kepada warga.

“Kami akan memperjuangkan hak kami. Kalau tiba-tiba dirampas, akan kami lawan,” ujarnya.

Untuk saat ini, KOMPI masih fokus menggelar aksi di Indramayu. Namun, mereka membuka kemungkinan membawa tuntutan ke tingkat pusat jika tak ada kejelasan.

Sumber Indramayu Update

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati bakal melayani sebanyak 40 kelompok terbang (kloter) pada musim haji 2...
09/04/2026

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati bakal melayani sebanyak 40 kelompok terbang (kloter) pada musim haji 2026. Total jemaah yang diberangkatkan diperkirakan mencapai sekitar 17.700 orang.

Executive General Manager BIJB Kertajati, Nuril Huda, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait kesiapan operasional haji tahun ini.

“Tadi pagi kita juga sudah rapat koordinasi dengan beberapa stakeholder yang terlibat dalam penerbangan haji tahun ini,” ujar Nuril saat dihubungi, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, jumlah kloter tahun ini meningkat signifikan dibandingkan musim haji 2025 yang hanya melayani 24 kloter. Pemberangkatan jemaah dijadwalkan mulai 22 April hingga 20 Mei 2026, sementara kepulangan berlangsung dari 1 Juni sampai 30 Juni 2026.

“Tahun ini merupakan yang terbanyak di antara tiga edisi ibadah haji yang terbang dari BIJB. Bertambahnya jumlah kloter ini seiring dengan progres pembangunan di Asrama Haji Indramayu,” katanya.

Nuril memastikan seluruh kesiapan di bandara telah terpenuhi, baik dari sisi fasilitas maupun dukungan maskapai penerbangan.

“Untuk tahun ini semuanya sudah siap, insya Allah kita siap memberangkatkan sebanyak 40 kloter,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jabar, Elfin Fakhrudin, memastikan kesiapan Asrama Haji Indramayu sebagai embarkasi.

Jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama pada 21 April 2026 dan diberangkatkan keesokan harinya melalui BIJB Kertajati. Total 40 kloter tersebut berasal dari 19 kabupaten/kota di Jawa Barat.

“Yang berangkat dari Asrama Haji atau Embarkasi Haji ini total ada 40 kloter dengan rata-rata satu harinya itu bisa dua kloter,” ujar Elfin saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, terdapat delapan kabupaten/kota lain di Jawa Barat yang masih diberangkatkan melalui Asrama Haji Bekasi, di antaranya Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Cianjur, Sukabumi, dan Karawang.

Dari sisi fasilitas, Asrama Haji Indramayu dinilai telah siap mendukung operasional haji tahun ini. Saat ini tersedia empat gedung penginapan dengan kapasitas masing-masing sekitar 400 orang.

“Jumlah itu hampir satu kloter. Jadi kalau untuk penerbangan tahun ini, satu harinya sekitar 1-2 kloter itu insya Allah memadai,” jelasnya.

Selain itu, tersedia dua aula untuk proses keberangkatan dan kepulangan, fasilitas untuk petugas, dapur, klinik, serta area manasik yang dapat digunakan jemaah maupun masyarakat umum.

Elfin juga memastikan ketersediaan air bersih tidak lagi menjadi kendala setelah adanya kerja sama dengan PDAM.

“Insya Allah semuanya sudah tersambung. Seluruh gedung sudah tersambung semua,” ujarnya.

Meski demikian, pembangunan masjid di kawasan asrama belum sepenuhnya rampung karena keterbatasan anggaran. Pihaknya memastikan fasilitas tersebut tetap akan dimaksimalkan agar bisa digunakan jemaah untuk salat selama masa operasional haji.

“Itu akan coba kami maksimalkan agar nanti bisa digunakan pada saat pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji,” pungkasnya.

Sumber Indramayu Update

Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Indramayu, tepatnya di Desa Larangan, Kecamatan Lohbener, Kamis (9/4/2026) pagi...
09/04/2026

Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Indramayu, tepatnya di Desa Larangan, Kecamatan Lohbener, Kamis (9/4/2026) pagi. Sebuah truk terguling hingga menimpa dua sepeda motor dan sebuah warung di bahu jalan.

Akibat kejadian tersebut, satu orang pemotor dilaporkan tewas di lokasi setelah tertimpa badan truk. Korban diketahui bernama Sri Hartini, pengendara sepeda motor Honda Beat.

“Korban meninggal dunia atas nama Sri Hartini, pengendara sepeda motor Honda Beat,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu, Ipda Masnan saat dikonfirmasi.

Masnan menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan Agung Joan Saputro melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Setibanya di lokasi, sopir truk diduga berusaha menghindari kendaraan di depannya yang berhenti mendadak.

Namun saat melakukan manuver, truk kehilangan kendali dan oleng ke kiri hingga terguling miring.

Nahas, saat truk terguling, dua sepeda motor yang berada di sampingnya ikut tertimpa. Kedua motor tersebut adalah Honda Beat yang dikendarai korban Sri Hartini dan Honda PCX milik Peby Rahayu.

Selain menimpa kendaraan, truk juga menghantam sebuah warung milik warga bernama Susilawati yang berada di pinggir jalan hingga mengalami kerusakan.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas guna mengurai kepadatan di Jalur Pantura.

Saat ini, truk dan dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan telah berhasil dievakuasi dari lokasi.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan saat berkendara,” pungkas Masnan.

Sumber Indramayu Update

Address

Indramayu

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Indramayu Kabar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share