06/05/2026
Dalam struktur regional Sumatra, Sumatra Utara menjadi provinsi dengan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan, yakni mencapai 1,16 persen. Kinerja ekonomi provinsi ini didorong oleh kuatnya aktivitas perdagangan, industri pengolahan, dan konsumsi masyarakat yang tetap tumbuh stabil.
Di posisi kedua, Riau mencatat kontribusi sebesar 1,04 persen. Provinsi ini masih menjadi salah satu pusat ekonomi utama Sumatra dengan dukungan sektor minyak dan gas, perkebunan kelapa sawit, serta perdagangan ekspor yang tetap kuat.
Sementara itu, Sumatra Selatan memberikan kontribusi pertumbuhan sebesar 0,75 persen. Berdasarkan rilis resmi BPS Sumatra Selatan, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut ditopang sektor pertanian, industri pengolahan, serta aktivitas ekspor dan konsumsi domestik yang terus meningkat.
Provinsi lain seperti Lampung dan Kepulauan Riau juga menunjukkan performa positif dengan kontribusi masing-masing sebesar 0,56 persen dan 0,55 persen. BPS Lampung menyebut sektor pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah tersebut.
Adapun Sumatra Barat mencatat kontribusi sebesar 0,37 persen, disusul Jambi sebesar 0,28 persen, dan Aceh sebesar 0,23 persen.
Di sisi lain, kontribusi pertumbuhan ekonomi terendah tercatat di Kepulauan Bangka Belitung sebesar 0,10 persen dan Bengkulu sebesar 0,09 persen. Rendahnya kontribusi tersebut menunjukkan masih adanya tantangan dalam diversifikasi ekonomi daerah dan ketergantungan terhadap sektor komoditas tertentu.
Sumber BPS