Media Flobamora-NTT

Media Flobamora-NTT Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Media Flobamora-NTT, Digital creator, Jakarta.

Media Informasi Tentang Kehidupan Sosial, Politik, Seni dan Budaya Lokal : Flores, Sumba, Timor, Alor (FLOBAMORA) NTT
Citizen Journalism

đź“©[email protected]

📲 0851. 3311. 9598 (admin 1)
📲 0812. 3769. 6797 (admin 2)

Pemerintah daerah berencana memecat ribuan PPPK. Dampak pemangkasan anggaran dan penerapan UU Hubungan Keuangan Pemerint...
29/03/2026

Pemerintah daerah berencana memecat ribuan PPPK. Dampak pemangkasan anggaran dan penerapan UU Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemda.

🔥 Baca selengkapnya: https://s.id/mcQ10

Pemerintah daerah berencana memecat ribuan PPPK. Dampak pemangkasan anggaran dan penerapan UU Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemda.

Gus Islah sering menekankan bahwa esensi beragama adalah menebar kasih sayang dan manfaat bagi sesama manusia. Dalam pan...
23/03/2026

Gus Islah sering menekankan bahwa esensi beragama adalah menebar kasih sayang dan manfaat bagi sesama manusia. Dalam pandangannya, Tuhan tidak membatasi kebaikan hanya pada label agama tertentu.

Ia kerap mengkritik kelompok yang menggunakan agama sebagai alat politik atau "stempel" untuk merasa paling benar (kebenaran tunggal). Baginya, surga adalah otoritas Tuhan yang tidak bisa diklaim secara eksklusif oleh satu kelompok saja hanya berdasarkan identitas formal.

Pandangan ini sejalan dengan konsep dalam teologi Islam yang moderat, di mana amal jariyah dan ketulusan hati kepada kemanusiaan dianggap memiliki nilai tinggi di mata Sang Pencipta, terlepas dari perbedaan keyakinan.

Ia ingin menegaskan bahwa tidak ada manusia yang berhak menjadi "hakim" atas nasib akhir orang lain di akhirat. Fokus utamanya adalah bagaimana manusia bisa berbuat baik di dunia tanpa harus terjebak dalam kebencian antar-identitas.

Ribuan Umat Muslim di Ruteng Laksanakan Shalat Idulfitri 1447 H di Natas Labar*Ruteng, Diskominfo Manggarai* – Ribuan um...
21/03/2026

Ribuan Umat Muslim di Ruteng Laksanakan Shalat Idulfitri 1447 H di Natas Labar

*Ruteng, Diskominfo Manggarai* – Ribuan umat Muslim di Kabupaten Manggarai melaksanakan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah dengan khidmat dan penuh kekhusyukan di Lapangan Natas Labar, Motang Rua, Sabtu (21/3/2026).

Sejak pagi hari, umat mulai memadati lokasi pelaksanaan salat. Demi kelancaran ibadah, akses jalan di sekitar kawasan Natas Labar ditutup sementara selama kegiatan berlangsung.

Shalat Id dimulai pukul 07.00 WITA di bawah langit cerah Kota Ruteng. Gema takbir “Allahu Akbar” berkumandang, menyatukan umat dalam suasana kemenangan yang suci dan penuh makna.

Abdul Muis yang bertindak sebagai Khatib dalam kotbahnya mengajak umat menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk kembali kepada fitrah, saling memaafkan, serta membersihkan diri dari segala khilaf dan dosa.

“Hari Raya Idulfitri adalah saat kita kembali kepada kesucian. Sebagai manusia, kita tidak luput dari kesalahan dan kealpaan. Karena itu, mari kita saling memaafkan atas segala kekhilafan selama ini,” ujarnya.

Usai pelaksanaan shalat, Ketua PBHI Kabupaten Manggarai, H. Abdul Karim, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat dukungan dan partisipasi umat.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Shalat Idulfitri tahun ini berlangsung dengan baik dan penuh kebersamaan. Antusiasme umat sangat luar biasa,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran ribuan jamaah menjadi bukti kuatnya semangat keimanan dan kebersamaan setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan. Ia juga berharap seluruh amal ibadah umat diterima Allah SWT serta membawa keberkahan bagi kehidupan bersama.

Usai pelaksanaan Shalat Idulfitri, Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai, Ny. Meldy Hagur-Nabit, Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, Staf Ahli TP PKK, Ny. Apolonia Ijuk-Abu, Penjabat Sekretaris Daerah Manggarai, Lambertus Paput, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah
antara lain Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kepala Dinas Koperasi, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika .turut hadir dan menyampaikan ucapan Idulfitri kepada umat.

Kehadiran jajaran pemerintah ini menjadi bentuk perhatian dan kebersamaan Pemerintah Kabupaten Manggarai dengan umat Muslim.

Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Idulfitri merupakan momentum penting untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Manggarai.

“Idulfitri bukan hanya tentang kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadan, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan, saling memaafkan, dan memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai toleransi dan persatuan sebagai kekuatan dalam membangun daerah.

“Keberagaman yang kita miliki adalah kekuatan. Mari kita jaga kebersamaan ini agar Manggarai tetap damai, rukun, dan terus maju,” tutupnya. _(RM/Yogy/MC Kab Manggarai)

Sumber : Diskominfo Manggarai

Perang Adalah Kejahatan Dunia : Teater Keserakahan di Atas Puing KemanusiaanOleh : I Putu Agus Karsha Saskara Putra S.Ko...
05/03/2026

Perang Adalah Kejahatan Dunia :
Teater Keserakahan di Atas Puing Kemanusiaan

Oleh : I Putu Agus Karsha Saskara Putra S.Kom
‎
‎Perang bukanlah sekadar benturan fisik antar angkatan bersenjata; ia adalah kebangkrutan moral terdalam dari sebuah peradaban. Ketika diplomasi mati dan ego geopolitik mengambil alih, kemanusiaan sedang dipaksa menandatangani surat kematiannya sendiri.
‎
‎Filosofi Kehancuran : Saat Ego Menjadi Tuhan
‎
‎Secara filosofis, perang antara poros kekuatan—seperti ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran adalah manifestasi dari "Kehendak untuk Berkuasa" yang menyimpang. Di sini, manusia bukan lagi subjek yang bernyawa, melainkan hanya angka dalam kalkulasi strategi.
‎
‎Absurditas Moral : Kita hidup di era di mana teknologi mampu menyembuhkan penyakit mematikan, namun pendanaan justru dialirkan untuk menciptakan mesin yang mampu menghapus kota dari peta dalam hitungan detik.
‎
‎Paradoks Keamanan : Klaim mengejar "perdamaian" melalui akumulasi senjata adalah kebohongan intelektual. Perdamaian yang dibangun di atas ancaman kehancuran timbal balik bukanlah perdamaian, melainkan teror yang tertunda.
‎
‎
‎Hegemoni dan Obsesi Penghancuran
‎
‎Keterlibatan Amerika Serikat dan Israel dalam konfrontasi dengan Iran sering kali dibungkus dengan narasi "stabilitas" atau "pertahanan diri". Namun, di balik retorika tersebut, terdapat bau amis kepentingan industri militer dan hegemoni wilayah.
‎
‎1. Imperialisme Modern : Perang sering kali menjadi alat bagi kekuatan besar untuk mendikte kedaulatan bangsa lain.
‎
‎2. Standar Ganda : Dunia menyaksikan bagaimana hukum internasional menjadi elastis tajam kepada yang lemah, namun tumpul bagi mereka yang memegang kendali teknologi militer tercanggih.
‎
‎3. Siklus Dendam : Setiap rudal yang diluncurkan tidak hanya menghancurkan beton, tetapi juga menanam benih radikalisme baru. Kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan yang lebih brutal di masa depan.
‎
‎
‎Dampak Negatif : Melampaui Garis Depan
‎
‎Perang tidak berhenti saat gencatan senjata dimulai. Dampaknya merayap ke setiap sendi kehidupan:
‎
‎- Erosi Empati : Masyarakat global menjadi mati rasa karena terus-menerus disuguhi narasi kekerasan, membuat nyawa manusia terasa semurah statistik.
‎
‎- Trauma Inter-generasi : Anak-anak yang tumbuh di bawah bayang-bayang jet tempur akan membawa luka psikologis yang tidak akan sembuh oleh bantuan kemanusiaan manapun.
‎
‎Ekosida : Lingkungan hidup hancur secara permanen akibat polusi kimia dan ledakan, sebuah kejahatan terhadap bumi yang tidak bisa diperbaiki.
‎
‎Guncangan Ekonomi Global: Runtuhnya Kemakmuran
‎
‎Secara pragmatis, konflik di kawasan Timur Tengah bukan hanya urusan regional, melainkan badai ekonom bagi seluruh dunia:
‎
‎4 Sektor Yang Terdampak Langsung Berakibat ibat Jangka Panjang :
‎
‎1. Energi : Lonjakan harga minyak mentah dunia secara drastis. | Inflasi biaya produksi di seluruh negara importir energi.
‎
‎2. Logistik : Gangguan jalur perdagangan di Selat Hormuz. Kenaikan harga barang pokok akibat biaya angkut yang melambung.
‎
‎3. Pasar Modal : Ketidakpastian (Vulnerability) yang memicu pelarian modal. Penurunan investasi global dan perlambatan pertumbuhan ekonomi.
‎
‎4. Utang Publik : Anggaran negara tersedot untuk belanja militer. Pengabaian pada sektor pendidikan dan kesehatan publik.
‎
‎
‎Kesimpulan
‎
‎Perang adalah kegagalan nalar. Jika Amerika, Israel, dan Iran terus terjebak dalam lingkaran api ini, yang tersisa nantinya bukanlah pemenang, melainkan hanya tumpukan abu dari peradaban yang gagal belajar dari sejarah. **Dunia tidak butuh lebih banyak pahlawan perang; dunia butuh lebih banyak arsitek perdamaian yang berani.

Editor : Ansell Jenahang

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk serangan bersenjata Amerika Serikat ke Iran di tengah bulan puasa Ramadan. Mereka...
02/03/2026

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk serangan bersenjata Amerika Serikat ke Iran di tengah bulan puasa Ramadan. Mereka juga meminta pemerintah ambil sikap dengan keluar dari Board of Peace alias Dewan Perdamaian bentukan Presiden AS Donald Trump.

Dalam siaran pers nya, MUI mulanya menyatakan, Ramadan seharusnya menjadi bulan yang dihormati seluruh umat manusia, karena umat Islam tengah menjalankan ibadah puasa tahunan secara serentak. Serangan bersenjata itu mereka anggap juga tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan.

"MUI mengutuk serangan Israel yang didukung oleh Amerika karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan pembukaan UUD 1945," dikutip dari siaran pers MUI Nomor Kep-28/DP-MUI/III/2026, Minggu (1/3/2026).

Dalam siaran persnya, MUI turut menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei akibat serangan Israel-Amerika pada (28/2/26). "Kita menyampaikan Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Sebagai syahada kita doakan semoga menjadi penghuni surga, Aamin," tulis MUI.

Source : CNBC Indonesia

Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi bertemu suster Ika di Maumere, Flores. Suster Ika merupakan seorang Biarawati Kato...
23/02/2026

Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi bertemu suster Ika di Maumere, Flores. Suster Ika merupakan seorang Biarawati Katolik yang membantu menyelamatkan 13 wanita Muslim asal Jawa Barat dari dunia malam di Maumere, NTT.

Video : Link di kolom komentar.


Gubernur Jakarta, Pramono Anung, melarang Organisasi Masyarakat (Ormas) untuk melakukan sweeping tempat makan yang buka ...
15/02/2026

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, melarang Organisasi Masyarakat (Ormas) untuk melakukan sweeping tempat makan yang buka selama Ramadhan.

"Saya sebagai Gubernur bertanggung jawab untuk itu dan saya tidak mengizinkan untuk ada sweeping," kata Pramono kepada wartawan di Gereja Protestan Minahasa (KGPM), Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dalam menyambut Ramadhan, Jakarta harus menjadi kota yang damai dan masyarakatnya rukun.

Pramono menegaskan toleransi beragama bukan lagi menjadi masalah di Jakarta. Menurutnya, hal tersebut telah terbukti dari berbagai acara keagamaan yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jakarta.

"Sekarang ini periodisasi kita menyambut Imlek dari dari tanggal 13 sampai dengan 17 itu Imlek. Nanti begitu tanggal 18, maka Jakarta wajahnya total berubah menjadi wajah yang Ramadhan dan juga wajah yang menyambut Idul Fitri," ujar Pramono.

Sumber : tirto.id
Naskah : Auliya Umayna Andani

Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto menyatakan tragedi meninggalnya siswa SD di Ngada NTT meruntuhkan seluruh pencapaian statis...
13/02/2026

Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto menyatakan tragedi meninggalnya siswa SD di Ngada NTT meruntuhkan seluruh pencapaian statistik pemerintah Indonesia yang dipamerkan Presiden Prabowo.

Hal itu diungkpakan melalui sebuah surat yang ditujukannya kepada UNICEF, badan PBB yang menangani perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak di seluruh dunia.

Tiyo menulis, “Presiden Prabowo hidup dalam imajinasinya sendiri, pemerintah gagal menentukan prioritas kemanusiaan. Menjadi ironi yang kejam, ujar dia, ketika pemerintah mampu menyumbang dana sebesar Rp 16,7 triliun untuk Board of Peace yang kontroversial. Sedangkan, seorang anak bunuh diri karena tidak memiliki uang Rp10.000 untuk membeli pulpen dan buku demi bersekolah.

Surat itu juga menyebutkan anggaran pendidikan dirampas untuk kebijakan populis tanpa arah yang potensial jadi ladang korupsi, Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari yang menggerogoti Rp 1,2 triliun uang rakyat.

Ketu BEM UGM juga menilai Prabowo buta pada realitas dan tidak mau belajar. Dengan tegas, melalui surat itu, Tiyo menyampaikan pesan kepada UNICEF, “Help us to tell Prabowo how stupid he is as a president (Bantu kami beri tahu Prabowo Subianto betapa bodohnya dia sebagai presiden)."

Source : Prohealth.id
Editor : Ansell Jenahang

Kisah Djiki, Guru SD Asal NTT yang Taklukkan 3 Kampus Top Amerika Serikat.Setelah 6 tahun mengabdi sebagai guru di salah...
11/02/2026

Kisah Djiki, Guru SD Asal NTT yang Taklukkan 3 Kampus Top Amerika Serikat.

Setelah 6 tahun mengabdi sebagai guru di salah satu sekolah swasta di Palembang, Djiki Yuinggirs, pemuda asal Soe, Nusa Tenggara Timur, kini telah menyelesaikan studi magisternya di Boston University, Amerika Serikat melalui beasiswa LPDP.

Meski sempat mendaftar LPDP tanpa Letter of Acceptance (LoA) karena kendala waktu pengumuman, 3 hari setelah submit aplikasi, ia justru mendapat kabar bahagia diterima di 3 kampus top sekaligus, yaitu University of Pennsylvania, Boston University, dan Vanderbilt University.

Selengkapnya : Link di kolom komentar

Pernyataan Sikap Tokoh Pemuda-Mahasiswa Manggarai Bali : Tragedi di Ngada Adalah Tamparan Keras Bagi Kemanusiaan dan Kea...
05/02/2026

Pernyataan Sikap Tokoh Pemuda-Mahasiswa Manggarai Bali : Tragedi di Ngada Adalah Tamparan Keras Bagi Kemanusiaan dan Keadilan Sosial.
‎
‎DENPASAR, BALI - Tokoh Pemuda dan Mahasiswa Manggarai di Bali I Putu Agus Karsha Saskara Putra S.Kom menyatakan duka mendalam sekaligus kecaman keras atas tragedi bunuh diri seorang anak di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga kuat dipicu oleh tekanan ekonomi dan kemiskinan.
‎
‎Tragedi ini bukan sekadar musibah pribadi, melainkan potret kelam kegagalan negara dalam menjamin hak dasar warga negara untuk hidup layak, terutama bagi generasi muda di pelosok NTT.
‎
‎"Saya merasa terpukul. Di tengah narasi pembangunan yang digembar-gemborkan, masih ada anak bangsa yang memilih mengakhiri hidup karena merasa tidak punya masa depan akibat kemiskinan. Ini adalah alarm keras bagi Pemerintah Kabupaten Ngada dan Pemerintah Provinsi NTT," ujar perwakilan tokoh muda Manggarai Bali.
‎
‎Saya menilai pemerintah daerah seringkali terjebak pada angka-angka statistik makro tanpa menyentuh akar rumput.
‎
‎Adapun penyebabnya antara lain :
‎
‎1. Ketidakpekaan Sosial : Program pengentasan kemiskinan terkesan hanya bersifat administratif dan seremonial, gagal mendeteksi keluarga-keluarga yang berada dalam kondisi desperate (putus asa).
‎
‎2. Kegagalan Jaring Pengaman Sosial :
‎Fungsi Dinas Sosial dan perangkat desa tidak berjalan maksimal dalam memetakan warga rentan, sehingga bantuan seringkali tidak tepat sasaran atau terlambat datang.
‎
‎3. Abainya Kesehatan Mental : Pemerintah cenderung mengabaikan aspek psikologis dari kemiskinan. Kemiskinan bukan hanya soal perut, tapi juga beban mental yang berat bagi anak-anak dan remaja.
‎
‎
‎Agus karsha juga menyatakan
‎Sebagai bentuk kepedulian, saya memberikan masukan konkret bagi Pemerintah Kabupaten Ngada dan Pemprov NTT:
‎
‎Audit Kemiskinan Ekstrem : segera lakukan validasi data *door-to-door* untuk memastikan tidak ada lagi keluarga yang luput dari skema bantuan pangan dan pendidikan.
‎
‎Adakan Program "Sahabat Anak & Keluarga": Membentuk satuan tugas hingga tingkat desa yang bertugas memantau kondisi psikososial warga miskin, bukan sekadar membagikan beras bantuan.
‎
‎Penyediaan Beasiswa Khusus : Pastikan anak-anak dari keluarga miskin mendapatkan jaminan pendidikan penuh (beasiswa) hingga perguruan tinggi untuk memutus rantai kemiskinan sistemik.
‎
‎Layanan Konseling Publik : Menyediakan akses layanan kesehatan mental gratis atau konselor di Puskesmas untuk membantu warga yang mengalami tekanan hidup berat.
‎
‎Sebagai penutup
‎Ia Juga meminta Pemerintah Kabupaten Ngada untuk tidak hanya menyampaikan belasungkawa, tetapi melakukan langkah nyata agar tragedi serupa tidak terulang kembali. Kemiskinan tidak boleh menjadi vonis mati bagi masa depan anak-anak di NTT.
‎
‎Salam Kemanusiaan.

Editor : Ansell Jenahang

Suasana sidang Tipikor jadi heboh ketika Ahok secara terbuka mendesak jaksa supaya tidak hanya fokus pada direksi, tetap...
29/01/2026

Suasana sidang Tipikor jadi heboh ketika Ahok secara terbuka mendesak jaksa supaya tidak hanya fokus pada direksi, tetapi juga memanggil pejabat tinggi termasuk Erick Thohir dan mantan Presiden Jokowi untuk diperiksa terkait dugaan kasus di Pertamina.

Source : PojokJabar.id
Editor : Muhammad Nadhive

Address

Jakarta
13950

Telephone

+6281237696797

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Media Flobamora-NTT posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Media Flobamora-NTT:

Share