Patroli Jaya

Patroli Jaya Berita media online, dan sejenisnya. Follow dan jadi bagian ceritanya👊🏻

🫱🏻‍🫲🏿Pp iklan & promosi DM

November Rain! Sumsel Dilanda Kemarau Panjang, 7 Wilayah Masuk Status Awas Kekeringan
15/09/2026

November Rain! Sumsel Dilanda Kemarau Panjang, 7 Wilayah Masuk Status Awas Kekeringan

KPK amankan 17 orang dalam OTT dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor, Senin (14/9). Fahd ...
15/09/2026

KPK amankan 17 orang dalam OTT dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor, Senin (14/9). Fahd A Rafiq dan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid ikut diamankan.

Yang bikin heboh: penyidik menyita uang tunai rupiah & valas yang dikemas dalam sekitar 20 koper — estimasi awal tembus ratusan miliar rupiah, penghitungan masih berjalan.

Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto alias Gus Arif — yang disebut jadi penghubung antara pihak Summarecon dan Nusron — mengaku 20 koper uang itu miliknya Menteri Nusron Wahid. Fahd A Rafiq disebut berperan sebagai pengepul dana.

KPK sendiri belum konfirmasi resmi soal kepemilikan uang tersebut. Nusron Wahid dipastikan tidak ikut diamankan dalam OTT ini.

Publik menanti: apakah kasus ini akan menyeret nama-nama yang lebih tinggi, atau berhenti di level “orang kepercayaan”?

Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan, tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah do...
15/09/2026

Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan, tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen dari ruangannya.

KPK menggeledah ruangan Agus pada Kamis (10/9/2026) terkait dengan kasus dugaan pemerasan penerimaan mahasiswa baru yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

"Dari kehadiran mereka (tim KPK) mengambil dokumen, saya sendiri kurang tahu yang dibawa apa saja," kata Agus usai mengikuti apel pagi di halaman kompleks Kantor Bupati sekaligus Kantor Sekretaris Daerah (Setda), Senin (14/9/2026).

Selain itu, KPK juga menyita ponsel ajudan dan miliknya yang biasa digunakan untuk komunikasi sehari-hari, termasuk dengan awak media.

Gas 3 KG, Dimana Dikau Berada? Warga OKU Keliling Mencari MuBATURAJA — “Gas 3 kilogram, di mana dikau berada?”Sudah seki...
15/09/2026

Gas 3 KG, Dimana Dikau Berada? Warga OKU Keliling Mencari Mu

BATURAJA — “Gas 3 kilogram, di mana dikau berada?”

Sudah sekitar dua pekan, gas LPG 3kilogram semakin sulit ditemukan di sejumlah warung dan pengecer.

Warga terpaksa keliling dari satu tempat ke tempat lain demi mendapatkan satu tabung untuk kebutuhan memasak.

Yang bikin makin bikin geleng kepala, harga yang sebelumnya sekitar Rp25.000, kini di tingkat pengecer mencapai Rp27.000 hingga Rp30.000 per tabung.

Pedagang pun mengaku pasokan dari agen datang tidak menentu dan jumlahnya terbatas.

❓ Apa sebenarnya yang membuat pasokan gas 3 Kg di OKU semakin sulit?

Dan sampai kapan warga harus berburu gas dari warung ke warung?

Kabar mengenai Heru Pranoto, warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, yang disebut selamat dalam...
15/09/2026

Kabar mengenai Heru Pranoto, warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, yang disebut selamat dalam insiden KM Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin pada 13 September 2026, telah dikonfirmasi pihak keluarga.

Heru Pranoto diketahui merupakan warga Desa Saung Dadi, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur.

Sekretaris Desa Saung Dadi, Ujang Sanusi, membenarkan bahwa Heru merupakan warga desa tersebut.

Informasi itu telah dikonfirmasi pihak desa melalui Ketua RT setempat dan keluarga Heru.

"Benar, Mas Heru Pranoto warga Saung Dadi, Desa Saung Dadi, RT 001/RW 001, Kecamatan Buay Pemuka Peliung," ujar Ujang saat dikonfirmasi jurnalis, Senin (14/9/2026).

Kabar baiknya, Heru disebut dalam kondisi baik setelah insiden tersebut.

Menurut Ujang, pihak desa sebelumnya juga mendapat informasi bahwa Heru bersama keluarganya hendak merantau untuk mencari pekerjaan.

Namun, pihak desa belum mengetahui secara pasti tujuan maupun pekerjaan yang hendak dijalani Heru.

Peringatan Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, soal posisi Purbaya Yudhi Sadewa kini kembal...
15/09/2026

Peringatan Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, soal posisi Purbaya Yudhi Sadewa kini kembali menjadi sorotan.

Saat menghadiri sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026), Noel sempat mengingatkan Purbaya agar berhati-hati. la menilai kebijakan Purbaya berpotensi membuat banyak pihak terusik, sehingga bukan tidak mungkin posisi Menteri Keuangan itu ikut terancam.

Pernyataan tersebut saat itu mungkin hanya dianggap sebagai sebuah peringatan. Namun, tujuh bulan kemudian, tepatnya Senin (14/9/2026), Purbaya benar-benar dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan.

Yang membuat pergantian ini semakin menjadi perhatian, pencopotan tersebut berlangsung secara mendadak. Di tengah agenda rapat di Kompleks Senayan, Purbaya disebut menerima telepon dari Istana yang mengabarkan bahwa dirinya tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan. Tak sampai satu jam kemudian, penggantinya, Suahasil Nazara, dilantik di Istana Negara.

Suasana haru menyelimuti salah satu lingkungan pemukiman ketika seorang warga dikabarkan meninggal dunia. Di balik rasa ...
14/09/2026

Suasana haru menyelimuti salah satu lingkungan pemukiman ketika seorang warga dikabarkan meninggal dunia. Di balik rasa kehilangan yang mendalam, keluarga yang ditinggalkan sempat mengalami kesulitan ekonomi dalam mengurus proses pemakaman jenazah.
Keterbatasan biaya membuat pihak keluarga tidak dapat menyebarkan pengumuman lelayu secara luas melalui pengeras suara masjid. Informasi kepulangan almarhum hanya disampaikan secara terbatas kepada tetangga terdekat.
Meskipun demikian, prosesi shalat jenazah tetap dilaksanakan dengan khidmat di mushala setempat. Shalat jenazah tersebut diikuti oleh puluhan warga yang datang berbelasungkawa secara sukarela tanpa memikirkan amplop atau jamuan.

Innalilahi Wa Inna ilaihi Raji'un Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), did...
14/09/2026

Innalilahi Wa Inna ilaihi Raji'un

Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), diduga meningg*l secara tak wajar. Ayah almarhum menyebut anaknya diduga di4ni*ya senior k*rban di asrama.

Dilansir detik Jatim, Toni, yang juga menjabat Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Madiun, mengatakan dugaan pengani4y*an tersebut bermula ketika Serda Ahmad diminta seniornya membeli makanan mie.

Toni menyebut anaknya diduga di4ni*ya karena makanan yang dibeli tidak sesuai dengan permintaan senior. Serda Ahmad disebut diminta membeli mi goreng, tetapi yang dibawa justru mi kuah hingga membuat murka senior saat di asrama.

"Dari informasi yang saya dapat anak saya disuruh membeli makanan yang tidak sesuai permintaan senior. Mintanya mi goreng namun diberikan mi kuah," tutur Toni dengan mata sembab usai menangisi kepergian anaknya kepada detikJatim, Jumat dini hari (11/9/2026).

Insiden dugaan p3ng*niay4an yang bermula dari persoalan makanan itu disebut terjadi pada Rabu malam (9/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Toni mengatakan peng4ni*y44n diduga kembali terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Menurut Toni, almarhum Serda Ahmad diduga meningg*l akibat jadi k*rban pengani4y*an yang dilakukan oleh seniornya.

Pengani*y4an dilakukan oleh senior berjumlah empat orang saat di asrama pada Kamis pagi sekitar pukul 03.00 WIB.

"Saya dapat info saat sudah meningg*l pukul 03.00 WIB tadi pagi. Saya dihubungi oleh temannya almarhum pukul 04.00 WIB," lanjutnya

14/09/2026

Persoalan fiskal Indonesia tidak cukup diselesaikan dengan mengganti Menteri Keuangan. Selama arah kebijakan Presiden tidak berubah, tekanan terhadap APBN akan tetap besar. Program populis dengan kebutuhan anggaran sangat besar seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) perlu diuji secara ketat dari sisi kemampuan fiskal, efektivitas, ketepatan sasaran, serta manfaat ekonominya.

Masalahnya bukan sekadar besar-kecilnya anggaran. Program masif yang dilaksanakan cepat, melibatkan rantai pengadaan panjang, banyak pelaksana, dan pengawasan yang belum tentu sebanding dengan skalanya juga membuka risiko pemborosan, kebocoran, konflik kepentingan, bahkan korupsi. Kebijakan populis tidak boleh membuat disiplin fiskal dikorbankan demi popularitas politik.

Karena itu, mengganti Purbaya tidak otomatis memperbaiki keadaan. Menteri Keuangan pada akhirnya mengelola konsekuensi dari pilihan kebijakan Presiden. Jika belanja terus diperbesar tanpa prioritas yang ketat, evaluasi berbasis hasil, dan tata kelola yang kuat, siapa pun Menteri Keuangannya akan menghadapi persoalan yang sama.

Kuncinya bukan siapa Menteri Keuangannya. Kuncinya ada pada Presiden dan keberanian mengubah arah kebijakan.

Address

Ibukota
Jakarta

Telephone

+6295618743530

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Patroli Jaya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share