Komaria ismail

Komaria ismail Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Komaria ismail, Digital creator, Jakarta.

Kita lebaran ketupat duluan🤭😍😍
27/03/2026

Kita lebaran ketupat duluan🤭😍😍

Ada yang menunya bertahan ala daging? 🤭 SKIP duluuu ah, menu yang ini luar biasaaa😍😍😍
27/03/2026

Ada yang menunya bertahan ala daging? 🤭
SKIP duluuu ah, menu yang ini luar biasaaa😍😍😍

MIRIS!!! CINTA DI TOLAK, SAJAM BERTINDAK😱 Definisi wanita, dimana gak balas "sapa" dikira sombong, di ajak candaan dibaw...
27/02/2026

MIRIS!!!
CINTA DI TOLAK, SAJAM BERTINDAK😱
Definisi wanita, dimana gak balas "sapa" dikira sombong, di ajak candaan dibawa baper~

Kira-kira kalian mengambil pelajaran dari kisah mahasiswa UIN suska RIAU apa guys?
Silahkan komen dikolong komentar

DARI CERITA BISA DILIHAT RUNTUHNYA SEBUAH KERAJAAN KARENA WANITA💀 Kisah Maria Julissa & Kekasih yang "Menjual" El Mencho...
26/02/2026

DARI CERITA BISA DILIHAT RUNTUHNYA SEBUAH KERAJAAN KARENA WANITA💀

Kisah Maria Julissa & Kekasih yang "Menjual" El Mencho

Kenalin, Maria Julissa. Dia influencer dan model OnlyFans asal Meksiko yang dijuluki "The Baseball Barbie" dengan 3,5 juta followers di IG.

Nah, gini ceritanya:

El Mencho, raja narkoba paling dicari di Meksiko (hadiah dari AS $15 juta!), akhirnya tumbang pada 22 Februari 2026. Bukan karena kena tipu muslihat, tapi karena dikhianati wanita terdekatnya, diduga si pacar sendiri.

Kronologi singkatnya:

Tentara Meksiko mendapat info bahwa pacar El Mencho akan menjenguknya di persembunyian dekat hutan di Jalisco.
Mereka memata-matai "orang kepercayaan" sang pacar buat tahu lokasi persisnya.
Sabtu, pacarnya datang. Minggu paginya, pasukan langsung menggerebek.
Terjadi baku tembak sengit, El Mencho yang bersenjata lengkap (bahkan punya peluncur roket) tewas di tempat.
Lalu, siapa "wanita" itu?
Publik curiga ke Maria Julissa. Foto mereka berdua beredar, tapi Julissa buru-buru klarifikasi: "Itu foto editan AI, gue nggak ada hubungan sama dia!"

Tapi, isunya lebih panas dari itu:
Ada yang bilang "wanita misterius" ini sudah kabur ke AS, dapat $15 juta (Rp225 M) plus paspor Amerika—sesuatu yang susah banget Julissa dapatkan sebelumnya.

Yang jelas:
Entah Julissa atau bukan, wanita ini sekarang dalam bahaya besar. Keluarga dan jaringan kartel pasti bakal cari balas. Karena di dunia kartel, "pengkhianat nggak akan pernah aman."

2017, seorang pria Britania yang telah kehilangan lebih dari setengah wajahnya karena kanker agresif berhasil menjalani ...
26/02/2026

2017, seorang pria Britania yang telah kehilangan lebih dari setengah wajahnya karena kanker agresif berhasil menjalani rekonstruksi wajah yang inovatif, di mana para ahli bedah menggunakan jaringan dan kulit dari kedua kakinya sendiri untuk memulihkan kembali raut wajahnya, suatu prosedur rumit yang dikembangkan setelah berbulan-bulan perawatan dan kemoterapi dan yang melibatkan pencangkokan yang sangat teliti untuk menggantikan tulang, otot, dan kulit.

Tim McGrath menjalani banyak operasi dan rehabilitasi sebelum mencapai hasil luar biasa yang meningkatkan baik penampilan maupun fungsionalitasnya, yang menurut para dokter bukan hanya menandai sebuah tonggak dalam teknik rekonstruktif, tetapi juga sebuah kemajuan dalam kualitas hidup bagi para penyintas kanker yang menghadapi cacat wajah berat, sehingga memunculkan perhatian media dan harapan di kalangan komunitas medis dan para penderita serupa.

Luka yang Gak Pernah Sembuh​Kalo luka di hati cuma didiemin sampai busuk, dendam itu bakal tumbuh diem-diem kayak jamur ...
25/02/2026

Luka yang Gak Pernah Sembuh
​Kalo luka di hati cuma didiemin sampai busuk, dendam itu bakal tumbuh diem-diem kayak jamur di pojokan tembok yang lembap.
​Kawasan Warakas di Tanjung Priok biasanya mulai menggeliat pelan tiap pagi. Ada suara knalpot ojek, bunyi pintu rolling door warung yang dibuka, sama bau nasi uduk yang bikin laper di gang-gang sempitnya. Di salah satu gang itu, ada kontrakan keluarga Siti Solihah. Sederhana banget, temboknya udah mulai pudar, dan jujur aja, hampir nggak pernah kedengeran ada keributan di sana.
​Di rumah itu tinggal seorang ibu, Siti Solihah (50), yang orangnya emang dikenal tegas. Dia tinggal bareng empat anaknya: Afiah (28), MK (24), Syauqi (23), dan si bungsu AA (14). Bukan keluarga yang berduit, tapi di mata tetangga sih mereka kelihatan rukun-rukun aja. Ya, seenggaknya itu yang kelihatan dari luar.
​Nggak ada yang nyangka kalau di balik pintu itu, ada dendam yang makin hari makin tebel, persis kayak jamur di sudut tembok yang basah.
​Suatu hari, Syauqi keluar rumah kayak biasanya. Mukanya lempeng aja, nggak ada yang aneh. Dia jalan ke warung, terus beli sesuatu yang kelihatan sepele: racun tikus.
​Bungkus kecil itu langsung masuk kantong, terus dia pulang.
​Kondisi rumah lagi tenang pas dia sampai. Ibunya lagi sibuk, kakak sama adeknya juga lagi santai di kamar. Syauqi langsung ke dapur, nyalain kompor, terus bikin teh. Bau uap tehnya sih harum banget, harusnya sih bikin tenang ya?
​Tapi sayangnya, hari itu bau tehnya bercampur sama niat yang gelap banget.
​Pas korbannya udah nggak sadar atau pingsan, Syauqi ngeluarin racun tikus tadi. Isinya zinc phosphate. Dia campurin itu ke panci teh yang lagi mendidih. Racunnya larut gitu aja—nggak ngerubah warna, nggak ada baunya juga. Bener-bener licin.
​Teh itu dituang ke cangkir.
​Syauqi masuk ke kamar satu-satu. Dengan dinginnya, dia suapin teh beracun itu ke mulut orang-orang yang dia sayangi—yang lagi nggak berdaya dan nggak tahu apa-apa.
​Ibunya. Kakaknya. Adeknya yang masih kecil.
​Nggak ada teriakan, nggak ada yang ngelawan. Cuma sepi yang jadi saksi.
​Racunnya kerja pelan tapi pasti. Di perut mereka, zinc phosphate itu berubah jadi gas beracun yang ngerusak organ dalam. Kata ahli, itu racun seluler—matiin fungsi tubuh dari dalem.
​Dan pagi itu, suasana yang tadinya tenang langsung berubah jadi kacau balau.
​Jumat, 2 Januari, ​MK, anak kedua, syok pas nemu keluarganya udah tergeletak nggak gerak di dalem rumah. Di kamar mandi, dia juga liat Syauqi lemes nggak berdaya.
​Seketika rumah itu penuh sama tangisan, teriakan, dan tetangga yang lari-larian. Polisi dateng, garis kuning dipasang. Orang-orang pada ngerubung, bisik-bisik nggak percaya.
​Tiga nyawa melayang sekaligus di satu rumah.
​Warga bener-bener geger. Masalahnya, nggak ada luka luar, nggak ada bekas dipukulin. Kelihatannya kayak kematian yang misterius banget.
​Polisi langsung gercep. Visum, autopsi, sampai tes laboratorium forensik dilakuin semua. Syauqi yang awalnya disangka saksi kunci, dirawat dulu di RS sampai mendingan.
​Waktu lewat terus sampai hampir sebulan.
​Akhirnya, tanggal 4 Februari, hasil lab keluar. Di lambung para korban positif ada zinc phosphate alias racun tikus. Semua bukti langsung ngeruncing ke satu orang: Syauqi.
​Pas diperiksa polisi dan dicek kejiwaannya, hasilnya ternyata dia nggak gila. Dia cuma punya cara nyelesain masalah yang salah banget dan punya sifat agresif yang dipendem.
​Dan yang paling bikin merinding, dia ngaku. Dia emang udah ngerencanain semuanya.
​Motifnya? Klasik tapi nyesek: dendam. Dia ngerasa dibeda-bedain dan sering dimarahin sama ibunya. Sakit hati itu dia simpen lama banget, sampai akhirnya meledak jadi tragedi yang nggak masuk akal ini.
​Anak kandung tega ngeracun ibu sama saudara-saudaranya sendiri.
​Sekarang dia jadi tersangka dan kena pasal pembunuhan berencana. Ancamannya? Bisa 20 tahun penjara.
​Sekarang kontrakan itu sepi banget. Pintunya dikunci, jendelanya berdebu, nggak ada lagi suara orang makan atau ngobrol. Gang itu emang udah balik normal, tapi warga di sana nggak bakal bisa lupa.
​Soalnya mereka tahu, tragedi ini bukan gara-gara orang asing atau rampok.
​Ini dateng dari dalem rumah itu sendiri. Dari orang yang harusnya paling deket dan paling ngelindungin.
​Pesan Buat Kita
​Dendam kalau cuma dipendem tanpa ada obrolan atau jalan keluar, bisa jadi lebih beracun daripada zat kimia mana pun. Komunikasi dan rasa peduli di dalem keluarga itu bukan cuma formalitas, tapi pondasi biar hati nggak gampang retak. Karena pas luka batin dibiarin makin parah, dia bisa berubah jadi tragedi yang nggak bisa kita puter balik lagi waktunya.
​Sayangi keluarga kita, ya

24/02/2026

Atlet Ukraina Vladyslav Heraskevych didiskualifikasi dari Olimpiade Musim Dingin 2026 karena sebuah "kejahatan" kehormatan: menolak melepas "Helm Kenangan"-nya.

Helm itu tidak memiliki kemewahan, ia memiliki sesuatu yang lebih kuat: wajah 24 atlet dan teman Ukraina yang kehilangan nyawa dalam perang.

Meskipun KOI mengusirnya karena "pesan-pesan politik", Vladyslav tidak mundur: "Pengorbanan orang-orang ini lebih berharga daripada medali apa pun".

Hari ini, dunia memberinya penghormatan. Setelah pengusirannya, ia menerima donasi sebesar $200.000 USD, jumlah yang sama yang akan ia dapatkan untuk sebuah emas, yang menunjukkan bahwa keberaniannya tidak ternilai harganya.

Ia pulang tanpa trofi, tetapi sebagai juara sejati martabat.

23/02/2026

MBG lagi viral🫣

21/02/2026

Cheryl, 63 tahun, memutar balik hidupnya demi menikah dengan seorang prajurit Masai yang baru berusia 28 tahun.

Dia bukan hanya meninggalkan suaminya, tetapi juga menukar kenyamanan di Inggris dengan kehidupan di sabana Afrika. Dan ceritanya tidak berhenti di situ, mereka sudah punya seorang anak perempuan!

Cheryl membongkar semuanya: hidup di gubuk tanpa air dan listrik itu tidak seperti di film. Tapi pukulan telak yang sebenarnya adalah hal lain.

Dia melontarkan sebuah peringatan: "Jangan lakukan itu". Cheryl mengaku bahwa dia hidup dalam ketakutan terus-menerus bahwa suami mudanya akan mencari "istri kedua" yang lebih muda.

Dalam budaya Masai, poligami adalah hal yang wajar, dan dia tahu bahwa waktunya semakin habis.

Dia menukar masa pensiunnya dengan mencuci pakaian dengan tangan dan bayang-bayang sebuah pengkhianatan yang sah secara hukum.

03/01/2026

Punya ipar se-frekuensi itu anugrah🥰🌷
berat

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komaria ismail posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share