26/04/2026
Shin Tae-yong ke Persija?
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Isu kedatangan Shin Tae-yong ke Persija Jakarta semakin menguat menjelang musim 2026/2027. Situasi ini mencuat di tengah performa inkonsisten Macan Kemayoran yang membuat posisi pelatih Mauricio Souza berada dalam tekanan serius.
Kegagalan Persija bersaing dalam perebutan gelar BRI Super League musim ini menjadi pemicu utama. Harapan tinggi dari suporter belum terjawab, bahkan Jakmania mulai lantang menyuarakan perubahan di kursi pelatih.
Pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali, menyebut peluang Shin Tae-yong untuk menangani Persija cukup terbuka. Ia mengungkapkan bahwa manajemen klub disebut sudah menyiapkan opsi alternatif jika target juara tidak tercapai.
“Kabarnya manajemen Persija sudah mewanti-wanti kalau Mauricio Souza gagal, sudah ada pendekatan dengan Shin Tae-yong,” ujar Akmal dalam sebuah program siniar.
Pernyataan tersebut memperkuat spekulasi bahwa perubahan di tubuh Persija hanya tinggal menunggu waktu. Terlebih, tekanan terhadap Mauricio Souza terus meningkat seiring hasil buruk yang diraih tim dalam beberapa laga krusial.
Jika skenario ini benar terjadi, kehadiran Shin Tae-yong diprediksi akan membawa perubahan besar. Pelatih asal Korea Selatan itu dikenal memiliki karakter tegas dan pendekatan disiplin yang kuat, sesuatu yang dinilai dibutuhkan Persija saat ini.
Tak hanya di sisi taktik, potensi perombakan skuad juga menjadi sorotan. Sejumlah pemain yang pernah menjadi andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia disebut berpeluang kembali masuk dalam radar Persija.
Nama-nama seperti Witan Sulaeman dan Rio Fahmi mulai dikaitkan kembali dengan Macan Kemayoran. Keduanya pernah mendapat kepercayaan besar saat dilatih Shin Tae-yong, sehingga peluang reuni terbuka lebar jika sang pelatih benar-benar merapat.
Selain itu, Egy Maulana Vikri juga masuk dalam spekulasi. Kedekatannya dengan Shin Tae-yong menjadi faktor yang memperkuat rumor tersebut, apalagi keduanya sempat terlihat bersama dalam momen Ramadhan Cup 2026.
Tak berhenti di situ, penyerang muda Rafael Struick juga disebut masuk dalam radar. Minimnya menit bermain yang ia dapatkan di klub saat ini membuat peluang transfer terbuka, baik dengan status pinjaman maupun permanen.
Meski begitu, peluang Shin Tae-yong bergabung dengan Persija belum sepenuhnya pasti. Akmal Marhali menilai kans tersebut masih berada di angka 50:50, tergantung pada kesepakatan yang ditawarkan manajemen.
“Kalau tawarannya menarik, apa yang tidak mungkin?” ujarnya.
Di sisi lain, Shin Tae-yong sendiri sebelumnya mengaku terbuka terhadap berbagai tawaran yang datang, meski belum secara spesifik menyinggung Persija Jakarta.
Situasi ini membuat masa depan kursi pelatih Persija semakin menarik untuk ditunggu. Jika perubahan benar terjadi, Macan Kemayoran berpotensi memasuki era baru dengan kombinasi pelatih berpengalaman dan pemain muda potensial.
Dengan tekanan yang terus meningkat dan ekspektasi besar dari suporter, keputusan manajemen dalam beberapa waktu ke depan akan menjadi penentu arah Persija di musim mendatang.