01/03/2026
Kesepakatan ini membuat Indonesia sepakat menghapus hambatan tarif untuk lebih dari 99% produk asal AS, sehingga membuka akses yang jauh lebih luas bagi produk-produk AS ke pasar Indonesia yang besar.
Menurut pernyataan dari Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), perjanjian ini memperdalam hubungan ekonomi kedua negara dan menciptakan peluang baru terutama bagi petani, produsen, dan pengusaha Amerika.
Beberapa pemimpin industri AS kemudian menyampaikan pujian kepada Presiden Donald Trump dan pejabat perdagangan AS atas kerja mereka dalam merundingkan kesepakatan ini. Mereka mengatakan perjanjian itu membuka kesempatan lebih besar untuk mengekspor produk seperti daging sapi, dengan potensi komitmen pembelian tahunan yang signifikan, serta memungkinkan ekspor daging babi yang selama ini dibatasi oleh aturan di Indonesia.
Selain itu, pengusaha dari sektor energi juga optimis terhadap peluang pasar baru, khususnya di bidang biofuel seperti etanol, yang menurut mereka bisa berkembang pesat dengan adanya kerangka kerja sama ini.
Secara keseluruhan, menggambarkan bahwa banyak pelaku usaha AS merasa mendapat keuntungan besar dari perjanjian dagang dengan Indonesia dan dengan antusias memuji peran Trump dalam tercapainya kesepakatan tersebut.