Revolusi Jiwa

Revolusi Jiwa DN-Revolusi Jiwa : Kajian dan Praktik Tassauf dan Spiritual Ilmiah, Amaliah Menuju Kesadaran ILAHI.
(2)

WA Admin : 0881-0124-09102

Ikuti LANGGANAN untuk mendapat status khusus dan exslusive 😎

Jiwamu akan terbakar lenyap, menuju cahayaTapi sayang itu butuh keberanian 😉Pencapaian besar dan berbeda pasti dengan ca...
10/06/2026

Jiwamu akan terbakar lenyap, menuju cahaya
Tapi sayang itu butuh keberanian 😉

Pencapaian besar dan berbeda pasti dengan cara berbeda, usaha dan pengorbanan 🙏

10/06/2026

Jadilah Penyaksi dan Pengamat Untuk Dirimu Sendiri

Kamu bukan pikiran yang sering berganti ganti topik atau perasaan yang kadang bisa mengharu biru rasa antara s**a hingga senyum senyum sendiri🤭 dan buka juga emosi , rasa dendam dan benci yang kadang bisa setengah mati 😁

Kamu yang sejati adalah yang ada didalam diri yang menyaksikan pikiran dan rasa itu terjadi pada dirimu..pendek kata kamu adalah pengamat dirimu sendiri.
Maka jika ada yang salah dan kurang baik perbaiki, karena biasanya pengamat itu bisa lebih jeli daripada pemain.

Maka sering sering keluar tubuh atau mediasi fana ( DN-Ruh) , maka secara bertahap akan bisa merasakan kamu adalah penyaksi dan pengamat atas seluruh Tajali Alloh dalam diri.

Belajar kedokteran jadi dokter 👍Belajar ekonomi jadi Ekonom 👍Belajar hukum jadi pengacara 😍 atau ahli hukum 👍Belajar Tas...
10/06/2026

Belajar kedokteran jadi dokter 👍
Belajar ekonomi jadi Ekonom 👍
Belajar hukum jadi pengacara 😍 atau ahli hukum 👍
Belajar Tassauf harusnya bisa mengenal Alloh secara HAQUL YAKIN dan memberi manfaat bagi kehidupan dunia dan akhiratnya. Bukan sekedar dunia saja, apalagi bisa memberikan ilmunya pada orang lain .❤️👍

Karena tidak ada yang lebih tahu daripada Allah, maka jangan mudah merasa paling memahami maksud orang lain hanya dari s...
10/06/2026

Karena tidak ada yang lebih tahu daripada Allah, maka jangan mudah merasa paling memahami maksud orang lain hanya dari sepotong tulisan.

Bahasa hanyalah alat untuk menyampaikan pemahaman sesuai batas kemampuan manusia. Bukan untuk membatasi Allah, apalagi mengurung-Nya dalam konsep yang akal pikiran sempit

Jika setiap pembahasan dianggap berbahaya karena berpotensi disalahpahami, lalu untuk apa para ulama menulis kitab dan para guru mengajar? Ilmu tidak berkembang karena ketakutan, tetapi karena adanya adab dalam menyampaikan dan kerendahan hati dalam memahami.

Perbedaan pemahaman bukan alasan untuk saling memvonis sesat atau kafir. Itu bukan tugas kita. Tugas kita adalah berdialog dengan ilmu yang valid karena ini ranah tulisan BUKAN Dimensi ghoib 🤭 Jadi menyampaikan dengan hikmah, dan menjaga adab dalam perbedaan.

Sebab kebenaran tidak menjadi lebih kuat dengan vonis, dan tidak menjadi lebih lemah karena pertanyaan.

Jangan Menggenggam Dunia Terlalu KuatSemakin kuat Anda memaksa dan mengejar sesuatu dengan rasa cemas, semakin sulit hal...
10/06/2026

Jangan Menggenggam Dunia Terlalu Kuat

Semakin kuat Anda memaksa dan mengejar sesuatu dengan rasa cemas, semakin sulit hal itu hadir dalam hidup Anda. Bukan karena usaha itu salah, tetapi karena keterikatan berlebihan pada hasil menciptakan perlawanan batin.

Apa yang terus Anda takuti dan lawan sering kali justru mendapat perhatian dan energi terbesar dari diri Anda. Begitu p**a ketika Anda menginginkan sesuatu secara berlebihan, tanpa sadar Anda memancarkan rasa kekurangan, bukan rasa cukup.

Seperti orang yang memaksa diri untuk tidur namun tidak bisa tidur, atau orang tua yang terlalu khawatir hingga membatasi perkembangan anaknya. Masalahnya bukan pada usaha, melainkan pada ketegangan dan keinginan untuk mengendalikan segala sesuatu.

Belajarlah untuk tetap memiliki tujuan tanpa terikat padanya. Lakukan yang terbaik, lalu lepaskan. Saat genggaman dilonggarkan, hidup sering kali mengalir lebih selaras daripada ketika dipaksa.

Kalau keras jangan kasar, tapi kalau lembut tidak usah lembek..pertengahan saja yah😎🙏
09/06/2026

Kalau keras jangan kasar, tapi kalau lembut tidak usah lembek..pertengahan saja yah😎🙏

Fokus Pada Solusi BUKAN pada kesalahan 😎
09/06/2026

Fokus Pada Solusi BUKAN pada kesalahan 😎

Tubuh dan setiap objek di dunia ini memiliki atom yang sama. Elektron yang sama. Proton yang sama, semua sama mengikuti ...
09/06/2026

Tubuh dan setiap objek di dunia ini memiliki atom yang sama. Elektron yang sama. Proton yang sama, semua sama mengikuti hukum hukum alam dari Tuhan sebagai SUNATULLAH

Dalam Qur'an memang menyebut:

"Tidak ada sesuatu pun didunia ini melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak memahami tasbih mereka..." (QS. Al-Isra' 17:44)

Dari ayat ini, para ulama memiliki beberapa penafsiran:

➡️ Tasbih hakiki
Seluruh makhluk benar-benar bertasbih dengan cara yang hanya diketahui Allah.
Manusia tidak memahami bentuk tasbih tersebut.

➡️Tasbih keadaan (lisān al-hāl)
Keberadaan dan keteraturan alam itu sendiri merupakan "tasbih".
Gunung, bintang, tumbuhan, dan atom tunduk pada hukum Allah, dan ketundukan itu disebut tasbih.

➡️Gabungan keduanya
Alam semesta benar-benar bertasbih, sekaligus keberadaannya menjadi tanda kebesaran Allah.

Jika dimaknai secara hakikat, tasbih dapat dipahami sebagai ketundukan total kepada hukum dan kehendak Allah.

Matahari beredar pada orbitnya, bumi berputar, atom mengikuti hukum-hukum yang mengaturnya, tumbuhan tumbuh sesuai fitrahnya, dan malaikat melaksanakan tugas tanpa membangkang.

Dalam pengertian ini, seluruh alam sedang "bertasbih" karena tidak keluar dari ketentuan yang telah ditetapkan baginya.
Bahkan Al-Qur'an berulang kali menggambarkan alam sebagai makhluk yang tunduk kepada Allah, baik secara s**arela maupun terpaksa.

DN-Revolusi Jiwa memandang bahwa tasbih bukan sekadar ucapan, melainkan keadaan keberadaan yang selaras dengan kehendak Tuhan.

Lalu Bagaimana Manusia Harusnya Bertasbih ?

Kita tau, bahwa Batu, pohon, bintang, dan malaikat menjalankan fitrahnya sesuai ketetapan Allah. Dan Manusia diberi pilihan (ikhtiar) dan kesadaran reflektif. Karena itu manusia bisa selaras dengan fitrahnya, tetapi juga bisa menentangnya. Dalam perspektif ini, tasbih manusia bukan hanya pada keberadaannya sebagai makhluk, melainkan juga pada kesadaran dan pilihannya untuk tunduk kepada Allah.
Maka secara hakikat bisa dikatakan:

"Tasbih adalah keadaan ketika setiap makhluk menjalankan hukum dan fungsi yang telah Allah tetapkan baginya."
Sedangkan pada manusia, tasbih tidak berhenti pada mengikuti hukum alam biologisnya, tetapi juga mencakup kesadaran, niat, ucapan, dan perbuatannya.

Itulah sebabnya sebagian ahli tasawuf mengatakan bahwa seluruh alam sudah bertasbih secara fitrah, sedangkan manusia sedang belajar untuk menyadari dan menyelaraskan dirinya dengan tasbih semesta yang telah berlangsung sejak awal penciptaan.

Ilmu Makrifat Bukan Manusia Ingin Jadi Tuhan(HULUL), atau Tuhan jadi Manusia (ITTIHAD). Itu keliru.Banyak orang yang bel...
09/06/2026

Ilmu Makrifat Bukan Manusia Ingin Jadi Tuhan(HULUL), atau Tuhan jadi Manusia (ITTIHAD). Itu keliru.

Banyak orang yang belajar Makrifat yang membuat seseorang tersesat, tapi itu bukan karena ilmunya, tetapi cara memahami dan menyikapinya. Atau terlalu asyik dialam Ruhani hingga timbul mabuk ilahi, Dan bisa jadi gurunya tidak memberi pemahaman yang baik.

Ilmu kalam, tasawuf, fikih, bahkan ilmu apa pun bisa menjadi manfaat atau mudarat tergantung pada kedewasaan akal dan bimbingan yang benar.

Mengaku sebagai Tuhan tentu berbeda dengan mengenal diri sebagai hamba yang menyaksikan kebesaran Tuhan. Jangan karena ada sebagian yang keliru, lalu seluruh ilmunya dianggap salah.

Untuk    yang mengikuti Akun ini , pasti akan saya ikuti , yang belum saya ikuti silahkan tulis dikomentar,  saya liat b...
08/06/2026

Untuk yang mengikuti Akun ini , pasti akan saya ikuti , yang belum saya ikuti silahkan tulis dikomentar, saya liat banyak juga konten kreator ,
Dengan mengikuti Akun ini mudah mudahan akunnya cepat berkembang. 🙏
silahkan Berinteraksi dan share status status Revolusi Jiwa agar banyak yang tercerahkan🙏

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Revolusi Jiwa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share