IDNFinancials

IDNFinancials Indonesia's premier stock and marketplace platform. | Available on Google Play |

IDNFinancials is a Video and Technological Platform for Indonesia's stock exchange.

JAKARTA - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam pada Rabu (7/1) hari ini kembali menguat.Untuk satuan 1 gram...
07/01/2026

JAKARTA - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam pada Rabu (7/1) hari ini kembali menguat.

Untuk satuan 1 gram, harga emas Antam kini dijual di harga Rp2.584.000 di luar pajak, naik Rp35.000 dibandingkan harga pada Selasa (6/1) kemarin.

Harga tersebut mengacu pada laman resmi Logam Mulia milik Antam.

Perusahaan pelat merah ini menyediakan berbagai pilihan ukuran emas batangan, mulai dari satuan terkecil 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Baca selengkapnya:
https://www.idnfinancials.com/id/news/60193/harga-emas-antam-naik-hari-ini-1-gram-tembus-rp2-58-juta

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 12,64 poin atau 0,14% ke level 8.946 di perdagangan sesi pertama ha...
07/01/2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 12,64 poin atau 0,14% ke level 8.946 di perdagangan sesi pertama hari ini, setelah bergerak di kisaran 8.925 hingga 8.970.

Total nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp21,67 triliun dengan volume perdagangan 421,58 miliar saham.

Dari sisi pergerakan harga saham, sebanyak 306 saham tercatat menguat. Sementara 323 saham melemah dan 151 saham stagnan.

Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp163,44 miliar berdasarkan nilai transaksi di sesi pertama. Namun berdasarkan volume perdagangan, asing membukukan net sell sekitar 2,49 miliar lembar saham.

Baca selengkapnya:
https://www.idnfinancials.com/id/news/60205/asing-buang-saham-goto-dada-ihsg-naik-terbatas-di-sesi-i

JAKARTA – Harga saham PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) tergerus sejak sepekan terakhir bersamaan perpanjangan masa penawar...
07/01/2026

JAKARTA – Harga saham PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) tergerus sejak sepekan terakhir bersamaan perpanjangan masa penawaran saham Mandom Corporation Japan (MCJ) oleh Kalon Holdings Co Ltd.

Dalam pantauan perdagangan saham Rabu (7/1), saham TCID terkoreksi 0,34% atau Rp10 menjadi Rp2.940 per lembar pada pukul 09.15 WIB. Harganya ambles dari level Rp2.960 per lembar pada awal perdagangan pukul 09.00 WIB.

Sejak sepekan dan sebulan terakhir, saham emiten ini melemah masing-masing 2,33% atau Rp70 dan 1,67% atau Rp50 per lembar. Namun, dalam enam bulan terakhir, saham emiten ini masih mampu naik 27,83% atau Rp640 per lembar.

Berdasarkan keterangan resmi, manajemen TCID mengumumkan memperpanjang masa penawaran saham MCJ dari sebelumnya selama 64 hari, dimulai dari 26 September 2025 dan berakhir pada 5 Januari 2026, menjadi 74 hari kerja.

Baca selengkapnya:
https://www.idnfinancials.com/id/news/60188/kalon-tengah-akuisisi-mandom-corporation-saham-tcid-malah-tertekan

JAKARTA – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah menandatangani kesepakatan untuk menjual bisnis teh SariWangi, dengan n...
07/01/2026

JAKARTA – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah menandatangani kesepakatan untuk menjual bisnis teh SariWangi, dengan nilai transaksi sebesar Rp1,5 triliun.

Presiden Direktur UNVR, Benjie Yap, mengatakan penjualan unit bisnis yang telah beroperasi lebih dari 3 dekade itu, demi mendukung pertumbuhan bisnis perseroan di masa mendatang.

“Langkah ini sekaligus mempertajam fokus Unilever Indonesia pada segmen utama yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi,” kata Benjie, dalam keterangan resmi yang disampaikan hari ini.

Sementara itu Sekretaris Perusahaan UNVR, Padwestiana Kristanti, mengatakan pihak pembeli dalam transaksi ini adalah PT Savoria Kreasi Rasa.
UNVR dan Savoria Kreasi Rasa, kata Padwestiana, telah menandatangani perjanjian pengalihan bisnis pada 6 Januari 2026.

Baca selengkapnya:
https://www.idnfinancials.com/id/news/60185/unilever-jual-bisnis-teh-sariwangi-ke-grup-djarum-rp1-5-triliun

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif dan cenderung menguat pada perdagangan Rab...
07/01/2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif dan cenderung menguat pada perdagangan Rabu (7/1), setelah naik 0,84% ke level 8.933,61 pada perdagangan kemarin.

Indeks sempat mencetak level intraday tertinggi baru di 8.940, dan dibuka menguat 0,18% hingga pukul 9.13 WIB hari ini.

Secara teknikal, analis Phintraco Sekuritas menilai peluang IHSG menguji level psikologis 9.000 masih terbuka, seiring penguatan harga komoditas logam dan kebijakan dalam negeri.

Namun di sisi lain, kata analis Phintraco, risiko koreksi jangka pendek meningkat. “IHSG berpeluang menguji level psikologis di 9.000, namun rentan minor pullback dalam jangka pendek karena profit taking,” kata analis Phintraco dalam catatan yang disampaikan hari ini.

Dari dalam negeri domestik, sentimen pasar mendapat dukungan dari kebijakan pemerintah yang terus memberikan insentif untuk mendorong daya beli masyarakat. Salah satunya melalui pembebasan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 sepanjang 2026 bagi karyawan di sektor padat karya, dengan gaji di bawah Rp10 juta per bulan.

Baca selengkapnya:
https://www.idnfinancials.com/id/news/60182/risiko-profit-taking-membesar-saat-ihsg-dekati-9-000

07/01/2026

JAKARTA - Analisis teknikal dari PT Ina Sekuritas Indonesia memberikan gambaran arah pergerakan PT Central Omega Resources Tbk (DKFT), Rabu (7/1).

Analis mendeteksi sentimen dari kenaikan harga nikel global akibat suplai terbatas pascapemotongan target produksi nikel Indonesia untuk tahun 2026.

Bersamaan dengan sentimen tersebut, saham DKFT pun bergerak menembus (breakout) tren sideways, disertai lonjakan volume (volume spike).

Resistance terdekat diperkirakan berada di kisaran Rp1.000 dan Rp1.100, sementara support di Rp930 dan Rp880. 

DKFT bergerak di bidang pertambangan mineral, khususnya nikel, mencakup eksplorasi, penambangan, pemrosesan, dan perdagangan bijih nikel, serta berinvestasi pada perusahaan tambang lainnya.

Perseroan juga kini memperkuat tahapan hilirisasi untuk mendongkrak nilai tambah produk nikel.

Grafik: Bloomberg

JAKARTA – Transaksi investor asing di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (6/1) ditutup dengan net sell atau penjualan bers...
06/01/2026

JAKARTA – Transaksi investor asing di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (6/1) ditutup dengan net sell atau penjualan bersih. 

Sebelumnya, perdagangan asing pada Senin (5/1) ditutup dengan net buy 502,09 juta lembar. Angka tersebut berbalik ke net sell 1,58 miliar hari ini.

Dibandingkan hari bursa sebelumnya, volume transaksi asing hari ini mengalami penurunan. Volume pembelian asing (foreign buy) turun dari 12,82 miliar ke 10,28 miliar lembar, sedangkan volume penjualan asing (foreign sell) turun dari 12,32 miliar ke 11,87 miliar lembar.

Baca selengkapnya:
https://www.idnfinancials.com/id/news/60179/transaksi-asing-turun-net-sell-1-58-miliar-lembar

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan membuka suspensi saham dua emiten mulai sesi I di pasar reguler dan pasar n...
06/01/2026

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan membuka suspensi saham dua emiten mulai sesi I di pasar reguler dan pasar negosiasi, Rabu (7/1). Hal itu disampaikan Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (6/1).

Dua emiten tersebut yakni, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS)  dan PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE). Suspensi atas saham emiten tersebut disebabkan peningkatan harga secara akumulasi yang signifikan.

Baca selengkapnya:
https://www.idnfinancials.com/id/news/60175/saham-dua-emiten-ini-akan-ditransaksikan-besok

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,84% atau 74,42 poin ke level 8.993,61 pada perdagangan Selasa (6/1) ...
06/01/2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,84% atau 74,42 poin ke level 8.993,61 pada perdagangan Selasa (6/1) hari ini.

Sejak pembukaan perdagangan, IHSG sempat menyentuh level terendah di 8.839,01 dan mencetak rekor intraday terbaru di 8.940,11.

Total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp34,16 triliun, yang melibatkan perdagangan 67,93 miliar lembar saham.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 427 saham mencatat kenaikan harga. Kemudian 256 saham melemah dan 128 saham stagnan.

Di tengah kenaikan IHSG yang cukup signifikan sejak awal pekan, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyematkan status UMA (Unusual Market Activity) pada sejumlah emiten. Dua di antaranya adalah emiten yang bergerak di bidang asuransi, yaitu PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) dan PT Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT).

Baca selengkapnya:
https://www.idnfinancials.com/id/news/60174/ihsg-cetak-rekor-tertinggi-lagi-dua-saham-asuransi-kena-uma

JAKARTA - Presiden Direktur PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), Sabana Prawirawidjaja, kembali men...
06/01/2026

JAKARTA - Presiden Direktur PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), Sabana Prawirawidjaja, kembali menambah kepemilikan sahamnya di Perseroan.

Pendiri Ultra Jaya itu membeli sebanyak 700 ribu saham ULTJ dengan harga rata-rata Rp1.440 per saham pada 30 Desember 2025 lalu, atau total nilai sekitar Rp1 miliar.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan Selasa (6/1), Manajemen Perseroan menyebutkan bahwa tujuan transaksi dilakukan untuk kepentingan bisnis.

Langkah tersebut semakin memperkuat posisi Sabana sebagai pemegang kendali produsen susu UHT merek Ultra. Saat ini, ia tercatat memiliki sekitar 5,53 miliar saham ULTJ atau setara 53,16% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan.

Aksi borong saham tersebut juga diikuti oleh putranya, Suhendra Prawirawidjaja, yang menjabat sebagai Komisaris ULTJ, dengan pembelian 550,4 ribu saham ULTJ pada harga yang sama, dengan nilai transaksi sekitar Rp800 juta.

Baca selengkapnya:
https://www.idnfinancials.com/id/news/60168/presiden-direktur-ultj-sabana-prawirawidjaja-borong-saham-rp1-miliar

JAKARTA – Ade Irawan, Direktur Operasional PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) membeli 2,54 juta saham dalam transaksi ya...
06/01/2026

JAKARTA – Ade Irawan, Direktur Operasional PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) membeli 2,54 juta saham dalam transaksi yang berlangsung pekan lalu (2/1).

Transaksi pembelian saham itu dilakukan pada harga Rp450 per lembar, lebih rendah dari saat penutupan perdagangan di sesi II di harga Rp466 pada 2 Januari 2026.

Saat itu, harga saham MINE naik Rp4 pada saat penutupan transaksi. Volume saham diperdagangkan 652.200 lembar dalam 258 kali transaksi senilai Rp302,90 juta saham.

Dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (2/1), Ade Irawan menyampaikan bahwa pembelian sejumlah saham MINE untuk investasi. “Status kepemilikan saham dimiliki langsung,” katanya.

Ivo Wangarry, Direktur Utama MINE menyampaikan bahwa transaksi itu mengakibatkan perubahan kepemilikan saham direksi di MINE. Usai transaksi itu, porsi saham Ade menjadi 0,0623% dari sebelumnya nihil. 

Baca selengkapnya:
https://www.idnfinancials.com/id/news/60173/direktur-beli-saham-mine-ini-sosoknya

JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham lebih dari 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/1), menampilkan penju...
06/01/2026

JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham lebih dari 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/1), menampilkan penjualan 555 juta saham emiten pertambangan batu bara PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yang dilakukan oleh HSBC-Fund SVS A/C Chengdong Investment Corp-Self.

Investor asing ini cukup rutin menjual saham BUMI lewat PT Bank HSBC Indonesia, dan sahamnya kini di kisaran 5,61%.

Di sisi lain, Mohamad Jusuf Hamka membeli 760 ribu saham operator tol PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP). Investor yang dikenal dengan nama Babah Alun ini membeli saham lewat PT Profindo Sekuritas Indonesia, membuat kepemilikannya naik tipis menjadi 5,4%. 

Baca selengkapnya:
https://www.idnfinancials.com/id/news/60169/chengdong-lepas-555-juta-saham-bumi-babah-alun-borong-cmnp

Address

Plaza Mutiara, Jalan Drive Ide Anak Agung Gde Agung Kav E. 1. 2 No. 1-2, Mega Kuningan
Jakarta
12950

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when IDNFinancials posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share