18/09/2026
[CAHAYA JUMAT]
Parfum beralkohol masih bikin sebagian umat Muslim ragu untuk menggunakannya sebelum salat karena alkohol sering dikaitkan dengan khamr. Padahal, alkohol dalam parfum tidak serta-merta memiliki hukum yang sama dengan minuman yang memabukkan.
“Kita harus memahami terlebih dahulu apa itu alkohol sebelum menentukan hukumnya. Karena tidak semua alkohol memiliki hukum yang sama,” ujar Ustaz Ade Sulaiman saat diwawancarai melalui WhatsApp, Rabu (16/9).
Menurut Ade, alkohol yang hanya digunakan sebagai campuran parfum untuk membantu aroma dapat dimaafkan dalam pandangan yang menganggapnya najis. Kalau kamu, masih ragu pakai parfum beralkohol sebelum salat?
Simak selengkapnya dalam infografis di atas!
Penulis: Ratna Dewi Lubis
Desain Grafis: Ghea Jean Hadi Savana
Editor: Salsabila Nofianti dan Tiara Ryani