Newsinsert

Newsinsert Warta Ringan Terkini Halaman Berita Terkini

Astaghfirullah… 😢 Semoga Kisah Ini Menjadi Pelajaran untuk Kita SemuaInnalillahi… kisah hilangnya Aisyah sempat membuat ...
28/08/2026

Astaghfirullah… 😢 Semoga Kisah Ini Menjadi Pelajaran untuk Kita Semua

Innalillahi… kisah hilangnya Aisyah sempat membuat warga Sumedang dan sekitarnya geger. Informasinya tersebar dari satu grup WhatsApp ke grup lainnya, hingga banyak warga ikut membantu mencari dan mendoakan agar Aisyah segera ditemukan.

Alhamdulillah, berkat upaya aparat dan berbagai pihak, Aisyah akhirnya berhasil ditemukan. Apresiasi untuk jajaran Polres Sumedang dan semua pihak yang ikut membantu. 🙏

Namun, kisah ini ternyata belum selesai. Dari informasi yang beredar, aparat kemudian melakukan pengembangan untuk mengetahui bagaimana awal mula Aisyah bisa bertemu dengan orang yang diduga terlibat. Salah satu informasi menyebutkan, perkenalan mereka bermula melalui ruang digital atau aplikasi percakapan.

Kita tentu tidak boleh terburu-buru menyimpulkan apa yang sebenarnya terjadi. Biarlah aparat yang mengungkap fakta dan memastikan semuanya berdasarkan bukti.

Yang paling penting, kejadian ini menjadi pengingat bagi kita sebagai orang tua. Anak-anak, terutama yang masih berusia belia, membutuhkan perhatian, kasih sayang, komunikasi, dan pengawasan yang cukup.

Jangan sampai ketika mereka mencari tempat untuk bercerita, justru menemukan perhatian dari orang yang salah. ❤️‍🩹

Mari lebih dekat dengan anak-anak kita. Dengarkan ceritanya, pahami pergaulannya, dan ajarkan mereka agar bijak menggunakan media sosial. Bukan untuk mengekang, tetapi untuk melindungi.

Semoga Aisyah baik-baik saja, mendapat pendampingan yang tepat, dan semoga kejadian ini menjadi pelajaran agar tidak ada lagi anak yang menjadi korban. 🤲

Lindungi anak-anak kita, bukan hanya dari bahaya di luar rumah, tetapi juga dari bahaya yang bisa masuk melalui layar ponsel.



Mediainklusi.com

Gerbong Terbengkalai di Stasiun Bojonegoro yang Menyimpan MisteriMalam itu, Stasiun Bojonegoro mulai sepi.Kereta terakhi...
21/08/2026

Gerbong Terbengkalai di Stasiun Bojonegoro yang Menyimpan Misteri

Malam itu, Stasiun Bojonegoro mulai sepi.

Kereta terakhir telah berlalu. Suara roda besi yang bergesekan dengan rel perlahan menghilang, menyisakan suara jangkrik, angin malam, dan sesekali bunyi logam tua yang beradu dari arah emplasemen.

Di salah satu sisi stasiun, ada sebuah gerbong tua yang sudah lama tidak digunakan.

Catnya mengelupas. Dindingnya dipenuhi karat dan tanaman merambat. Beberapa bagian gerbong bahkan sudah tampak seperti menyatu dengan lingkungan di sekitarnya.

Orang-orang menyebutnya gerbong terbengkalai.

Tidak ada yang tahu persis sejak kapan gerbong itu berada di sana.

Namun, ada satu cerita yang terus beredar di antara mereka yang pernah bekerja di sekitar stasiun.

Jangan pernah mendekati gerbong itu setelah tengah malam.

Konon, suara dari dalam gerbong terkadang terdengar ketika stasiun sudah benar-benar sepi.

Suara seseorang mengetuk pintu.

Tuk... tuk... tuk...

Tiga kali.

Selalu tiga kali.

---

Suatu malam, seorang pemuda bernama Ardi mendapat tugas untuk memeriksa area sekitar jalur belakang stasiun.

Saat berjalan membawa senter, ia tiba-tiba mendengar suara.

Tuk... tuk... tuk...

Ardi berhenti.

Ia mengarahkan senter ke belakang.

Tidak ada siapa-siapa.

Hanya gerbong tua itu.

Awalnya ia mengira suara tersebut berasal dari besi yang memuai atau tertiup angin.

Ia melanjutkan langkah.

Tuk... tuk... tuk...

Kali ini suara itu terdengar lebih jelas.

Dari dalam gerbong.

Ardi berdiri beberapa meter dari pintunya.

Senter di tangannya perlahan diarahkan ke jendela kecil yang kacanya sudah pecah.

Gelap.

Benar-benar gelap.

Kemudian terdengar suara seperti seseorang berbisik.

"Mas..."

Ardi membeku.

Ia yakin tidak ada orang lain di sana.

"Mas... tolong buka..."

Suara itu terdengar seperti seorang perempuan.

Pelan.

Serak.

Seolah berasal dari seseorang yang sudah terlalu lama menangis.

Ardi mundur selangkah.

Kemudian ia melihat sesuatu di dalam gerbong.

Ada bayangan seseorang berdiri di balik pintu.

Ardi mengangkat senternya.

Bayangan itu menghilang.

---

Keesokan harinya Ardi menceritakan kejadian tersebut kepada seorang pekerja senior.

Bukannya terkejut, lelaki itu justru diam cukup lama.

Kemudian ia berkata,

"Kamu dengar ketukan tiga kali?"

Ardi mengangguk.

Wajah lelaki itu berubah.

"Kalau dengar lagi, jangan pernah jawab."

"Kenapa?"

Lelaki itu tidak langsung menjawab.

Ia hanya menunjuk ke arah gerbong tua tersebut.

"Dulu pernah ada kejadian di sekitar gerbong itu."

Menurut cerita yang beredar, bertahun-tahun lalu pernah terjadi sebuah kecelakaan di kawasan tersebut.

Namun detailnya tidak pernah jelas.

Yang membuat cerita itu semakin aneh adalah sebuah catatan lama yang konon ditemukan di salah satu ruang administrasi.

Catatan tersebut hanya berisi satu kalimat:

"Jangan buka gerbong nomor 06 setelah pukul 00.00."

Tidak ada nama.

Tidak ada tanggal.

Tidak ada penjelasan.

---

Beberapa minggu kemudian, Ardi kembali bertugas malam.

Jam menunjukkan 00.17.

Stasiun sudah hampir kosong.

Ia berusaha tidak melihat ke arah gerbong.

Namun kemudian terdengar suara.

Tuk... tuk... tuk...

Ardi berhenti.

Suara itu kembali terdengar.

Tuk... tuk... tuk...

Kali ini disusul suara perempuan.

"Mas..."

Ardi menutup telinganya.

"Tolong..."

Ia berjalan cepat menjauh.

Tetapi suara itu semakin dekat.

"Mas... saya masih di sini..."

Ardi akhirnya berbalik.

Pintu gerbong yang selama ini tertutup...

terbuka sedikit.

Cahaya senter menyinari bagian dalamnya.

Kosong.

Tidak ada siapa-siapa.

Namun di lantai gerbong terdapat sesuatu.

Sebuah benda kecil yang tampak seperti tiket kereta lama.

Ardi mendekat.

Di atas tiket itu tertulis sebuah tanggal.

Tanggal yang sama dengan tanggal pada catatan lama di ruang administrasi.

Dan tepat ketika ia hendak mengambilnya...

pintu gerbong menutup sendiri.

BRAK!

Gelap.

Dari dalam gerbong terdengar suara langkah kaki.

Pelan.

Satu langkah.

Dua langkah.

Tiga langkah.

Kemudian berhenti tepat di belakang Ardi.

Sebuah suara berbisik di telinganya:

"Akhirnya... ada yang datang menjemput saya."

Ardi tidak berani menoleh.

Sampai terdengar suara ketukan dari dalam gerbong.

Tuk... tuk... tuk...

Dan sejak malam itu...

Ardi tidak pernah mau menceritakan apa yang sebenarnya ia lihat di dalam gerbong tersebut.

Yang lebih aneh lagi—

beberapa orang yang bekerja malam di sekitar stasiun mengatakan bahwa terkadang, ketika kereta terakhir sudah meninggalkan Bojonegoro...

mereka masih bisa mendengar suara seseorang mengetuk pintu gerbong tua itu.

Tiga kali.

Tuk... tuk... tuk...

Dan jika diperhatikan baik-baik...

terkadang terdengar suara seorang perempuan dari dalamnya:

"Mas... jangan tinggalkan saya sendirian."

Nama Raabi'atul Adawiyyah tengah menjadi sorotan setelah Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar kerajaannya melal...
13/08/2026

Nama Raabi'atul Adawiyyah tengah menjadi sorotan setelah Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar kerajaannya melalui dekret yang berlaku segera pada 10 Agustus 2026.

Keputusan tersebut membuat perempuan 33 tahun itu kehilangan status kehormatan sebagai anggota keluarga kerajaan.

Raabi'atul merupakan istri Pangeran Abdul Malik, putra Sultan Hassanal Bolkiah. Keduanya menikah pada April 2015 dalam rangkaian pesta pernikahan kerajaan yang berlangsung sekitar 10 hari dan dihadiri ribuan tamu.

Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai empat putri yang lahir pada 2016, 2018, 2020, dan 2025. Gelar keempat anak mereka disebut tidak ikut terdampak keputusan tersebut.

Lahir pada 27 Oktober 1992, Raabi'atul berasal dari keluarga bangsawan Brunei. Ia dikenal memiliki ketertarikan kuat pada bidang keagamaan sejak remaja dan pernah mengikuti sejumlah kompetisi membaca Al-Qur'an.

Namanya juga sempat dikenal sebagai finalis Miss Muslimah Brunei dan Miss World Muslimah 2013.

Di luar aktivitas keagamaan, Raabi'atul memiliki latar belakang teknologi informasi. Ia pernah bekerja sebagai System Data Analyst dan instruktur IT sebelum masuk ke lingkungan keluarga kerajaan.

Pencopotan gelar tersebut menjadi perhatian karena pihak istana menyebut perilakunya dinilai tidak pantas bagi istri anggota keluarga kerajaan, mencoreng nama baik kerajaan, serta menunjukkan kurangnya rasa hormat serius kepada Sultan.

Namun, hingga kini tidak ada penjelasan resmi mengenai tindakan spesifik yang menjadi dasar keputusan tersebut. (DR)
Sumber matamata.com

Beliau adalah Seorang Ibu, ya! Benar ia adalah Seorang Ibu 🥹Namun kenyataannya ia tidak hidup bersama anaknya, kondisi s...
06/08/2026

Beliau adalah Seorang Ibu, ya! Benar ia adalah Seorang Ibu 🥹
Namun kenyataannya ia tidak hidup bersama anaknya, kondisi sangat sulit diceritakan dan tinggal di RUMAH TAK LAYAK..

Ini adalah kisah Pilu Nyata disekitar kita 😭

Mbah Riwok, begitu kami mendapatkan nama itu dari seorang dermawan di media sosial. Sejujurnya kami sedikit meneteskan airmata dalam menayangkan video ini, bukan terharu ataupun kegirangan, melainkan mendengar suaranya yg ringkih itu buat kami sangat terenyuh sedih 🥹

Sebelumnya pasti kalian semua bertanya "Kemana Pejabat, Bantuan, Tetangga atau anaknya?"
Sudahlah! Abaikan, mari kita fokus membantu beliau 🥹


Mbah andaikan anak anak dan saudara mbah masih memperhatikan mbah, menyayangi dan perduli, kami yakin mbah ga bakal bertempat dan dengan kondisi seperti ini. YaAllaaahhh 🥹😭

Mari kita luangkan waktu dan sedikit rezki kita untuk bantu beliau segera. Berapapun, apapun yang pantas untuk beliau di umur tua nya ini. Info : Gemini ❤️🫶

Identitas dan alamat :
Mbah Riwok. Dsn Sigereng, Kel Tegalrejo, Kec. Purwantoro, Kab. Wonogiri, Jawa Tengah.

Nasibmu pie lur? Masih kerja atau udah di PHK?
31/07/2026

Nasibmu pie lur? Masih kerja atau udah di PHK?

2 hari 1 malam keliling bromo, madakaripura dan sekitarnya, sambil dongeng ke anak dan ponakan2 sekalian...Sebelum jadi ...
30/07/2026

2 hari 1 malam keliling bromo, madakaripura dan sekitarnya, sambil dongeng ke anak dan ponakan2 sekalian...
Sebelum jadi komplek Gunung Bromo sekarang, dulu Gunung ini bernama Gunung Tengger.

Gunung Tengger adalah gunung berapi purba raksasa yang diperkirakan pernah mencapai ketinggian 4.000 MDPL. Gunung Tengger berkali-kali meletus dan menghancurkan tubuhnya sendiri. Penanjakan, puncak tertinggi saat ini, utk lihat sunrise di Bromo itu cuma kaki gunung purba Tengger.

Rangkaian letusan dahsyat sekitar 150.000 hingga 40.000 tahun lalu menghancurkan tubuh gunung, dan memangkas tinggi gunung separuhnya. Letusan-letusan ini membentuk rangkaian Kaldera Tengger yang membentang sangat luas.

Ngeriii Uangnya 2T dipasar saham.
27/07/2026

Ngeriii Uangnya 2T dipasar saham.

SURABAYA PANAS MEMBARA
27/07/2026

SURABAYA PANAS MEMBARA

EL Nino mengancamBerdasarkan monitoring satelit NOAA, pemanasan di lapisan termoklin lebih tinggi dan lebih luas pada El...
27/07/2026

EL Nino mengancam

Berdasarkan monitoring satelit NOAA, pemanasan di lapisan termoklin lebih tinggi dan lebih luas pada El Nino 2026 dibandingkan dengan 1997.

Jika menilik pada proses fisika yang terjadi di laut tersebut, tak harus menunggu Oktober 2026, tapi Agustus 2026 Super El Nino bakal terbentuk seperti telah diprediksi oleh 4 model global ENSO (El Nino Southern Oscillation), yaitu: dari BOM (Australia), JAMSTEC (Jepang), ECMWF (Eropa) dan kini NOAA (Amerika Serikat).

Sebagai catatan: selama ini model dari NOAA yang paling underestimated, sedangkan model Access dari BOM menunjukkan hasil yang paling konsisten dan terbukti akurat memprediksi El Nino kuat terbentuk pada bulan Juli 2026.

Indonesia tidak punya model global ENSO. Oleh karena itu kita hanya bisa merujuk dan berpatokan pada model-model global utama tersebut.

Muhammadiyah Beli Gereja Rp45 Miliar di Spanyol, Akan Diubah Jadi Masjid dan Pusat DakwahMuhammadiyah Jawa Timur resmi m...
23/07/2026

Muhammadiyah Beli Gereja Rp45 Miliar di Spanyol, Akan Diubah Jadi Masjid dan Pusat Dakwah

Muhammadiyah Jawa Timur resmi mengakuisisi sebuah bangunan gereja di Alcalá de Henares, Madrid, Spanyol, dengan nilai sekitar 3 juta euro atau setara Rp45 miliar.

Akuisisi ini merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah untuk memperluas dakwah sekaligus meningkatkan pelayanan bagi umat Islam di kawasan Eropa.

Bangunan tersebut berada di lokasi yang diyakini memiliki sejarah sebagai masjid pada masa kejayaan Islam di Andalusia sebelum kemudian beralih fungsi menjadi gereja.

Setelah proses pembelian rampung, Muhammadiyah berencana mengembalikan fungsi bangunan tersebut sebagai masjid, sekaligus menjadikannya pusat ibadah, pendidikan, dakwah, dan berbagai kegiatan sosial bagi komunitas Muslim setempat.

Proses akuisisi dilakukan melalui serangkaian pembahasan dan negosiasi hingga akhirnya tercapai kesepakatan antara kedua belah pihak.

Langkah ini mendapat perhatian luas karena dinilai sebagai bentuk penguatan syiar Islam melalui pendekatan yang damai, edukatif, serta berorientasi pada pelayanan dan kemaslahatan masyarakat.

Sumber: Good News From

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Newsinsert posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share