07/11/2025
Strategi PGN memperkuat fundamental bisnis, tercermin dalam Laporan Konsolidasian Perseroan yang mencatat peningkatan kinerja di sebagian besar segmen operasional, serta implementasi langkah mitigasi ris*ko menyeluruh.
Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman menjelaskan, PGN menjaga kesinambungan pasokan energi, melalui optimalisasi portofolio gas bumi dan LNG serta koordinasi intensif dengan Pemerintah dan pemangku kepentingan strategis lainnya.
Menjaga keandalan pasokan gas bumi bagi pelanggan, merupakan prioritas PGN. "Kami menerapkan pengelolaan volume secara adaptif, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan ketersediaan pasokan tambahan dan keberlanjutan layanan energi bagi seluruh pelanggan,” ujar Fajriyah (31/10/2025).
Fajriyah menambahkan, PGN terus melakukan efisiensi biaya dan disiplin pengelolaan keuangan, sebagai bagian dari strategi mitigasi ris*ko dan penguatan struktur modal. “Kami menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan arus kas dan portofolio bisnis, termasuk langkah selektif pada proyek prioritas. Strategi ini memperkuat resiliensi korporasi menghadapi dinamika industri dan bisnis ke depan,” jelasnya.
Hingga 30 September 2025, PGN mencatat pendapatan sebesar USD 2,9 miliar, meningkat sekitar 3,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Laba operasi dan EBITDA masing-masing sebesar USD 383,1 juta dan USD 728,7 juta, serta laba bersih USD 237,9 juta. Realisasi belanja modal (CAPEX) USD 173,9 juta, dialokas*kan secara terukur untuk proyek strategis yang mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Sepanjang Triwulan III 2025, kinerja operasional PGN menunjukkan pertumbuhan positif di hampir seluruh segmen bisnis. Volume penjualan niaga gas bumi 833,0 BBTUD, volume transmisi gas bumi 1.622,3 MMSCFD dan transportasi minyak 173.801,2 BOEPD.
Dari anak perusahaan dan afiliasi, PGN mencatat lifting minyak dan gas sebesar 16.892,4 BOEPD, regasifikasi LNG 254,4 BBTUD, dan pemrosesan LPG sebesar 119,2 metrik ton per hari. Selain itu dari segmen LNG Trading Internasional, hingga September 2025, PGN berhasil mengirim lima kargo LNG, setara 56,3 BBTUD ke pasar regional.